Liputan6.com, Jakarta - Beragamnya hasil hitung cepat (quick count) membuat masyarakat bingung. KPU kini menjadi tumpuan terakhir dalam menampilkan hasil penghitungan suara Pilpres 2014 yang sebenarnya.
Namun, berbagai praktik kecurangan ditemukan Timses Jokowi-JK terutama saat penghitungan suara di tingkat kecamatan dan kabupaten/kota. KPU pun diminta benar-benar teliti dalam memeriksa formulir C-1, sehingga persoalan pemilu tidak lagi dilimpahkan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
"Janganlah semua masalah akhirnya dibuang ke Mahkamah Konstitusi. KPU harus meneliti keabsahan formulir C-1, jika ada kejanggalan harus diperiksa dan diinvestigasi untuk mendapatkan kebenaran. Jangan dilemparkan ke MK sebagai sengketa pemilu," kata anggota tim pemenangan Jokowi-JK, Aria Bima dalam keterangan tertulisnya yang diterima Liputan6.com di Jakarta, Minggu (13/7/2014).
Saksi di tingkat kecamatan dan kabupaten/kota, sambung dia, harus mewaspadai kemungkinan adanya kecurangan. Sebab, pihaknya menemukan kejanggalan pada formulir C-1, seperti tidak ada satu pun suara untuk pasangan Jokowi-JK di TPS tertentu.
"Manakala suara sudah masuk ke tingkat kecamatan atau kabupaten, pembelian suara tidak lagi dalam bentuk vote buying, tapi paket dalam skala besar atau vote trading," ujar politisi PDIP itu.
Pada tingkat inilah, saksi harus benar-benar cermat memperhatikan penghitungan suara. Kejujuran KPU sebagai harapan terakhir masyarakat juga turut diuji.
"Di sinilah aparat KPUD dan KPU diuji bisa tidak mempertahankan moralitas dan tidak silau dengan politik uang. Karena itu rakyat sekarang sedang menunggu kejujuran KPU yang puncaknya akan kelihatan pada 22 Juli nanti," tegas anggota DPR RI itu.
Pihaknya juga percaya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki strategi khusus untuk membongkar kejahatan pemilu. KPK juga sudah menegaskan akan menindak tegas pihak yang terlibat dalam kejahatan pemilu.
"KPK berjanji akan menindak tegas para penyelenggara pemilu yang coba-coba mempermainkan suara rakyat dan menukarkannya dengan rupiah. Menerima suap dan memberi suap adalah tindak pidana korupsi," tandas Aria.
Aria Bima: Ada Pembelian Suara Paket Besar di Tingkat Kecamatan
Ia menemukan kejanggalan pada formulir C-1, seperti tidak ada satu pun suara untuk pasangan Jokowi-JK di TPS tertentu.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/706957/original/rekapitulasi.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
- Vozinha Antusias Hadapi Lionel Messi Usai Tanjung Verde Cetak Sejarah di Piala Dunia 202646 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
- Daftar Lengkap Tim yang Lolos 32 Besar Piala Dunia 20262 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
- Argentina Sempurna, Messi Kembali Cetak Gol; Austria–Aljazair Lolos Usai Imbang 3-32 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625922/original/005183100_1782620553-063_2283651686.jpg)
- Lionel Messi Cetak Gol Lagi Argentina Sempurna, Austria dan Aljazair Juga Lolos2 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625483/original/070181900_1782619556-000_B8K37NR.jpg)
- Afrika Selatan Belum Puas Cetak Sejarah di Piala Dunia 20262 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8479065/original/058215800_1782390523-afsel.jpg)
- Sedang Tayang, Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Yordania vs Argentina4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8315631/original/085066700_1782183105-AP26173665939735.jpg)
- RD Kongo Ukir Sejarah Besar, Korea Selatan Tersingkir dari Piala Dunia 20264 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
- Yordania vs Argentina Sudah Mulai, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 20264 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8269025/original/029326100_1782119069-063_2281966729.jpg)
- Kolombia Tahan Portugal di Piala Dunia 2026, RD Kongo Amankan Tiket 32 Besar5 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620430/original/011957700_1782610877-000_B8JY4LY.jpg)
- Kolombia vs Portugal Tanpa Pemenang, RD Kongo Lolos 32 Besar Piala Dunia 20265 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620429/original/007432300_1782610876-000_B8JY7M2.jpg)
- Aljazair vs Austria Sebentar Lagi Main, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 20265 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322679/original/008420700_1782191790-Amine_Gouiri.jpg)
- Kritik untuk Inggris Usai Kalahkan Panama di Piala Dunia 2026: Performa Belum Meyakinkan6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615608/original/002262500_1782601852-063_2283621934.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/31/original/066230900_1744296913-me.jpeg)
