Didukung Kiai se-Madura, Prabowo Yakin Menang Pilpres

Dukungan para ulama dari sejumlah daerah dinilai Prabowo akan memberikan efek tersendiri bagi kemenangan Prabowo-Hatta.

Diterbitkan 24 Juni 2014, 17:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Pamekasan - Puluhan ulama dan kiai se-Madura menyatakan dukungannya kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 1 Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta). Dukungan itu dibacakan pada acara istighasah di Pesantren Al Hamidy, Banyu Anyar, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Dalam orasinya di hadapan ribuan peserta istighasah, Prabowo yakin dapat mengalahkan rivalnya pada Pilpres 9 Juli 2014. Karena menurutnya, dukungan para ulama dari sejumlah daerah akan memberikan efek tersendiri bagi kemenangan Prabowo-Hatta.

"Kalau kiai besar dan ulama bersatu, masa kita kalah. Kita berada di jalan yang benar, kita ingin membasnmi korupsi, membawa kemakmuran rakyat, masa kita tak didukung rakyat Indonesia," kata Prabowo, Selasa (24/6/2014).

Mantan Danjen Kopassus itu mengatakan merasa terharu dengan dukungan yang diberikan. Apalagi ia mengaku selalu dekat dengan para kiai.

"Bukan dari sekarang saja, tapi dari remaja. Sejak saya masih jadi tentara, jadi prajurit tempur," imbuhnya.

Pada waktu menjadi prajurit muda, tutur Prabowo, negara mengirimnya ke daerah-daerah konflik untuk melakukan operasi militer. Hal ini dinilainya sama dengan menghadapi maut.

"Waktu masih prajurit, dikirim ke daerah operasi untuk menghadapi maut. Kita minta didoakan dan minta doa-doa dari kiai sebelum berangkat. Karena itu kami sangat dekat dengan kiai. Apalagi kiai NU. Saya selalu cocok dengan NU," pungkas dia.

Sata berada di Ponpes Al Hamidy ini, Prabowo juga sempat mengungkapkan kekagumannya pada sosok ketua tim suksesnya, Mahfud MD yang turut mendampingi. Dia menyatakan, tak salah memilih Mahfud untuk memimpin pemenangan pasangan Prabowo-Hatta.

"Beliau tak hanya profesor, tapi juga kiai. Anda bisa bayangkan, yang pimpin kampanye saya profesor sekaligus kiai. Jadi kira-kira tak salah saya pilih Pak Mahfud," puji Prabowo yang disambut tepuk tangan peserta istighasah.

Selain santri, dalam acara ini puluhan kiai ikut hadir. Mereka di antaranya Dewan Ulama se-Madura KH Ali Karrar Sonhaji, pengasuh ponpes Al Hamidy KH Muhammad Rafii Baidhowi, KH Ahmad Madani, KH Muqsith, KH Khalil As'ad dan KH Luthfi Ahmad.