Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 6 spanduk dukungan untuk pasangan capres dan cawapres nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, terpasang di pagar Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Kepala Satpol PP DKI Kukuh Hadi Santoso mengaku telah menginstruksikan Kepala Satpol PP Jakarta Pusat Yadi Rusmayadi melakukan penertiban.
"Nggak boleh spanduk kampanye ada di situ. Saya sudah instruksikan ‎untuk mencabut atribut secepatnya," kata ‎Kukuh di Balaikota Jakarta, Senin (2/6/2014).
Ia mengatakan masih banyak spanduk yang menempel di tempat ibadah. Padahal, tempat ibadah harus bebas dari atribut-atribut berbau politik. Dia berjanji pada Selasa (3/6/2014) besok, spanduk dukungan Prabowo-Hatta sudah tak lagi menempel di pagar masjid. Hal itu juga berlaku pada pasangan capres dan cawapres nomor urut 2 Jokowi-JK.
Kukuh mengaku sebenarnya pada peringatan Isra Mi`raj dan Kenaikan Isa Almasih ‎pada 27 dan 29 Mei 2014 , Satpol PP telah menertibkan seluruh alat peraga capres cawapres seluruh wilayah Ibukota. Ketika itu spanduk dukungan pasangan Prabowo-Hatta belum terlihat terpasang di Masjid Istiqlal.
"Kalau berdasarkan ketentuan undang-undang, kan tidak boleh memasang atribut dan alat peraga kampanye di tempat ibadah. Harus segera diturunkan atributnya," ujar Kukuh.
Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, khususnya pasal 41 huruf (c) dan (h), mengatur larangan penggunaan tempat ibadah dan lembaga pendidikan sebagai tempat kampanye. Selain itu, merujuk Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, pemasangan atribut di fasilitas publik telah melanggar perda tersebut.
"Penertiban atribut dan alat peraga kampanye capres cawapres jelang masa kampanye sampai 4 Juni masih tugas Satpol PP DKI. Setelah itu, pihaknya baru akan menertibkan atribut partai, jika mendapat rekomendasi dari KPU dan Bawaslu," kata Kukuh. (Ans)
Spanduk Dukungan Prabowo-Hatta di Masjid Istiqlal Diturunkan
Kepala Satpol PP DKI Kukuh Hadi Santoso mengaku telah menginstruksikan jajarannya menertibkan spanduk Prabowo-Hatta.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/682852/original/Ilustrasi%20Prabowo-HATTA.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Sektor Kelistrikan Bidik Hidrogen dan Amonia untuk Tekan Emisi1 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi14 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon18 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384458/original/090026400_1793172561-Screenshot_2026-10-28_141303.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376757/original/016204500_1792391224-cek_fakta_jasa_marga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357774/original/082781700_1790305729-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-25T100732.986.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382785/original/072637300_1793009878-cek_fakta_-_bantuan_pupuk.jpg)