Sukses

Survei CSIS: Jusuf Kalla Cawapres Ideal Jokowi dan Prabowo

Liputan6.com, Jakarta - Nama mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dianggap ideal untuk mendampingi Joko Widodo dan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2014 yang digelar 9 Juli 2014 mendatang. Hal tersebut berdasarkan hasil survei dari Center for Strategic and International Studies (CSIS), Senin (31//3/2014), 

CSIS merilis siapa wakil capres ideal bagi Jokowi? Hasilnya, Jusuf Kalla memperoleh 15,2 persen. Sementara Wiranto memperoleh 15,1 persen, Basuki Tjahaja Purnama 11,3 persen, Hatta Rajasa 6 persen, Hary Tanoe 4,8 persen, Mahfud MD 4,3 persen, Dahlan Iskan 4,3 persen, Tri Rismaharini 3,6 persen.

Panglima TNI Moeldoko 2,4 persen, Ganjar Pranowo 1,7 persen, Chaerul Tanjung 1,3 persen, lainnya 2,8 persen dan golput 27,2 persen.

Lalu siapa cawapres ideal bagi Prabowo? Perolehan suara Jusuf Kalla mencapai 19,2 persen. Hatta Rajasa 11,3 persen, Hary Tanoe 6,3 persen, Mahfud MD 5,8 persen, Dahlan Iskan 5,4 persen, Basuki Tjahaja Purnama 4,3 persen.

Tri Rismaharini 3,8 persen, Ganjar Pranowo 1,8 persen, Gita Wirjawan 1,7 persen, Chaerul Tanjung 1,6 persen, lainnya 6,7 persen, dan golput 32,1 persen.

"Survei ini menemukan bahwa di mata pemilih Jusuf Kalla dianggap sebagai cawapres ideal bagi dua nama terkuat Jokowi dan Prabowo Subianto. Akan tetapi calon lain seperti Wiranto juga memiliki keunggulan elektoral karena elektabilitas dirinya dan juga Hanura yang terus menguat," kata Peneliti CSIS Philips J Vermonte.

Philips menambahkan, figur Jokowi lebih dominan dibandingkan dengan capres lain. Karena itu, siapa nama pasangan Jokowi menjadi tidak terlalu relevan.

Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka dilakukan di 33 provinsi, berlangsung dari 7  hingga 17 Maret 2014. Jumlah sampel 1.200 dengan margin of error 2.83% pada confidence level 95%.

Pemilihan responden dilakukan secara acak bertingkat dimulai dari tingkat kelurahan, RT, kepala keluarga, dan terakhir responden. Proporsi jenis kelamin adalah 50% pria - 50% wanita, dan proporsi responden desa-kota ditetapkan 50%-50% sesuai data BPS 2011. PDIP mengumumkan pencapresan Joko Widodo 14 Maret 2014. (Elin Yunita Kristanti)

Baca juga:

Survei CSIS: Jokowi Ungguli Prabowo

Soekarwo Dilirik PKS untuk Jadi Cawapres

Sekjen PDIP Akui Telah Bertemu 10 Partai, Cari Cawapres Jokowi?

Loading