Cara Membuat Adonan Gorengan Renyah dan Tahan Lama, Temukan Rahasiannya di Sini

Simak cara membuat adonan gorengan renyah dan tahan lama, mulai dari campuran tepung yang pas hingga tips menggoreng agar kerenyahannya bertahan lama.

Liputan6.com, Jakarta - Gorengan hangat yang baru diangkat dari wajan selalu terasa nikmat, namun kerenyahannya sering hilang dalam hitungan menit. Banyak orang mencari cara membuat adonan gorengan renyah dan tahan lama agar camilan di rumah tidak langsung melempem begitu dingin. Masalah ini ternyata bukan soal nasib, melainkan soal campuran tepung dan teknik yang dipakai sejak awal.

Banyak yang mengira gorengan renyah hanya didapat dari minyak panas semata. Padahal, adonan yang salah bisa membuat hasil akhir lembek walau digoreng lama. Rahasianya justru ada pada bahan sederhana di dapur, yang jika dipadukan dengan tepat, mampu menjaga tekstur luar tetap garing meski sudah dingin.

Artikel ini akan membahas langkah demi langkah cara membuat adonan gorengan renyah dan tahan lama, mulai dari pemilihan tepung, bahan pendukung, hingga cara mencampurnya. Simak panduan lengkapnya di bawah ini yang telah dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (19/10/2026).

Campuran Tepung: Rahasia di Balik Gorengan yang Renyahnya Tahan Lama

Campuran tepung adalah salah satu kunci utama di balik gorengan yang renyah dan tahan lama. Satu jenis tepung saja tidak cukup, sebab setiap tepung punya peran berbeda, mulai dari membentuk lapisan, mengurangi kadar air, hingga menjaga tekstur tetap garing setelah dingin.

Tepung terigu protein sedang berperan sebagai bahan dasar yang membentuk lapisan tidak terlalu keras. Tepung beras melengkapi dengan membuat lapisan luar lebih tipis dan garing, sementara tepung maizena menyerap air berlebih di dalam adonan agar hasil gorengan tidak cepat melempem.

Ketiga tepung ini bekerja maksimal saat dicampur dengan perbandingan 200 gram tepung terigu, 50 gram tepung beras, dan 1 sendok makan atau sekitar 10 gram tepung maizena, setara dengan rasio 20:5:1 berdasarkan beratnya. Rasio ini bisa dikalikan sesuai jumlah bahan yang digoreng, namun proporsi antar-tepungnya tetap dipertahankan agar fungsi masing-masing tepung bekerja sesuai perannya.

Bahan-Bahan yang Dibutuhkan

- 200 gram tepung terigu protein sedang

- 50 gram tepung beras

- 1 sendok makan tepung maizena

- 1/2 sendok teh baking powder

- 1/2 sendok teh garam

- Air es secukupnya

- Bumbu sesuai bahan yang digoreng, misalnya bawang putih, ketumbar, atau kaldu bubuk

Cara Membuat Adonan Gorengan yang Renyah dan Tahan Lama

1. Campurkan tepung terigu, tepung beras, tepung maizena, baking powder, dan garam dalam satu wadah hingga merata.

2. Tuangkan air es sedikit demi sedikit sambil diaduk agar adonan tidak menggumpal.

3. Hentikan penuangan air saat adonan mencapai kekentalan sedang, tidak terlalu encer dan tidak terlalu kental.

4. Masukkan bumbu sesuai bahan yang akan digoreng, lalu aduk kembali hingga tercampur rata.

5. Diamkan adonan selama beberapa menit sebelum digunakan agar tepung menyatu dengan air.

6. Celupkan bahan yang akan digoreng ke dalam adonan hingga seluruh permukaan tertutup rata.

7. Goreng dalam minyak panas dengan api sedang hingga warna kuning keemasan merata.

Bahan Utama Gorengan Apa yang Bisa Menggunakan Adonan Ini

Adonan ini tidak dibuat khusus untuk satu jenis gorengan saja. Komposisi tepung yang dipakai cukup fleksibel sehingga bisa diterapkan pada berbagai bahan dapur yang biasa digoreng di rumah.

- Tempe Mendoan: Tempe tipis yang dibalut adonan ini menghasilkan lapisan luar garing namun tetap menyisakan tekstur lembut tempe di dalamnya. Adonan yang agak kental membuat lapisan menempel sempurna pada permukaan tempe yang basah.

- Tahu Isi: Tahu yang sudah diisi sayuran bisa dicelup ke dalam adonan ini agar bagian luarnya garing sementara isian di dalam tetap hangat. Lapisan tepung membantu menahan isian agar tidak keluar saat digoreng.

- Pisang Goreng: Pisang matang yang dibalut adonan ini menghasilkan rasa manis alami yang dibungkus lapisan renyah. Tambahan sedikit gula pada adonan membuat rasa pisang goreng semakin pas untuk camilan sore hari.

- Bakwan Sayur: Campuran sayuran seperti wortel dan kol bisa dicampur langsung ke dalam adonan ini sebelum digoreng. Hasilnya adalah bakwan dengan tekstur garing di luar dan sayuran yang masih terasa segar di dalam.

- Ayam Crispy: Potongan ayam yang dilumuri adonan ini lalu digoreng dua kali menghasilkan lapisan tebal dan renyah seperti ayam crispy pada umumnya. Teknik goreng ulang membantu mengurangi kadar air pada lapisan luar.

Tips Membuat Gorengan Supaya Renyahnya Tahan Lama

Selain adonan yang tepat, ada beberapa kebiasaan sederhana saat menggoreng yang ikut menentukan apakah kerenyahan gorengan bertahan lama atau justru cepat melempem.

- Gunakan Air Es Saat Membuat Adonan: Air dingin membantu adonan tetap kental dan tidak cepat mengembang saat bertemu minyak panas. Hasilnya, lapisan luar gorengan mengeras lebih cepat dan tetap garing walau sudah tidak panas lagi.

- Pastikan Suhu Minyak Benar-Benar Panas: Minyak yang belum cukup panas membuat gorengan menyerap lebih banyak minyak sehingga mudah lembek. Suhu minyak yang pas membantu bagian luar matang lebih dulu sebelum menyerap minyak secara berlebihan.

- Goreng dengan Api Sedang Secara Konsisten: Api yang terlalu besar membuat bagian luar cepat gosong sebelum bagian dalam matang sempurna. Menjaga api tetap stabil membantu gorengan matang merata dari luar hingga ke dalam.

- Tiriskan di Atas Rak Kawat: Meniriskan gorengan di atas kertas tisu membuat uap panas terperangkap dan membasahi kembali lapisan luar. Rak kawat membuat udara bersirkulasi sehingga gorengan tetap kering dan garing lebih lama.

- Hindari Menumpuk Gorengan Saat Masih Panas: Menumpuk gorengan dalam wadah tertutup membuat uap air terjebak di antara satu gorengan dengan lainnya. Kondisi ini mempercepat gorengan menjadi lembek meski baru saja diangkat dari penggorengan.

Pertanyaan Seputar Cara Membuat Adonan Gorengan Renyah dan Tahan Lama

Apa tepung yang paling bagus untuk membuat gorengan renyah tahan lama?

Campuran tepung terigu, tepung beras, dan tepung maizena jadi pilihan yang paling umum digunakan. Tepung beras membantu lapisan luar menjadi tipis dan garing, sementara tepung maizena mengurangi kadar air pada adonan.

Apakah air es benar-benar berpengaruh pada kerenyahan gorengan?

Air es membantu adonan tetap dingin sehingga tidak cepat mengembang saat bertemu minyak panas, sehingga lapisan luar gorengan lebih cepat mengeras dan tetap garing.

Berapa lama gorengan bisa tetap renyah setelah digoreng?

Dengan adonan dan teknik menggoreng yang tepat, gorengan bisa tetap renyah selama beberapa jam, terutama jika disimpan terbuka dan tidak ditumpuk dalam wadah tertutup.

Apakah menambahkan telur membuat gorengan lebih renyah?

Telur dapat membuat tekstur gorengan menjadi lembut, namun kerenyahannya cenderung tidak bertahan lama, sehingga sebaiknya dihindari jika tujuan utamanya menjaga kerenyahan dalam waktu lama.

Kenapa gorengan cepat melempem meski baru digoreng?

Penyebab paling umum adalah penirisan yang kurang tepat dan penyimpanan dalam wadah tertutup, karena uap panas yang terjebak membuat lapisan luar kembali lembap.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6