Liputan6.com, Jakarta - Kamar tidur seharusnya menjadi tempat paling nyaman untuk melepas lelah setelah beraktivitas seharian. Namun, sejumlah elemen di dalam ruangan justru bisa mengganggu kenyamanan, mulai dari pencahayaan yang terlalu terang hingga penataan furnitur yang kurang tepat.
Kondisi kamar tidur juga berkaitan dengan kualitas istirahat. Dalam jurnal A Review of the Environmental Parameters Necessary for an Optimal Sleep Environment (2018), para peneliti meninjau pengaruh kebisingan, suhu, pencahayaan, dan kualitas udara terhadap tidur. Hasil kajian tersebut menekankan pentingnya lingkungan tidur yang mendukung istirahat berkualitas.
Elemen yang buat kamar tidur kurang nyaman tidak selalu berupa perabot mahal atau kerusakan bangunan. Kebiasaan sehari-hari, kondisi udara, kebersihan, dan pemilihan perlengkapan juga dapat memengaruhi suasana kamar.
Advertisement
Berikut elemen yang buat kamar tidur kurang nyaman dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (19/10/2026).
1. Pencahayaan Terlalu Terang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376807/original/048002900_1792393645-1.jpg)
Pencahayaan yang terlalu terang pada malam hari dapat membuat kamar tidur terasa kurang nyaman. Lampu putih yang menyilaukan, lampu dekorasi, dan cahaya dari luar jendela bisa mengganggu suasana ketika tubuh bersiap untuk beristirahat.
Melansir dari Sleep Foundation, cahaya berperan penting dalam mengatur ritme sirkadian, yaitu jam biologis yang membantu tubuh mengenali waktu tidur dan bangun. Paparan cahaya pada malam hari berpotensi mengganggu proses tersebut.
Kamar tidur sebaiknya menggunakan lampu yang cukup untuk beraktivitas tanpa menimbulkan silau. Lampu tidur dengan cahaya redup dapat menjadi pilihan saat bersiap tidur.
Gunakan tirai yang mampu menghalangi cahaya dari luar. Matikan lampu dekorasi dan layar elektronik yang tidak diperlukan ketika waktu tidur tiba.
Advertisement
2. Suhu Kamar Terlalu Panas atau Dingin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376808/original/051425900_1792393645-2.jpg)
Suhu ruangan yang tidak sesuai dapat membuat seseorang sulit menemukan posisi tidur yang nyaman. Kamar yang panas membuat tubuh berkeringat, sedangkan ruangan terlalu dingin bisa menimbulkan rasa tidak nyaman.
Menurut kajian Thermal Environment and Sleep Quality: A Review karya L. Lan, K. Tsuzuki, Y. F. Liu, dan Z. W. Lian (2017), suhu lingkungan berpengaruh terhadap kenyamanan termal dan kualitas tidur. Paparan panas atau dingin dapat mengganggu istirahat.
Atur suhu kamar sesuai kebutuhan tubuh dan kondisi cuaca. Gunakan kipas angin atau pendingin ruangan jika diperlukan, serta pilih selimut dan pakaian tidur yang sesuai.
Pastikan sirkulasi udara tetap berjalan dengan baik. Kamar yang nyaman tidak harus menggunakan pendingin ruangan, asalkan suhu dan aliran udaranya mendukung kebutuhan penghuni.
3. Kasur dan Bantal Tidak Mendukung Tubuh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376809/original/054887100_1792393645-3.jpg)
Kasur yang terlalu keras, terlalu empuk, atau sudah kempis dapat mengurangi kenyamanan saat berbaring. Kondisi ini membuat tubuh sulit menemukan posisi istirahat yang sesuai.
Bantal juga perlu diperhatikan karena menopang kepala dan leher selama tidur. Bantal yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau kehilangan bentuk dapat membuat posisi tidur terasa janggal.
Melansir dari Sleep Foundation, kasur, bantal, dan perlengkapan tidur sebaiknya disesuaikan dengan posisi tidur serta kebutuhan masing-masing orang. Kasur yang sudah bergelombang atau memiliki cekungan dapat menjadi tanda perlunya penggantian.
Pilih kasur yang memberikan dukungan memadai tanpa mengabaikan kenyamanan pribadi. Periksa kondisi bantal secara berkala dan ganti perlengkapan yang sudah tidak layak digunakan.
Advertisement
4. Kamar Berantakan dan Terlalu Banyak Barang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376810/original/058400800_1792393645-4.jpg)
Tumpukan pakaian, kardus, serta barang yang tidak terpakai membuat kamar terasa sempit. Kondisi tersebut juga menyulitkan penghuni saat membersihkan ruangan atau mencari barang yang dibutuhkan.
Penataan yang kurang teratur dapat membuat kamar terlihat penuh meskipun ukuran ruangannya cukup luas. Barang yang menumpuk di dekat tempat tidur juga dapat mengganggu akses keluar-masuk.
Mengurangi barang yang berserakan dan menata furnitur secara tepat dapat membantu menciptakan suasana kamar yang lebih menenangkan. Simpan barang sesuai fungsinya dan manfaatkan ruang penyimpanan tertutup. Sisakan area di sekitar tempat tidur agar kamar terasa lebih lapang dan mudah dibersihkan.
5. Kebisingan dari Luar atau Dalam Kamar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376811/original/061509400_1792393645-5.jpg)
Suara kendaraan, percakapan, televisi, dan notifikasi ponsel dapat mengganggu waktu istirahat. Gangguan tersebut bisa membuat seseorang terbangun atau kesulitan mempertahankan tidur.
Kajian A Review of the Environmental Parameters Necessary for an Optimal Sleep Environment (2018) menyarankan pengurangan kebisingan di lingkungan tidur. Para peneliti juga menyoroti pentingnya mempertimbangkan suara ketika merancang ruang istirahat.
Gunakan tirai tebal untuk membantu meredam sebagian suara dari luar. Atur ponsel ke mode senyap dan hindari menyalakan televisi dengan volume tinggi menjelang tidur.
Jika sumber kebisingan berasal dari luar bangunan, periksa celah jendela dan pintu. Penutup telinga juga dapat dipertimbangkan apabila suara sulit dihilangkan sepenuhnya.
Advertisement
6. Sirkulasi Udara Buruk dan Kamar Pengap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376812/original/065376000_1792393645-6.jpg)
Kamar yang jarang mendapat pertukaran udara dapat terasa pengap dan tidak menyegarkan. Bau tidak sedap, kelembapan berlebih, serta udara yang terasa berat bisa mengurangi kenyamanan penghuni.
Dalam kajian tahun 2018 di jurnal Building and Environment, kualitas udara dan ventilasi termasuk faktor lingkungan yang perlu diperhatikan untuk mendukung tidur. Pertukaran udara yang baik membantu menciptakan lingkungan istirahat yang lebih sesuai.
Buka jendela secara berkala apabila kondisi udara luar memungkinkan. Pastikan ventilasi tidak tertutup furnitur atau barang yang menghalangi aliran udara.
Periksa pula tanda-tanda kelembapan berlebih, seperti dinding berjamur, cat mengelupas, atau bau apek. Segera cari sumber kelembapan dan perbaiki kebocoran agar masalah tidak berulang.
7. Debu, Seprai Kotor, dan Bau Tidak Sedap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376813/original/069280300_1792393645-7.jpg)
Debu yang menumpuk pada kasur, karpet, tirai, dan sudut ruangan membuat kamar terasa kurang bersih. Bagi orang yang sensitif terhadap alergen, paparan debu dan tungau juga dapat memicu keluhan seperti bersin atau hidung tersumbat.
Seprai dan sarung bantal yang jarang dicuci dapat menampung keringat, minyak kulit, serta kotoran. Bau dari pakaian lembap, tempat sampah, atau saluran udara juga bisa mengganggu kenyamanan.
Membersihkan kamar secara teratur dan mencuci perlengkapan tidur dapat membantu mengurangi debu serta alergen. Kebersihan kamar menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan lingkungan tidur yang nyaman.
Cuci seprai dan sarung bantal secara rutin, lalu pastikan semuanya kering sebelum digunakan kembali. Bersihkan permukaan furnitur, pel lantai, dan segera singkirkan pakaian lembap atau sampah dari kamar.
Advertisement
8. Tata Letak Furnitur dan Dekorasi Kurang Tepat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376814/original/073988700_1792393645-8.jpg)
Penempatan furnitur yang tidak sesuai ukuran ruangan bisa membuat kamar terasa sesak. Lemari besar, meja yang terlalu lebar, atau dekorasi berlebihan dapat mengurangi ruang gerak dan menyulitkan aktivitas sehari-hari.
Warna serta bentuk dekorasi juga memengaruhi kesan visual ruangan. Terlalu banyak motif, aksesori, atau pajangan yang saling bertabrakan bisa membuat tampilan kamar terasa ramai bagi sebagian orang.
Desain kamar yang mendukung istirahat perlu mempertimbangkan tata letak, pilihan warna, pencahayaan, dan pengurangan barang yang tidak diperlukan. Penataan yang tepat membantu menciptakan suasana lebih tenang.
Pilih furnitur sesuai luas kamar dan utamakan barang yang benar-benar dibutuhkan. Gunakan warna yang serasi, batasi dekorasi berlebihan, serta pastikan jalur menuju pintu tetap lapang.
Cara Membuat Kamar Tidur Lebih Nyaman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362185/original/057944100_1790760747-88fe7792-b214-4a61-8f6c-adbd94b83fdf.jpg)
Kenyamanan kamar tidur dapat ditingkatkan tanpa harus melakukan renovasi besar. Mulailah dengan mengenali elemen yang paling mengganggu, kemudian lakukan perbaikan secara bertahap.
Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan:
- Atur pencahayaan agar lebih redup menjelang tidur.
- Sesuaikan suhu ruangan dan gunakan perlengkapan tidur yang nyaman.
- Rapikan barang serta sisakan ruang gerak yang cukup.
- Bersihkan seprai, bantal, lantai, dan permukaan furnitur secara rutin.
- Pastikan ventilasi berfungsi dan kurangi sumber kebisingan.
Prioritaskan perbaikan berdasarkan kebutuhan dan kondisi kamar. Kamar yang nyaman tidak harus luas atau dipenuhi furnitur mahal, tetapi perlu bersih, tertata, memiliki sirkulasi udara yang baik, serta mendukung kebutuhan istirahat penghuninya.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Elemen yang Buat Kamar Tidur Kurang Nyaman
1. Apa saja elemen yang buat kamar tidur kurang nyaman?
Pencahayaan terlalu terang, suhu tidak sesuai, kasur tidak nyaman, kamar berantakan, kebisingan, ventilasi buruk, debu, dan tata letak furnitur yang kurang tepat.
2. Mengapa kamar tidur terasa pengap?
Kamar bisa terasa pengap karena pertukaran udara kurang baik, ventilasi terhalang, atau kelembapan berlebih.
3. Apakah kamar yang berantakan memengaruhi kenyamanan tidur?
Ya. Barang yang menumpuk dapat membuat ruangan terasa sesak dan menyulitkan aktivitas serta pembersihan kamar.
4. Bagaimana cara membuat kamar tidur lebih nyaman tanpa renovasi?
Rapikan barang, bersihkan perlengkapan tidur, atur pencahayaan, perbaiki sirkulasi udara, dan kurangi kebisingan.
5. Apakah warna kamar memengaruhi kenyamanan?
Warna dapat memengaruhi kesan visual dan suasana ruangan. Pilih warna yang serasi dan sesuai selera agar kamar terasa lebih menenangkan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376757/original/016204500_1792391224-cek_fakta_jasa_marga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376579/original/071076900_1792381433-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357854/original/064380600_1790310156-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-25T112030.995.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376806/original/044516200_1792393645-HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376556/original/017533600_1792381190-48635.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352290/original/071282700_1789784037-2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376490/original/028205000_1792377982-7567ab54-5b49-4571-a029-10e2ea882f0b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4589360/original/016391200_1695725396-pexels-keira-burton-6147143.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376169/original/088288500_1792311000-Untitledf.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376137/original/043008800_1792309221-pexels-artempodrez-6466444.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5467760/original/061739500_1767929597-air_prefer.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376138/original/014597700_1792309367-hl2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376126/original/005841400_1792309179-SnapInsta-Ai_4004836956427180480_64652595883.jpg)