7 Cara Membuat Area Umbaran Ayam Kampung Hemat Lahan

Cara membuat area umbaran ayam kampung hemat lahan, mulai dari kandang panggung hingga pemilihan pagar dan pengaturan ruang.

Diterbitkan 16 Oktober 2026, 19:20 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ternak ayam kampung di rumah membutuhkan area yang cukup agar ayam bisa bergerak bebas dan tetap sehat. Namun, halaman yang sempit sering menjadi kendala bagi pemilik rumah dengan lahan terbatas. Oleh sebab itu cara membuat area umbaran ayam kampung hemat lahan perlu diperhatikan dengan saksama.

Area umbaran bisa dibuat dengan menyesuaikan luas lahan dan mengatur posisi pagar, kandang, serta tempat berteduh agar ayam tetap leluasa bergerak, mengais tanah, dan berjemur.

Lantas, bagaimana cara membuat area umbaran ayam kampung yang hemat lahan dan mudah dirawat? Berikut beberapa cara yang bisa diterapkan, dihadirkan Liputan6, Jumat (16/10).

1. Buat Kandang Panggung dengan Area Umbaran di Bawahnya

Kandang panggung menjadi salah satu pilihan untuk menghemat lahan karena ruang di bawah kandang bisa dimanfaatkan sebagai area umbaran. Desain ini cocok untuk halaman terbatas yang tidak memungkinkan pemilik membangun kandang dan tempat bermain ayam secara terpisah.

Kandang utama dapat dibuat menggunakan rangka kayu atau bahan lain yang kuat, kemudian ditopang tiang dengan ketinggian yang cukup agar bagian bawahnya bisa dibersihkan. Sementara itu, area di bawah kandang dapat diberi pembatas kawat untuk mencegah ayam berkeliaran. Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membuat kandang panggung antara lain:

  • Gunakan rangka dan tiang yang kokoh agar kandang tidak mudah bergoyang atau roboh.
  • Pastikan area bawah memiliki sirkulasi udara yang baik dan tidak menjadi tempat penumpukan kotoran.
  • Buat akses pintu yang memudahkan pemilik membersihkan area umbaran.
  • Lindungi ayam dari hujan yang masuk melalui sisi kandang dan pastikan air tidak menggenang di bawahnya.

2. Manfaatkan Lahan Memanjang di Samping Rumah

Lahan sempit di samping rumah sering kali tidak dimanfaatkan secara maksimal karena bentuknya memanjang. Padahal, ruang tersebut bisa dijadikan area umbaran ayam kampung dengan menyesuaikan bentuk pagar dan posisi kandang.

Pemilik dapat membuat jalur umbaran mengikuti sisi bangunan, kemudian memasang pagar kawat di bagian yang terbuka. Kandang utama bisa diletakkan di salah satu ujung agar jalur pergerakan ayam tidak terhalang oleh tempat pakan, minum, atau perlengkapan lainnya. Sebelum membuat area umbaran, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Ukur panjang dan lebar lahan agar ukuran pagar sesuai dengan ruang yang tersedia.
  • Sisakan akses untuk membersihkan kandang dan mengambil ayam jika diperlukan.
  • Pastikan saluran air hujan tidak tersumbat dan tidak mengalirkan kotoran ke rumah tetangga.
  • Gunakan pagar yang cukup kuat untuk mencegah ayam keluar dan mengurangi risiko pemangsa masuk.

3. Gunakan Pagar Kawat dan Atap Sebagian untuk Menghemat Biaya

Pembuatan area umbaran tidak selalu membutuhkan bahan bangunan baru. Pemilik dapat memanfaatkan kayu bekas yang masih kuat, kawat ram, serta bahan atap yang tersedia untuk membangun pembatas sederhana.

Kawat ram memungkinkan udara dan cahaya masuk sehingga area tidak terasa tertutup. Sementara itu, atap sebagian dapat melindungi ayam dari hujan dan panas, sekaligus menyediakan tempat kering untuk beristirahat. Agar konstruksi tetap aman dan mudah dirawat, terapkan beberapa langkah berikut:

  • Pilih kayu bekas yang tidak lapuk, retak, atau dimakan rayap.
  • Pastikan ujung kawat tidak mencuat karena bisa melukai ayam.
  • Gunakan ukuran lubang kawat yang sesuai agar ayam tidak mudah lolos dan pemangsa sulit masuk.
  • Pasang atap pada bagian yang paling sering digunakan ayam untuk berteduh.
  • Periksa sambungan rangka dan pagar secara berkala untuk memastikan semuanya tetap kuat.

4. Pilih Umbaran Portabel yang Bisa Dipindahkan

Umbaran portabel dapat menjadi alternatif bagi pemilik rumah yang ingin menggunakan halaman secara bergantian. Rangka berbentuk kotak atau lengkung bisa dibuat dari kayu maupun pipa yang cukup kuat, kemudian dilapisi kawat sebagai pembatas.

Jika memungkinkan, tambahkan roda yang dapat dikunci agar rangka mudah dipindahkan ketika diperlukan. Pemindahan area umbaran membantu ayam mengakses bagian tanah yang berbeda, terutama ketika permukaan tanah di lokasi sebelumnya mulai gundul atau kotor. Untuk membuat umbaran portabel, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Buat rangka yang cukup ringan untuk dipindahkan, tetapi tetap kokoh saat digunakan.
  • Pastikan seluruh sisi tertutup dengan baik agar ayam tidak keluar melalui celah.
  • Sediakan bagian atas yang terlindungi dari pemangsa dan cuaca.
  • Periksa kondisi tanah sebelum memindahkan umbaran agar ayam tidak ditempatkan di area yang becek atau tercemar.
  • Pindahkan ayam dengan hati-hati dan pastikan mereka tetap memperoleh air serta pakan.

5. Tambahkan Tenggeran dan Tempat Mandi Debu

Area umbaran yang hemat lahan tetap bisa dilengkapi fasilitas untuk mendukung perilaku alami ayam. Tenggeran dan tempat mandi debu merupakan dua perlengkapan yang bisa ditempatkan di sudut tertentu tanpa membutuhkan banyak ruang.

Tenggeran dapat dibuat dari kayu yang permukaannya tidak licin dan cukup kuat menahan beban ayam. Sementara itu, tempat mandi debu bisa menggunakan wadah lebar berisi pasir atau tanah kering yang bersih, dengan ukuran yang memungkinkan ayam menggunakannya tanpa saling berdesakan. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatur fasilitas tersebut adalah:

  • Letakkan tenggeran di bagian yang tidak menghalangi jalan ayam menuju tempat pakan dan minum.
  • Gunakan kayu yang tidak memiliki serpihan tajam atau bagian yang mudah patah.
  • Tempatkan wadah mandi debu di lokasi yang kering dan terlindung dari hujan.
  • Bersihkan wadah secara berkala dan ganti isinya jika sudah terlalu kotor atau basah.

6. Bagi Area Umbaran Menjadi Dua Petak

Jika lahan memungkinkan, area umbaran dapat dibagi menjadi dua petak menggunakan pagar tambahan. Pembagian ini membantu pemilik mengatur penggunaan lahan sehingga satu bagian dapat digunakan ayam, sedangkan bagian lainnya dibersihkan atau dipulihkan kondisinya.

Sistem tersebut berguna ketika tanah mulai gundul akibat ayam terus mengais permukaan yang sama. Petak yang tidak digunakan dapat dibersihkan, diperiksa kondisi tanahnya, dan dibiarkan pulih sebelum kembali dipakai. Agar pembagian area lebih efektif, lakukan beberapa langkah berikut:

  • Buat pagar pemisah yang kokoh dan tidak memiliki celah berbahaya.
  • Pasang pintu penghubung agar ayam bisa dipindahkan tanpa harus diangkat satu per satu.
  • Gunakan satu petak secara bergantian sesuai kondisi tanah dan tingkat kebersihannya.
  • Bersihkan kotoran dan singkirkan sisa pakan yang tercecer sebelum area digunakan kembali.
  • Pastikan setiap petak memiliki akses ke tempat berteduh jika ayam akan berada di sana dalam waktu lama.

7. Luas Umbaran Perlu Diperhatikan dengan Jumlah Ayam

Salah satu hal terpenting ketika membuat area umbaran hemat lahan adalah menyesuaikan luasnya dengan jumlah dan ukuran ayam. Lahan yang terbatas tidak berarti harus diisi dengan ayam sebanyak mungkin karena kepadatan berlebihan dapat membatasi pergerakan dan menyulitkan pemilik menjaga kebersihan.

Panduan Space Allowances in Housing for Small and Backyard Poultry Flocks dari eXtension menjelaskan bahwa kebutuhan ruang bergantung pada jenis, ukuran, umur, serta sistem pemeliharaan ayam. Panduan tersebut juga menekankan pentingnya ruang yang memungkinkan ayam menunjukkan perilaku alaminya.

Sebagai gambaran, rekomendasi untuk ayam petelur yang memiliki akses ke luar kandang dapat mencapai sekitar 10 kaki persegi atau 0,93 meter persegi per ekor. Angka ini merupakan acuan untuk sistem pemeliharaan tertentu, bukan ketentuan universal untuk semua ayam kampung.

 

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Area Umbaran Ayam Kampung

1. Apa yang dimaksud dengan area umbaran ayam kampung?

Area umbaran adalah ruang berpagar di luar kandang utama yang memungkinkan ayam bergerak, mengais tanah, berjemur, dan melakukan aktivitas alami lainnya dengan tetap berada di area yang terlindungi.

2. Bagaimana cara membuat area umbaran ayam kampung di lahan sempit?

Manfaatkan ruang di bawah kandang panggung, lahan memanjang di samping rumah, atau halaman belakang. Gunakan pagar kawat dan atur posisi tempat pakan serta minum agar tidak menghalangi pergerakan ayam.

3. Apakah kandang panggung cocok untuk ayam kampung?

Kandang panggung bisa menjadi pilihan untuk menghemat lahan karena ruang di bawahnya dapat dimanfaatkan sebagai area umbaran. Konstruksi harus kuat, memiliki sirkulasi udara yang baik, serta mudah dibersihkan.

4. Apa bahan yang bisa digunakan untuk membuat pagar umbaran ayam?

Pagar dapat dibuat dari kawat ram dengan rangka kayu atau bahan lain yang kuat. Kayu bekas juga bisa digunakan selama kondisinya masih layak dan tidak memiliki bagian tajam yang dapat melukai ayam.

5. Bagaimana menjaga area umbaran agar tidak becek dan berbau?

Pilih lokasi dengan drainase baik, bersihkan kotoran secara rutin, singkirkan sisa pakan yang membusuk, dan sediakan bagian beratap agar ayam memiliki tempat kering ketika hujan.

 

 

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6