Liputan6.com, Jakarta - Paving halaman rumah yang awalnya rata bisa berubah menjadi bergelombang, terangkat, bahkan retak seiring pertumbuhan akar pohon di sekitarnya. Kondisi ini sering dianggap sebagai akibat pemasangan yang kurang kuat, padahal akar pohon yang membesar juga dapat mendorong permukaan paving dari bawah.
Jika dibiarkan, kerusakan tersebut bukan hanya mengganggu tampilan halaman, tetapi juga meningkatkan risiko tersandung dan membuat air hujan sulit mengalir dengan baik. Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda akar pohon mulai mengganggu paving serta mengetahui cara mengatasinya tanpa merusak pohon secara sembarangan. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Kamis (15/10/2026).Â
1. Permukaan Paving Mulai Terangkat dan Bergelombang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259174/original/075598400_1781490826-cov22222.jpeg)
Salah satu tanda paling mudah dikenali adalah permukaan paving yang tidak lagi rata. Beberapa bagian terlihat lebih tinggi dibandingkan area sekitarnya, bahkan membentuk tonjolan atau gelombang kecil.
Kondisi ini bisa terjadi ketika akar pohon tumbuh membesar di bawah susunan paving dan memberikan tekanan ke atas. Jika tonjolan semakin jelas dari waktu ke waktu, periksa keberadaan pohon dan arah pertumbuhan akarnya di sekitar area tersebut.
Namun, paving yang terangkat juga dapat disebabkan oleh tanah yang bergerak atau lapisan dasar yang tidak stabil. Oleh sebab itu, pemeriksaan diperlukan sebelum menentukan penyebab kerusakannya.
2. Muncul Celah Lebar di Antara Susunan Paving
Perhatikan jarak antarpaving di halaman rumah. Jika sebelumnya tersusun rapat, kemudian muncul celah yang semakin lebar, ada kemungkinan susunannya terdorong oleh pertumbuhan akar atau pergeseran tanah.
Celah tersebut biasanya terlihat tidak beraturan. Beberapa paving mungkin bergeser ke samping, sementara bagian lainnya tetap berada di posisi semula.
Selain mengurangi kerapian halaman, celah yang membesar memungkinkan air masuk ke lapisan bawah paving dan mempercepat kerusakan jika sistem drainasenya kurang baik.
Advertisement
3. Paving Retak atau Pecah di Dekat Pohon
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6470749/original/063170300_1779332190-Lumut__Moss__di_Paving_Halaman_Rumah.jpg)
Retakan pada paving yang berada dekat batang pohon patut diperhatikan, terutama jika kerusakan membentuk pola memanjang atau terkonsentrasi pada satu area.
Akar yang terus membesar dapat menekan susunan paving dan mengubah posisi material di atasnya. Tekanan tersebut bisa membuat paving bergeser, retak, atau pecah, khususnya jika materialnya sudah rapuh.
Meski demikian, retakan juga dapat muncul akibat beban kendaraan, kualitas paving yang buruk, atau pemasangan yang tidak tepat. Periksa pola kerusakan dan kondisi tanah sebelum menyimpulkan bahwa akar menjadi penyebab utamanya.
4. Air Hujan Mulai Menggenang di Permukaan Paving
Paving yang awalnya memiliki kemiringan baik untuk mengalirkan air hujan bisa mengalami perubahan bentuk ketika akar mendorong beberapa bagian permukaannya.
Akibatnya, air tidak lagi mengalir menuju saluran pembuangan, melainkan berkumpul di cekungan tertentu. Genangan yang berulang dapat membuat halaman terasa licin dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Jika genangan muncul bersamaan dengan paving yang terangkat atau bergelombang di dekat pohon, periksa kemungkinan adanya perubahan pada lapisan dasar maupun tekanan akar.
5. Akar Pohon Mulai Terlihat di Permukaan Tanah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5522384/original/004599100_1772764036-unnamed__14_.jpg)
Akar yang muncul di permukaan tanah dekat paving merupakan tanda lain yang perlu diperhatikan. Akar pohon dapat tumbuh melebar mengikuti kondisi tanah, ketersediaan air, oksigen, dan ruang untuk berkembang.
Ketika akar membesar di bawah paving, susunan material di atasnya berpotensi terdorong. Risiko ini bergantung pada jenis pohon, ukuran akar, kondisi tanah, serta jarak pohon dari area berpaving.
Jangan langsung memotong akar yang terlihat. Akar berukuran besar dapat berperan penting dalam menopang pohon, sehingga pemotongan tanpa pemeriksaan berisiko mengganggu kestabilan pohon.
Mengapa Akar Pohon Bisa Merusak Paving?
Akar pohon tidak selalu menembus material paving yang padat. Dalam banyak kasus, akar tumbuh melalui celah yang tersedia di dalam tanah, kemudian membesar dan memberikan tekanan pada lapisan di atasnya.
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kerusakan antara lain:
- Jarak pohon terlalu dekat: ruang tumbuh akar berdekatan dengan area berpaving.
- Jenis dan ukuran pohon: pohon dengan sistem perakaran yang melebar berpotensi memengaruhi area yang luas.
- Lapisan dasar paving kurang kuat: tanah dasar yang mudah bergerak membuat permukaan lebih rentan bergelombang.
- Drainase kurang baik: perubahan kondisi kelembapan tanah dapat memperburuk pergeseran pada lapisan dasar.
- Paving dipasang tanpa perencanaan akar: tidak tersedia ruang yang memadai untuk pertumbuhan pohon dalam jangka panjang.
Memahami penyebabnya membantu menentukan perbaikan yang tepat, bukan sekadar meratakan paving yang terangkat.
Advertisement
Cara Mengatasi Paving yang Rusak Akibat Akar Pohon
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294534/original/069526200_1783842815-66dada57-ca61-4e26-b2d2-74d3214b5976.jpg)
1. Periksa Area Kerusakan Sebelum Membongkar Paving
Langkah pertama adalah memeriksa seberapa luas bagian yang terangkat, retak, atau bergeser. Amati juga jaraknya dari batang pohon dan apakah kerusakan terus bertambah.
Jika hanya beberapa bagian yang bermasalah, perbaikan mungkin cukup dilakukan pada area tersebut. Namun, jika tonjolan meluas atau terdapat akar besar di bawah permukaan, mintalah bantuan tenaga profesional untuk mengevaluasi kondisi pohon dan lapisan tanah.
2. Bongkar dan Susun Ulang Paving yang Terangkat
Apabila akar bukan menjadi ancaman serius bagi kestabilan pohon, paving yang bergeser dapat dibongkar secara hati-hati untuk memperbaiki lapisan dasarnya.
Bersihkan material yang tidak stabil, perbaiki dasar sesuai kondisi tanah, lalu susun kembali paving dengan ketinggian dan kemiringan yang tepat. Pastikan air hujan tetap dapat mengalir menuju saluran pembuangan.
Hindari menggali terlalu dalam atau menggunakan alat berat di dekat akar besar karena dapat melukai akar dan mengganggu kestabilan pohon.
3. Pertimbangkan Jalur Paving yang Lebih Fleksibel
Jika akar pohon terus tumbuh dan mengangkat paving yang kaku, mengubah desain jalur bisa menjadi solusi jangka panjang.
Misalnya, jalur paving dapat sedikit dialihkan menjauhi batang pohon atau dibuat mengelilingi area akar yang perlu dipertahankan. Desain ini membantu mengurangi konflik antara kebutuhan ruang tumbuh pohon dan penggunaan halaman.
Pada kondisi tertentu, sistem permukaan yang lebih fleksibel atau area tanah terbuka di sekitar pohon juga dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan lokasi.
4. Jangan Memotong Akar Besar Sembarangan
Memotong akar memang dapat terlihat sebagai cara tercepat untuk menghilangkan tonjolan pada paving. Namun, tindakan tersebut berisiko menyebabkan pohon kehilangan sebagian daya topangnya, mengalami gangguan kesehatan, atau bahkan tumbang.
Risikonya bergantung pada ukuran akar, jenis pohon, jarak pemotongan dari batang, dan kondisi pohon secara keseluruhan.
Sebelum memotong akar, konsultasikan dengan arboris atau tenaga ahli perawatan pohon. Mereka dapat menilai apakah pemotongan memungkinkan dan menentukan tindakan yang lebih aman.
5. Pasang Pembatas Akar Jika Memungkinkan
Pembatas akar atau root barrier dapat membantu mengarahkan pertumbuhan akar menjauhi area tertentu. Sistem ini biasanya dipertimbangkan saat penanaman pohon baru atau ketika penataan ulang halaman dilakukan.
Pemasangannya harus direncanakan berdasarkan jenis pohon, kedalaman akar, kondisi tanah, dan kebutuhan air. Pembatas yang salah penempatan justru dapat mengganggu pertumbuhan akar atau mengarahkan akar ke area lain yang tidak diinginkan.
Untuk pohon yang sudah besar, mintalah saran profesional sebelum melakukan penggalian dan pemasangan pembatas.
6. Pilih Jenis Pohon yang Sesuai untuk Area Berpaving
Jika sedang merencanakan taman atau halaman baru, pertimbangkan ukuran pohon saat dewasa, pola pertumbuhan akar, serta luas tanah yang tersedia.
Pohon yang sesuai dengan ruang tanam dapat mengurangi risiko kerusakan pada jalur pejalan kaki, teras, dan area parkir. Jangan hanya memilih berdasarkan ukuran bibit atau keindahan tajuknya ketika masih muda.
Berikan ruang tanah yang cukup bagi akar untuk berkembang dan hindari menempatkan pohon besar terlalu dekat dengan struktur yang sensitif terhadap pergerakan tanah.
Kapan Paving yang Rusak Perlu Segera Diperbaiki?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8056902/original/045400300_1780900841-Jeruk_rumah.jpeg)
Paving sebaiknya segera diperiksa jika permukaannya membentuk tonjolan tajam, terdapat bagian yang mudah bergoyang, atau retakannya semakin melebar. Kondisi tersebut dapat menyebabkan orang tersandung, terutama anak-anak dan lansia.
Pemeriksaan juga penting jika kerusakan disertai kemiringan yang berubah, genangan air yang menetap, atau akar besar yang terlihat menekan permukaan.
Apabila pohon tampak miring, tanah di sekitar pangkalnya terangkat, atau terdapat retakan tanah yang baru muncul, segera batasi akses ke area tersebut dan minta bantuan ahli pohon. Tanda-tanda itu perlu dinilai untuk memastikan kestabilan pohon.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Akar Pohon dan Paving
1. Apakah akar pohon bisa mengangkat paving?
Ya. Akar yang membesar di bawah paving dapat memberikan tekanan pada lapisan di atasnya sehingga permukaan terangkat, bergelombang, atau bergeser.
2. Bagaimana cara mengetahui paving rusak akibat akar pohon?
Perhatikan apakah kerusakan terjadi di dekat pohon, disertai tonjolan yang tidak beraturan, celah antarpaving yang melebar, atau akar yang terlihat di permukaan. Pemeriksaan lapangan tetap diperlukan karena kerusakan serupa bisa disebabkan oleh faktor lain.
3. Apakah akar pohon yang merusak paving harus dipotong?
Tidak selalu. Memperbaiki susunan paving, mengubah jalur, atau menata ulang area tanah dapat menjadi alternatif. Pemotongan akar harus didahului penilaian ahli karena dapat mengganggu kesehatan dan kestabilan pohon.
4. Apakah paving yang terangkat bisa dipasang kembali?
Bisa, jika kondisi material masih baik dan lapisan dasarnya dapat diperbaiki. Paving biasanya perlu dibongkar pada bagian yang bermasalah, kemudian dasar dan kemiringannya diperbaiki sebelum dipasang kembali.
5. Bagaimana mencegah akar pohon merusak paving?
Pilih pohon yang sesuai dengan luas halaman, berikan ruang tumbuh akar yang cukup, rencanakan jalur paving sejak awal, dan pertimbangkan pembatas akar jika diperlukan. Pemeriksaan berkala membantu mendeteksi kerusakan sebelum meluas.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374732/original/043919300_1792061733-Screenshot_2026-10-15_173215.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344863/original/068290600_1789009948-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-10T101118.035.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374621/original/047021200_1792057036-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-15T163623.276.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346108/original/077588800_1789110397-cek_fakta_cpns_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5431221/original/051299100_1764731953-taman_resapan_air_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333212/original/049806300_1787736639-279614a1-02e5-46ad-ac3a-a0c64b42e2ff.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294534/original/069526200_1783842815-66dada57-ca61-4e26-b2d2-74d3214b5976.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8924456/original/020841900_1782956832-72b17176-5519-4ee0-88fb-e4afd6ad61a1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5514595/original/072941300_1772095754-paving_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374509/original/082697200_1792053974-Gemini_Generated_Image_fsx6ycfsx6ycfsx6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365326/original/006143100_1791173447-b28Fe0VDc2SOJHgIHrLOmVXWYPa1LUhfWsIpXnGV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374524/original/076834600_1792054320-Untitledl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354875/original/099619200_1790065295-5LfiQMFvMm9YZWBKBg003J4slrJJNWY9NqGvf2N8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374664/original/064830800_1792058834-Gemini_Generated_Image_8wzd0t8wzd0t8wzd.jpg)