Liputan6.com, Jakarta - Punya rumah dengan halaman sempit bukan berarti harus mengurungkan keinginan untuk memiliki taman yang hijau dan menyegarkan. Salah satu solusi yang bisa dicoba adalah membuat vertical garden dari pipa, yaitu taman vertikal yang memanfaatkan ruang ke atas sehingga tidak membutuhkan banyak tempat di lantai. Cara ini cocok untuk teras mungil, dinding samping rumah, balkon, hingga sudut kosong yang selama ini belum dimanfaatkan.
Pipa PVC sering dipilih karena relatif ringan, mudah dipotong, dan tersedia dalam berbagai ukuran. Dengan perencanaan yang tepat, pipa dapat diubah menjadi media tanam untuk sayuran daun, tanaman herbal, maupun tanaman hias berukuran kecil. Selain membantu menghemat ruang, desainnya juga bisa disesuaikan dengan gaya rumah minimalis agar terlihat rapi dan menarik.
Namun, membuat vertical garden dari pipa tidak cukup hanya dengan melubangi pipa lalu memasukkan tanaman. Kamu juga perlu memperhatikan sistem drainase, sirkulasi udara, kebutuhan sinar matahari, serta kekuatan penyangga agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Lantas bagaimana cara membuat vertical garden dari pipa solusi cantik untuk lahan sempit? Melansir dari berbagai sumber, Senin (12/10/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
1. Membuat Vertical Garden dari Pipa PVC yang Disusun Vertikal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5396542/original/090820400_1761739244-Vertical_Garden_dengan_Sistem_Hidroponik_NFT__Nutrient_Film_Technique_.jpg)
Cara pertama adalah menyusun pipa PVC secara vertikal pada dinding atau rangka khusus. Model ini cocok untuk rumah dengan teras sempit karena memanfaatkan ruang ke atas tanpa membutuhkan banyak area lantai. Pipa dapat dipasang dalam satu baris atau beberapa baris sesuai luas bidang yang tersedia.
Untuk membuatnya, siapkan pipa PVC berdiameter sesuai kebutuhan tanaman, penutup ujung pipa, media tanam, serta penyangga yang kuat. Buat lubang tanam dengan jarak yang disesuaikan dengan ukuran tanaman. Pastikan lubang tidak terlalu berdekatan agar daun memiliki ruang untuk tumbuh dan tidak saling menutupi. Pipa juga perlu memiliki jalur pembuangan air agar media tanam tidak tergenang setelah disiram.
Setelah rangka terpasang, isi pipa dengan media tanam yang sesuai dan masukkan bibit ke setiap lubang. Pilih tanaman berakar relatif pendek, seperti selada, pakcoy, atau beberapa jenis tanaman herbal yang cocok dengan sistem tersebut. Perlu diingat, pipa yang diisi media tanam bisa menjadi cukup berat, sehingga gunakan pengikat yang kokoh dan pastikan dinding mampu menopang beban.
Advertisement
2. Menyusun Pipa Secara Horizontal Bertingkat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546003/original/003229000_1775264101-vertikal_garden.jpg)
Jika ingin tampilan taman yang lebih teratur, pipa dapat disusun secara horizontal dalam beberapa tingkat. Model ini cocok ditempatkan di dinding teras, pagar, atau rangka besi di dekat area yang mendapatkan sinar matahari cukup.
Pipa dipasang sejajar dengan jarak antartingkat yang memungkinkan tanaman tumbuh tanpa saling menghalangi. Lubang tanam dibuat di bagian atas pipa, sedangkan bagian bawah perlu dirancang agar air berlebih dapat keluar. Apabila menggunakan sistem hidroponik, desain saluran air dan sirkulasinya perlu dibuat berbeda dari sistem yang menggunakan media tanam padat.
Keunggulan model bertingkat adalah tanaman lebih mudah dijangkau ketika disiram, dipangkas, atau dipanen. Kamu juga dapat mengatur posisi tanaman berdasarkan kebutuhan cahaya. Tanaman yang membutuhkan sinar matahari lebih banyak bisa ditempatkan di bagian yang paling terang, sedangkan tanaman yang lebih toleran terhadap naungan dapat diletakkan pada tingkat yang sesuai.
3. Memanfaatkan Pipa Bekas untuk Menghemat Biaya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5449784/original/083103200_1766115250-kebun_tanpa_tanah_4a.jpg)
Pipa sisa renovasi rumah dapat dimanfaatkan sebagai bahan vertical garden selama kondisinya masih baik dan materialnya sesuai untuk penggunaan tersebut. Cara ini bisa membantu mengurangi biaya pembuatan taman sekaligus memanfaatkan bahan yang masih berguna.
Sebelum digunakan, periksa apakah pipa retak, rapuh, atau pernah dipakai untuk mengalirkan bahan kimia yang tidak diketahui. Bersihkan bagian dalam dan luar pipa, lalu potong sesuai ukuran yang dibutuhkan. Jika pipa memiliki bekas sambungan atau bagian yang tidak rata, rapikan tepinya agar tidak melukai tangan saat proses pemasangan maupun perawatan.
Untuk mempercantik tampilannya, bagian luar pipa dapat diberi warna menggunakan pelapis yang sesuai dengan material PVC dan aman digunakan di lingkungan tanaman. Biarkan lapisan benar-benar kering sesuai petunjuk produk sebelum pipa dipasang dan digunakan. Jika tanaman yang dibudidayakan akan dikonsumsi, pastikan bahan yang bersentuhan dengan air atau media tanam memang sesuai untuk tujuan tersebut.
Advertisement
4. Membuat Vertical Garden Pipa untuk Menanam Sayuran Daun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5544542/original/087087100_1775107053-Vertical_Garden_Dinding_Hidroponik.jpg)
Pipa dapat digunakan untuk menanam sayuran daun yang tidak membutuhkan ruang perakaran terlalu besar. Pilihan yang bisa dipertimbangkan antara lain selada, pakcoy, dan beberapa jenis sawi. Tanaman tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan sayuran segar di rumah, terutama jika ditanam dalam jumlah yang disesuaikan dengan kebutuhan keluarga.
Untuk sistem yang menggunakan media tanam, pilih campuran yang mampu menahan kelembapan tetapi tetap memiliki drainase baik. Jangan mengisi pipa dengan tanah kebun yang terlalu padat karena dapat menghambat aliran air dan menyulitkan perkembangan akar. Lubang tanam juga perlu dibuat cukup besar agar bibit dapat tumbuh tanpa terjepit.
Perhatikan kebutuhan cahaya setiap jenis sayuran. Sebagian besar sayuran daun memerlukan cahaya yang cukup untuk tumbuh optimal, tetapi kondisi idealnya bergantung pada varietas dan iklim setempat. Siram tanaman sesuai kondisi media, bukan berdasarkan jadwal yang kaku. Jika bagian atas pipa cepat kering sementara bagian bawah masih basah, evaluasi aliran air dan cara penyiraman agar kelembapan lebih merata.
5. Menggabungkan Pipa dengan Tanaman Herbal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542658/original/036265900_1774949178-unnamed__35_.jpg)
Selain sayuran daun, vertical garden dari pipa dapat dimanfaatkan untuk menanam tanaman herbal, seperti daun mint, kemangi, dan beberapa jenis tanaman bumbu lainnya. Tanaman ini berguna untuk kebutuhan dapur sekaligus menghadirkan nuansa hijau di teras atau balkon.
Agar hasilnya optimal, sesuaikan ukuran lubang dan ruang perakaran dengan karakter tanaman. Daun mint, misalnya, dapat tumbuh menyebar dengan cepat sehingga sebaiknya ditempatkan pada bagian tersendiri atau dipangkas secara berkala. Kemangi membutuhkan pencahayaan yang cukup dan media tanam dengan drainase baik. Hindari menempatkan semua jenis herbal dalam satu pola perawatan tanpa mempertimbangkan kebutuhan masing-masing.
Kamu juga bisa menata tanaman berdasarkan frekuensi penggunaannya. Tanaman yang sering dipetik sebaiknya ditempatkan pada posisi yang mudah dijangkau, sementara tanaman yang memerlukan ruang lebih besar diberi tempat lebih luas. Dengan susunan yang tepat, taman vertikal tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi, tetapi juga menjadi kebun bumbu praktis untuk rumah.
Advertisement
6. Membuat Vertical Garden Pipa dengan Rangka yang Mudah Dipindahkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463180/original/007453900_1767601394-Akuaponik_Vertikal_dengan_Pipa_PVC.jpg)
Bagi penghuni rumah kontrakan atau orang yang tidak ingin mengebor dinding, rangka berdiri bisa menjadi alternatif. Pipa tanam dipasang pada struktur penyangga yang kokoh sehingga taman dapat ditempatkan di teras, halaman kecil, atau balkon yang memiliki ruang memadai.
Rangka dapat dibuat dari bahan yang tahan terhadap kondisi luar ruangan, seperti logam dengan perlindungan antikarat atau material lain yang cukup kuat menopang beban. Pastikan bagian dasarnya stabil dan tidak mudah terguling saat terkena angin. Jika taman ditempatkan di balkon, perhatikan kapasitas beban balkon dan jangan sampai air penyiraman mengalir ke area tetangga.
Model ini memudahkan pemilik rumah mengatur ulang posisi tanaman untuk menyesuaikan kebutuhan cahaya atau membersihkan area di belakang rangka. Meski demikian, taman yang sudah berisi media tanam dan air tetap bisa berat. Karena itu, rencanakan ukuran rangka sejak awal dan jangan memindahkannya dengan menarik bagian pipa atau tanaman.
7. Mengatur Drainase dan Perawatan agar Tanaman Tidak Mudah Layu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9132463/original/036368600_1783073289-Pipa_PVC_Berlubang_Sistem_Hidroponik.jpeg)
Salah satu hal terpenting dalam membuat vertical garden dari pipa adalah memastikan air tidak menggenang di dalam media tanam. Lubang tanam yang menarik secara visual tidak akan banyak membantu jika akar terus-menerus terendam air atau justru cepat mengering akibat distribusi kelembapan yang tidak merata.
Buat jalur pembuangan air yang sesuai dengan desain taman dan letakkan wadah penampung jika diperlukan. Air yang keluar dari pipa sebaiknya tidak dibiarkan menggenangi lantai karena bisa menyebabkan permukaan licin. Untuk sistem bertingkat, periksa apakah air dari bagian atas mengalir secara merata dan tidak membanjiri tanaman di bawahnya. Jika menggunakan sistem hidroponik, ikuti rancangan sirkulasi dan kebutuhan nutrisi yang sesuai.
Lakukan pemeriksaan secara rutin terhadap kondisi daun, akar, sambungan pipa, dan penyangga. Bersihkan lubang yang tersumbat, pangkas bagian tanaman yang mati, serta periksa apakah ada kebocoran. Jangan lupa menyesuaikan penyiraman dengan cuaca, jenis tanaman, dan media yang digunakan. Perawatan sederhana tetapi konsisten membantu taman tetap sehat dan membuat investasi bahan yang sudah dikeluarkan tidak terbuang sia-sia.
Advertisement
Pertanyaan & Jawaban Seputar Cara Membuat Vertical Garden dari Pipa
1. Pipa apa yang cocok untuk membuat vertical garden?
Pipa PVC sering digunakan karena relatif ringan, mudah dipotong, dan tersedia dalam berbagai ukuran. Pemilihan pipa tetap perlu disesuaikan dengan jenis tanaman, metode penanaman, serta tujuan penggunaan.
2. Tanaman apa yang cocok ditanam di vertical garden dari pipa?
Beberapa pilihan yang bisa dicoba adalah selada, pakcoy, sawi, kemangi, daun mint, dan tanaman hias berukuran kecil. Pastikan ukuran pipa, ruang akar, kebutuhan cahaya, serta sistem penyiraman sesuai dengan karakter tanaman.
3. Apakah vertical garden dari pipa cocok untuk rumah sempit?
Ya. Sistem ini memanfaatkan ruang vertikal sehingga dapat digunakan di teras kecil, balkon, atau dinding yang mendapatkan cahaya memadai. Namun, tetap sisakan ruang untuk menyiram tanaman, melakukan perawatan, dan membersihkan area di sekitarnya.
4. Apakah pipa bekas bisa digunakan untuk vertical garden?
Bisa, selama pipa masih dalam kondisi baik, bersih, dan diketahui aman untuk penggunaan tersebut. Hindari menggunakan pipa yang pernah menyalurkan bahan kimia berbahaya atau memiliki kontaminasi yang tidak diketahui.
5. Bagaimana cara mencegah air menggenang di dalam pipa?
Rancang lubang drainase atau jalur pembuangan air sesuai sistem yang digunakan. Gunakan media tanam dengan drainase baik dan periksa secara berkala apakah lubang pembuangan tersumbat.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2844337/original/009156800_1562219838-20190704-Ma_ruf-Amin-Temui-Jusuf-Kalla-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341096/original/044527500_1757304695-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__63_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537487/original/005520000_1774424966-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7155485/original/047644400_1779944416-4672254974061662836.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371154/original/071298600_1791770177-pexels-artbovich-7195540.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371144/original/010333100_1791769911-eee060e7-b09c-4187-8f65-f9d5665d6364.jpg)