Liputan6.com, Jakarta Salat sunnah memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam sebagai penyempurna salat wajib, salah satunya adalah salat sunnah qobliyah Subuh. Salat dua rakaat sebelum Subuh ini dikenal memiliki keutamaan yang sangat besar, sehingga dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk tidak ditinggalkan.
Untuk menunaikannya, umat Muslim perlu memahami niat qobliyah Subuh, tata cara pelaksanaan, serta bacaan surat pendek yang dianjurkan dalam rakaat-rakaatnya. Niat qobliyah Subuh bisa dibaca dalam hati sebelum takbiratul ihram, dengan maksud menunaikan salat sunnah dua rakaat sebelum Subuh semata-mata karena Allah SWT.
Advertisement
Dikutip dari buku karya Sayyid Sabiq yang berjudul Fiqh Sunnah (2000) dijelaskan bahwa salat sunnah dua rakaat sebelum Subuh lebih baik dari dunia dan seisinya. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis sahih riwayat Muslim. Surat pendek yang dianjurkan untuk dibaca setelah Al-Fatihah adalah Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Al-Ikhlas pada rakaat kedua, sesuai dengan riwayat dari Aisyah radhiallahu ‘anha.
Selain sebagai ladang pahala, qobliyah Subuh juga menjadi momen spiritual yang memperkuat ikatan seorang hamba dengan Tuhannya. Menurut penelitian yang terbit dalam jurnal Studi Ilmu-ilmu Keislaman (Vol. 17, No. 1, 2020), disebutkan bahwa salat sunnah qobliyah Subuh memiliki dimensi ketenangan psikologis yang tinggi karena dilakukan dalam suasana hening menjelang fajar.
Dengan melaksanakan niat qobliyah Subuh secara rutin, seorang Muslim tidak hanya mendapatkan pahala sunnah, tetapi juga mengawali hari dengan kesadaran ibadah yang mendalam. Berikut ini Liputan6.com ulas selengkapnya, Kamis (5/6/2025).
Niat Qobliyah Subuh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4350719/original/041627800_1678258524-pexels-michael-burrows-7129526.jpg)
Selain salat wajib yang merupakan kewajiban fardhu bagi setiap umat Muslim dan harus dilaksanakan lima kali dalam sehari, ada juga jenis ibadah lain yang bersifat sunnah. Ibadah sunnah ini tidak diwajibkan, namun memberikan pahala dan ganjaran yang besar bagi siapa saja yang melaksanakannya. Di antara berbagai macam salat sunnah yang bisa dikerjakan, salat sunnah qobliyah subuh atau yang juga dikenal sebagai salat fajar memiliki keistimewaan tersendiri.
Salat sunnah qobliyah subuh dilaksanakan ketika waktu fajar tiba, yakni sebelum salat subuh. Sebenarnya, istilah "qobliyah" itu sendiri mengacu pada waktu pelaksanaan salat sunnah yang dilakukan sebelum sholat wajib.
Dalam hal ini, salat qobliyah subuh merujuk pada salat sunnah dua rakaat yang dikerjakan, sebelum umat Muslim melaksanakan salat subuh. Ibadah ini sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan yang besar di sisi Allah SWT, bahkan disebutkan dalam beberapa hadits bahwa dua rakaat qobliyah subuh lebih baik dari dunia dan seisinya.
Dalam beberapa riwayat, Nabi Muhammad SAW sangat menjaga pelaksanaan salat sunnah ini dan bahkan tidak pernah meninggalkannya. Seperti pelaksanaan salat yang lainnya, ada niat qobliyah subuh yang perlu dilafalkan sebelum mulai mengerjakan amalan ini.
اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
Arab Latin: Ushalli sunnatash-shubhi rak'ataini qabliyyatal lillahi ta'ala.
Artinya:
"Aku niat sholat sunah sebelum Subuh dua rakaat karena Allah Taala."
Bisa juga dengan niat qobliyah subuh berikut ini:
اُصَلِّيْ سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Usholli sunnatas shubhi rok'ataini lillaahi ta'aala.
Artinya:
"Saya niat sholat sunah subuh dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Advertisement
Bacaan Surat Pendek pada Qobliyah Subuh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5230185/original/011554200_1747985078-ChatGPT_Image_23_Mei_2025__14.24.17.jpg)
Dalam pelaksanaan salat sunnah qobliyah subuh, terdapat beberapa surat pendek yang sangat dianjurkan untuk dibaca setelah selesai membaca surat Al-Fatihah. Surat-surat ini memiliki keutamaan tersendiri, dan di antara yang paling disarankan adalah surat Al-Kafirun dan surat Al-Ikhlas.
Imam Al-Ghazali sendiri menyampaikan mengenai keutamaan membaca kedua surat ini saat mengerjakan salat sunnah qobliyah subuh. Bacaan kedua surat ini dipercaya membawa perlindungan bagi orang yang mengamalkannya.
Berikut bacaan surat pendek al-Quran yang dianjurkan dibaca setalah Al-Fatihah, yakni:
1. Surat Al-Kafirun
Berikut ini bacaan surat Al-Kafirun dalam bahasa Arab, Latin, dan artinya:
قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ
Arab Latin: Qul yaa ayyuhal-kaafiruun
Artinya: "Katakanlah: Hai orang-orang kafir,"
لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ
Arab Latin: Laa a'budu maa ta'buduun
Artinya: "Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah."
وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
Arab Latin: Wa laa antum 'aabiduuna maa a'bud
Artinya: "Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah."
وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَا عَبَدْتُمْ
Arab Latin: Wa laa ana 'aabidum maa 'abadtum
Artinya: "Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,"
وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
Arab Latin: Wa laa antum 'aabiduuna maa a'bud
Artinya: "Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah."
لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ
Arab Latin: Lakum diinukum wa liya diin
Artinya: "Untukmu agamamu, dan untukku lah, agamaku."
2. Surat Al-Ikhlas
Berikut ini bacaan surat Al-Ikhlas dalam bahasa Arab, Latin, dan artinya:
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Arab-Latin: qul huwallāhu aḥad
Artinya: "Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah, Yang Maha Esa."
اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ
Arab-Latin: allāhuṣ-ṣamad
Artinya: "Allah tempat meminta segala sesuatu."
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ
Arab-Latin: lam yalid wa lam yụlad
Artinya: "(Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan."
وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ
Arab-Latin: wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad
Artinya: "Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia."
Keutamaan Salat Qobliyah Subuh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4217763/original/035615200_1667820307-bacaan-tahiyat-awal-dan-akhir-lengkap-dengan-cara-arti-hingga-tujuan-sholat.jpg)
1. Penyempurna salat fardhu dan salat sunnah terbaik
Salah satu keutamaannya ialah sebagai penyempurna salat fardhu sekaligus menjadi sholat terbaik diantara salat sunnah lainnya sebab telah disebutkan pada hadis sebelumnya lebih baik dari dunia dan seisinya. Hal ini karena salat subuh sendiri adalah sholat wajib yang terkadang sulit dilakukan karena sulitnya bangun pagi oleh sebagian orang, melakukan salat sunnah subuh akan menguatkan dan mendisiplinkan waktu sholat subuh.
2. Rutinitas yang mulia
“Ketika terbit fajar Subuh, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah sholat kecuali dengan dua raka’at yang ringan” (HR. Muslim no. 723).
Jelas bahwa melakukan salat sunnah sebelum subuh adalah rutinitas yang mulia sebab tidak semua orang mampu melakukannya. Salat sunnah sebelum subuh dapat mendekatkan diri pada setiap kebaikan seperti disiplin di waktu salat dan terbiasa beraktivitas sejak pagi.
3. Syafaat di hari kiamat
Diriwayatkan dalam hadis Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma yang berbunyi:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam dua rakaat sholat sunnah subuh membaca ayat قُولُواْ آمَنَّا بِاللّهِ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْنَا (Al Baqarah 136) pada rakaat pertama dan membaca آمَنَّا بِاللّهِ وَاشْهَدْ بِأَنَّا مُسْلِمُونَ (Ali Imran 52) pada rakaat kedua” ( HR. Muslim 727).
Setiap yang melakukan salat sunnah subuh dan salat subuh dengan tepat waktu dan istiqomah di hari kiamat nanti akan mendapat syafaat dari Rasulullah sehingga ia terlindung dari segala bahaya di hari kiamat.
4. Kebaikan di akhirat
Diriwayatkan dalam hadis Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu yang berbunyi:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca dalam dua rakaat sholat sunnah subuh surat Al Kafirun dan surat Al Ikhlas” (H.R Muslim 726).
Bagi yang senantiasa melaksanakan salat sunnah sebelum subuh disertai menjaga amalan lainnya dengan baik maka akan mendapatkan kebaikan di akhirat dan terhindar dari siksa neraka.
Advertisement
Pertanyaan Umum Tentang Qobliyah Subuh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3591458/original/009854700_1633312644-pexels-monstera-5996991.jpg)
1. Apa itu Qobliyah Subuh?
Qobliyah Subuh adalah shalat sunnah dua rakaat yang dilakukan sebelum shalat Subuh. Shalat ini sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan besar.
2. Kapan waktu pelaksanaan shalat Qobliyah Subuh?
Shalat ini dilakukan setelah masuk waktu Subuh dan sebelum shalat Subuh berjamaah dimulai.
3. Apakah Qobliyah Subuh harus dilakukan di rumah atau di masjid?
Boleh dilakukan di rumah maupun di masjid. Namun, sebagian ulama menganjurkan di rumah agar lebih mengikuti sunnah Nabi, kecuali jika khawatir ketinggalan jamaah.
4. Apa surat pendek yang dianjurkan dalam Qobliyah Subuh?
Rasulullah SAW biasa membaca Surat Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Al-Ikhlas pada rakaat kedua setelah Al-Fatihah.
5. Apakah Qobliyah Subuh boleh diganti jika tertinggal?
Jika tertinggal karena kesiangan, sebagian ulama membolehkan untuk mengqadha Qobliyah Subuh setelah shalat Subuh, terutama jika alasan tertinggalnya syar‘i.
6. Apakah Qobliyah Subuh wajib?
Tidak, Qobliyah Subuh termasuk shalat sunnah muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan), bukan wajib.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471300/original/019987800_1768283249-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-13T124627.766.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2378469/original/055253400_1737413276-IMGE9883.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3992315/original/063152400_1649689564-pexels-michael-burrows-7129609.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3051581/original/016118100_1677134088-161278196_728489364509279_1743616452774133653_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258737/original/031550300_1781406712-063_2281462946.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263365/original/096832600_1781914237-063_2282418040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258053/original/067867800_1781307185-cyle_larin_gol_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8319326/original/066926200_1782187594-portugal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262486/original/089294900_1781817493-000_B7KZ4JN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263363/original/077170500_1781914217-AP26170799360158-Maroko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258677/original/006830300_1781400870-000_B6Z639C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261507/original/086752300_1781723618-063_2282082971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261500/original/047650500_1781713643-bosnia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263929/original/069841500_1782033777-portugal.jpg)