Sukses

7 Do’a Turun Hujan dan Artinya Lengkap Sesuai Hadis bagi Umat Islam

Liputan6.com, Jakarta Do’a turun hujan perlu diketahui oleh setiap umat Islam. Hal ini agar hujan yang turun dapat menjadi berkah bagi setiap muslim yang merasakannya. Do’a turun hujan juga menjadi perwujudan rasa syukur umat Islam atas nikmat yang diberikan Allah SWT. 

Apalagi, berdo’a saat turun hujan memiliki keutamaan yang sangat baik untuk setiap muslim. Hujan sendiri kerap dianggap sebagai berkah. Berdo’a saat turun hujan merupakan bentuk harapan setiap umat Islam agar hujan tersebut turun dengan membawa berkah dan rezeki.

Do’a turun hujan bisa kamu lafalkan tergantung situasi hujannya. Pasalnya, do’a saat hujan lebat, berangin, dan disertai petir berbeda-beda. Kamu dapat melafalkannya sesuai situasi hujan yang sedang kamu alami.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (19/9/2023) tentang do’a turun hujan.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini

2 dari 8 halaman

1. Do’a Turun Hujan yang Bermanfaat

Do’a turun hujan yang pertama yaitu permintaan agar hujan yang terjadi dapat memberikan manfaat. Berikut do’a turun hujan diriwayatkan dalam hadis Bukhari nomor 1032, dari Ummul Mukminin, Aisyah radhiyallahu 'anha mengatakan:

Allahumma shoyyiban nafi'an.

Artinya: “Ya Allah, turunkan lah pada kami hujan yang bermanfaat.”

 

2. Do’a Turun Hujan Menjadi Aliran yang Bermanfaat

Do’a turun hujan di atas juga memiliki pelafalan lainnya, yaitu:

Allahumma shayyiban haniyyaa wa sayyiban naafi‘a.

Artinya, “Wahai Tuhanku, jadikan ini hujan terpuji kesudahannya dan menjadi aliran air yang bermanfaat.”

3 dari 8 halaman

3. Do’a Turun Hujan Lebat

Do’a turun hujan berikutnya dapat dilafalkan saat hujan lebat. Do’a ini dilafalkan agar kamu terhindar dari mara bahaya dan tentunya mendapatkan kebaikan dari hujan yang turun. Berdasarkan hadis riwayat Bukhari, inilah do’a turun hujan lebat yang pernah dibaca Rasulullah SAW:

Allahumma haawalaina wa laa 'alaina. Allahumma 'alal aakami wal jibaali, waz-zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.

Artinya: "Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan." (HR. Al-Bukhari)

4 dari 8 halaman

4. Do’a saat Turun Hujan Disertai Angin Kencang

Membaca do’a ketika hujan dengan angin kencang, dapat menjadi sebuah bentuk meminta perlindungan pada Allah SWT. Ketika turun hujan disertai angin kencang, do’a turun hujan yang perlu dibaca adalah seperti hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. Bahwa Rasulullah SAW selalu membaca do’a ini ketika turun hujan disertai angin kencang. Berikut bunyi do’anya:

Allohumma inni as-aluka khoirohaa wa khoiro maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih. Wa-a’udzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan dari angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau datangkan bersamanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, dan kejahatan yang Engkau kirim bersamanya.”

Selain itu ada pula hadis lainnya, yaitu dari Sayyidina Abu Hurairah ra. Rasulullah berkata:

"Aku mendengar Nabi SAW bersabda: "Angin adalah bagian dari pemberian Allah, bisa membawa rahmat dan juga bisa membawa azab. Jika kalian melihatnya, jangan mencelanya, mohonlah kepada Allah kebaikannya dan berlindunglah kepada Allah dari keburukannya."

5 dari 8 halaman

5. Do’a saat Hujan Disertai Petir

Do’a turun hujan yang disertai petir juga bisa kamu lafalkan ketika ini terjadi. Diriwayatkan di dalam hadis Imam Malik, Nabi Muhammad SAW membaca do’a turun hujan yang disertai petir seperti berikut ini:

Subhaanalladzii yusabbihur ro'du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatih

Artinya: “Maha suci Allah yang dengan memuji-Nya bertasbih lah halilintar dan juga para malaikat karena takut kepada-Nya.”

6 dari 8 halaman

6. Do’a Turun Hujan dan Dihindarkan dari Musibah

Tak jarang hujan turun disertai angin kencang, petir, dan bencana lainnya yang merugikan. Kamu bisa berdo’a dan memohon kepada Allah SWT agar dihindarkan dari hal-hal tersebut. Berikut bacaan do’a turun hujan agar terhindari dari musibah atau bencana:

Bismillahilladzi la yadhurru ma'asmihi syaiun fillardhi wala fissamai wahuwassami'ul 'alim.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat), dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

7 dari 8 halaman

7. Do’a Saat Hujan Reda

Lalu ketika hujan reda, baiknya kamu tetap membaca do’a. Bukan tanpa alasan, hal itu menjadi bentuk rasa syukur manusia karena Allah SWT telah memberikan rahmat-Nya melalui tetesan air hujan yang membasahi Bumi. Do’a setelah hujan reda ini diriwayatkan dalam hadis riwayat Al Bukhari nomor 1038 dan Muslim nomor 240, Rasulullah bersabda:

Muthirnaa bi Fadh-Lillaahi Wa Rohmatihi.

Artinya: Kita diberi hujan karena karunia dan Rahmat Allah.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Pada pagi hari, di antara hambaKu ada yang beriman kepadaKu dan ada yang kafir. Siapa yang mengatakan 'Muthirna bi fadhlillahi wa rohmatih' (kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah), maka dialah yang beriman kepadaku dan kufur terhadap bintang-bintang. Sedangkan yang mengatakan 'Muthirna binnau kadza wa kadza' (kami diberi hujan karena sebab bintang ini dan ini), maka dialah yang kufur kepadaku dan beriman pada bintang-bintang." (HR. Bukhari-Muslim)

8 dari 8 halaman

Keutamaan Berdo’a saat Hujan

Tidak hanya do’a turun hujan, kamu juga bisa berdo’a tentang keinginanmu saat sedang hujan. Pasalnya, do’a saat turun hujan sangat besar keutamaannya. Berdo’a saat turun hujan diyakini sebagai waktu mustajab untuk berdo’a, seperti hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh HR Baihaqi, yang mengatakan bahwa ada tiga kondisi untuk berdo’a yang paling mustajab, salah satunya saat turun hujan. Berikut arti hadis tersebut:

"Carilah do’a yang mustajab pada tiga keadaan: bertemunya dua pasukan, menjelang sholat dilaksanakan, dan saat hujan turun." (H.R. Baihaqi)

Membaca do’a turun hujan adalah amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Hadis lainnya menyebutkan bahwa; 

"Sesungguhnya pintu-pintu langit dibuka saat perang fi sabilillah berkecamuk, turunnya hujan, ketika salat wajib, maka perbanyaklah berdo’a pada waktu tersebut." (HR. Abu Hurairah).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.