Cara Membuat Tomyam Super Sedap ala Thailand, Ini Rahasianya

Rahasia kuah tomyam khas Thailand yang bikin ketagihan! Simak cara membuat kuah tomyam seafood, ayam, dan varian lainnya dengan bumbu autentik yang dijamin menggugah selera. Lengkap dengan tips dan trik paling jitu dari pakar kuliner Thailand.

Diperbarui 23 Juni 2025, 10:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kuah tomyam adalah permata kuliner Thailand yang kini semakin populer di Indonesia. Perpaduan sempurna antara rasa asam, pedas, dan aroma rempah yang khas membuat kuah tomyam menjadi salah satu hidangan yang paling dicari oleh pecinta kuliner. Tidak sekadar menyajikan sensasi pedas yang menggigit, kuah tomyam juga menawarkan kompleksitas rasa yang tidak mudah dilupakan.

Keunikan kuah tomyam terletak pada komposisi bahan-bahan segar dan bumbu khas Thailand yang digunakan. Serai, daun jeruk, jeruk nipis, dan cabai menjadi pemain utama dalam menciptakan karakteristik kuah tomyam yang begitu khas. Meski terlihat sederhana, namun membuat kuah tomyam yang benar-benar autentik bukanlah hal yang mudah. Diperlukan pemahaman mendalam tentang teknik meracik dan menyeimbangkan rasa agar kuah tomyam bisa mencapai kesempurnaan.

Rahasia utama dari kuah tomyam yang lezat terletak pada proses pembuatan kaldu yang kuat sebagai dasarnya. Di Thailand sendiri, kuah tomyam memiliki berbagai varian seperti tom yum nam khon (kuah tomyam dengan santan) dan tom yum nam sai (kuah tomyam bening). Masing-masing varian memiliki teknik penyajian dan cita rasa yang berbeda, namun tetap mempertahankan esensi kuah tomyam yang kaya akan rempah dan bumbu-bumbu segar.

Dalam artikel ini, kami akan berbagi tidak hanya resep dasar kuah tomyam, tetapi juga berbagai varian dan rahasia di balik kuah tomyam yang sempurna. Dari tomyam ayam yang gurih hingga tomyam seafood yang segar, semua bisa Anda coba buat sendiri di rumah dengan panduan lengkap dari kami. Mari kita mulai eksplorasi kuliner dengan menyelami dunia kuah tomyam yang menggugah selera!

Untuk menikmatinya, kini Anda tidak harus pergi ke restoran masakan Thailand. Namun, Anda bisa mencoba beberapa resep berikut ini yang dijamin mudah dibuat dan terasa lezat. Dirangkum dari berbagai sumber oleh Liputan6.com, Senin (23/6/2025).

Sejarah dan Asal-usul Kuah Tomyam

Tom Yum (ต้มยำ) adalah sup pedas dan asam dari Thailand yang biasanya berbahan dasar udang, ayam, atau jamur, serta diracik dengan bumbu khas seperti serai, daun jeruk purut (makrut lime leaves), lengkuas, dan cabai. Rasa khas dari Tom Yum adalah perpaduan asam segar dari jeruk nipis, pedas dari cabai, serta aroma harum dari bumbu-bumbu tradisional.

Menurut laman thaiginger.com, asal-usul Tom Yum diperkirakan berasal dari Thailand bagian tengah, di mana udang air tawar banyak ditemukan di sungai-sungainya. Ada teori yang menyebutkan bahwa sup ini pertama kali dikembangkan oleh para koki kerajaan pada masa Kerajaan Ayutthaya di abad ke-14, sebagai upaya menampilkan kekayaan bahan lokal.

Namun, teori lain menyebutkan bahwa Tom Yum berasal dari dapur-dapur petani pedesaan yang memanfaatkan bumbu alami dan bahan-bahan segar di sekitarnya. Di masa modern, Tom Yum terus berkembang, bahkan varian seperti Tom Yum Goong (dengan udang) dan Tom Yum Nam Khon (dengan tambahan susu evaporasi) menjadi populer di berbagai negara.

 

 

Rahasia Kuah Tom Yum yang Sedap

Dilansir dari laman guide.michelin.com, Chef Sittikorn “Ou” Chantop, peraih Michelin Star dari restoran AKKEE di Thailand mengatakan, rahasia Tom Yum yang otentik adalah keseimbangan tiga rasa utama: asam segar, asin yang pas, dan pedas yang menyengat. Rahasia kelezatan kuah Tom Yum terletak pada tiga elemen utama, yang sering disebut sebagai “Tom Yum Trinity”: serai, lengkuas, dan daun jeruk purut.

Ketiga bahan ini memberikan aroma dan rasa khas yang tidak bisa digantikan. Menurut laman Hot Thai Kitchen, teknik pembuatan kuah yang baik adalah dengan membuat kaldu udang dari kepala dan kulit udang yang ditumis terlebih dahulu, kemudian direbus sebentar agar menghasilkan rasa "udang banget."

Sebagai tambahan, penggunaan nam prik pao (pasta cabai khas Thailand) memberi rasa manis-pedas dan gurih khas Tom Yum versi restoran. Menurut Parawan Thai Cooking Class, penggunaan susu evaporasi pada Tom Yum Nam Khon adalah inovasi dari pengaruh kuliner Tionghoa pada masa Raja Rama VI, yang kemudian disukai masyarakat luas.

Penggunaan air biasa sebagai dasar sup tetap bisa dilakukan, tapi tentu hasilnya tidak sekuat jika menggunakan kaldu udang atau ayam. Inilah mengapa pemilihan bahan dasar dan proses pembuatan kuah sangat penting dalam menentukan kelezatan Tom Yum.

Berikut adalah elemen-elemen penting yang membentuk kuah Tom Yum yang luar biasa:

1. Kaldu dari kepala dan kulit udang: Dibanding air biasa, kaldu dari cangkang dan kepala udang menghasilkan rasa "udang" yang kaya umami. Lemak udang (prawn fat) yang terkandung di kepala menjadi sumber kekuatan rasa, hampir seperti foie gras-nya laut, menurut ulasan dari Hot Thai Kitchen.

2. Tumis lemak udang dengan bumbu segar: Teknik dari Chef Chantop adalah menumis lemak udang dengan serai dan daun jeruk purut terlebih dahulu. Ini bukan hanya melepaskan aroma, tetapi juga memperkaya lapisan rasa dalam kuah.

3. Jeruk nipis segar di akhir proses: Lime juice tidak boleh direbus terlalu lama. Paparan panas langsung akan menghilangkan aroma khas dan rasa segarnya. Karena itu, perasan jeruk nipis ditambahkan tepat sebelum disajikan, seperti anjuran dari Guide Michelin.

4. Tidak ada gula berlebih: Tom Yum asli tidak manis. Rasa asam segar dari jeruk nipis dan sedikit asin dari kecap ikan cukup untuk memberi karakter kuat. Ini sekaligus membedakan Tom Yum autentik dengan versi-versi "fusion" yang kerap ditambahkan gula atau santan berlebih.

Resep Tom Yum Goong Original dari Thailand

Berikut ini adalah resep autentik Tom Yum Goong, sup udang pedas-asam khas Thailand, seperti yang dirangkum dari Hot Thai Kitchen:

Bahan:

  • 500 gr udang ukuran sedang-besar (lebih baik yang masih ada kepala & kulit)
  • 1 liter air atau kaldu udang/ayam
  • 2 batang serai, memarkan dan potong serong
  • 5-7 lembar daun jeruk purut, sobek kasar
  • 3-4 iris lengkuas
  • 100 gr jamur jerami atau jamur tiram
  • 3-5 cabai rawit merah utuh (sesuai selera)
  • 2 sdm nam prik pao (pasta cabai Thailand)
  • 2-3 sdm kecap ikan (fish sauce)
  • 2 sdm air perasan jeruk nipis
  • 1 sdt gula pasir (opsional)
  • Daun ketumbar untuk taburan

Cara Membuat:

  1. Tumis kepala dan kulit udang hingga harum dan muncul warna oranye kecoklatan. Tambahkan air dan didihkan selama 5-7 menit. Saring dan sisihkan kaldu.
  2. Didihkan kaldu, lalu masukkan serai, daun jeruk purut, lengkuas, dan cabai. Rebus selama 5 menit agar aroma keluar sempurna.
  3. Masukkan jamur dan masak sekitar 1-2 menit.
  4. Tambahkan udang ke dalam sup. Biarkan matang dengan api kecil sekitar 2-3 menit (jangan terlalu lama agar udang tidak keras).
  5. Masukkan nam prik pao, kecap ikan, dan air jeruk nipis. Cicipi rasa, tambahkan gula jika perlu.
  6. Taburi dengan daun ketumbar sebelum disajikan. Bisa dinikmati sendiri atau dengan nasi putih hangat.

Catatan: Bumbu seperti serai, daun jeruk, dan lengkuas biasanya tidak dimakan, melainkan untuk penyedap saja.

Variasi Tomyam Lainnya: 1. Tomyam Ayam dan Jamur Enoki

Bahan:

  • Ayam kampung secukupnya
  • 1 bungkus pasta tom yam
  • Jamur enoki secukupnya
  • 1 butir telur rebus, kupas
  • Kubis secukupnya
  • Cabai rawit sesuai selera
  • Serai, potong miring tipis-tipis
  • Tomat
  • Garam, kaldu jamur
  • Penyedap rasa
  • 750 ml air

Cara Membuat:

  1. Rebus ayam sampai mendidih, masukkan bumbu pasta tom yam.
  2. Masukkan serai ke dalam kuah tom yam. Tambahkan cabai, garam, kaldu jamur dan penyedap rasa.
  3. Masukkan kubis kemudian jamur enoki. Masukkan telur, koreksi rasa. Tom yam siap disajikan.

2. Resep Kuah Tomyam Suki

Bahan-Bahan:

  • 1,5 liter air
  • Bakso ikan secukupnya
  • Sawi putih/sawi hijau/pakcoy
  • 1 bungkus jamur enoki
  • 1 bungkus tofu
  • 5 buah udang, cuci bersih, jangan buang kepalanya

 Bumbu Halus:

  • 7 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 2 butir kemiri
  • 2 buah cabai merah
  • 5 buah cabai rawit

Bumbu Pelengkap:

  • 2 cm jahe, geprek
  • 2 cm lengkuas, geprek
  • 2 batang serai, geprek
  • 2 lembar daun jeruk
  • 2 buah jeruk nipis/ 1/2 buah lemon peras
  • 5 buah cabai rawit utuh
  • 1 sdt bubuk cabai
  • 3 siung bawang putih, tumis
  • 2 sdm saus sambal + 1 sdt minyak wijen, ditim
  • Gula, garam dan penyedap rasa secukupnya
  • 1 sdm pes tom yam

Cara Membuat:

  1. Rebus kepala udang dengan 1,5 liter air, didihkan, saring lalu sisihkan.
  2. Tumis bumbu halus dengan jahe, serai, lengkuas, daun jeruk hingga harum. Masukkan udang, masak hingga berubah warna.
  3. Masukkan air kaldu lalu didihkan hingga agak lama. Angkat dan saring.
  4. Masak kembali, masukkan udangnya lagi, lalu tambah perasan jeruk nipis.
  5. Setelah itu tambahkan cabai bubuk, cabai rawit utuh, bawang putih yang sudah ditumis dan saus sambal yang sudah di tim. Lalu masukkan pes tom yam.
  6. Masukan gula, garam dan penyedap rasa, tes rasa. Lalu masukkan bakso ikan dan bahan lainnya, biarkan hingga mendidih dan matang.
  7. Terakhir masukkan sayuran dan jamur enoki masak sebentar, lalu matikan api dan sajikan.

3. Resep Kuah Tomyam Seafood

Bahan Kuah:

  • 200 ml santan kental
  • 800 ml kaldu udang (ambil dari rebusan kulit dan kepala udang)
  • 3 cm jahe, iris/memarkan
  • 2 batang serai memarkan
  • 5 cm lengkuas, iris/memarkan
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 sdm kecap ikan
  • Garam secukupnya

Bahan Bumbu Halus:

  • 3 siung bawang merah
  • 2 buah cabai rawit merah
  • 8 buah cabai merah kering

Bahan Isian:

  • 250 gr udang yang sudah dihilangkan kulit dan kepalanya
  • 150 gr cumi, bersihkan, potong sesuai selera
  • 75 gr jamur merang
  • 5 buah jagung acar/baby corn potong 2 bagian
  • 1 buah tomat, potong jadi 4 bagian.
  • 5 buah cabai rawit merah utuh
  • 2 batang serai, ambil bagian putih dan iris)
  • 6 lembar daun ketumbar iris
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 sdm air perasan jeruk nipis

Cara Membuat:

  1. Didihkan air kaldu udang, masukkan semua bahan kuah kecuali santan. Aduk sebentar, biarkan hingga mendidih dan matikan api, lalu saring.
  2. Setelah disaring, panaskan kembali kuah kaldu, tuang bumbu halus dan biarkan mendidih kembali sekitar 5 menit.
  3. Kemudian tuang santan, biarkan mendidih lalu masukkan udang, cumi, jamur merang, cabai rawit, jagung acar, potongan serai, dan daun jeruk. Aduk hingga mendidih.
  4. Masukkan air jeruk nipis, daun ketumbar, dan tomat, aduk sebentar lalu test rasa.
  5. Matikan api, tom yam siap disajikan dengan taburan daun ketumbar.

4. Resep Kuah Tomyam Tahu

Bahan:

  • 8 tahu putih, potong dadu
  • 1 bungkus pasta tom yam instan
  • 1 cabai merah, iris tipis
  • 1 tangkai seledri, potong panjang
  • 1 jeruk nipis, peras dan buang bijinya
  • 3 lembar daun jeruk, iris tipis
  • 1 serai, potong dan memarkan
  • 600 ml air

Cara Membuat:

  1. Masukkan air, pasta tom yam, cabai, seledri, air perasan jeruk nipis, daun jeruk dan serai ke dalam panci lalu didihkan.
  2. Setelah mendidih masukkan potongan tahu dan biarkan dengan api kecil.
  3. Jika tahu sudah mengembang dan matang, matikan api lalu angkat.
  4. Sup tahu tom yam siap dihidangkan

5. Resep Kuah Tomyam Homade

Bahan:

  • Tahu sutra secukupnya
  • Crabs stik
  • Udang secukupnya
  • Bakso seafood campur
  • Jamur kancing
  • Sawi pakcoy
  • 1 buah wortel
  • Sayuran sesuai selera
  • 10 cabai rawit utuh

Bumbu:

  • 3 batang serai memarkan
  • 5 lembar daun jeruk
  • 2 buah jeruk nipis, ambil airnya
  • 1 sdm ebi
  • 3 siung bawang putih
  • 30 gr cabai merah kering, buang bijinya lalu rendam air panas
  • 1 ruas jahe, memarkan
  • 2 sdm minyak ikan
  • 1,5 liter kaldu udang

Cara Membuat:

  1. Goreng bawang putih, ebi dan cabai kering sampai wangi, angkat lalu blender beserta minyaknya, sisihkan.
  2. Buat kaldu udang dari kulit dan kepala udang yang disangrai lalu dituangi air, rebus sampai mendidih, angkat lalu saring.
  3. Setelah itu masukkan bumbu yang sudah diblender, masukkan serai, daun jeruk, jahe, bumbui garam, gula dan lada bubuk.
  4. Setelah mendidih masukkan semua bahan isian, biarkan mendidih kembali, tes rasa bila sudah pas matikan api, beri perasan jeruk nipis, taburi daun ketumbar, sajikan segera.

6. Variasi Kuah Tomyam Berdasarkan Tingkat Kepedasan

Kuah Tomyam Pedas Ringan (Pemula)

Bagi Anda yang baru mengenal kuah tomyam atau tidak terlalu suka pedas, versi pedas ringan adalah pilihan tepat. Kuncinya adalah mengurangi jumlah cabai yang digunakan dan menambahkan lebih banyak komponen asam seperti jeruk nipis dan tomat.

Tip khusus: Gunakan cabai merah besar yang sudah dibuang bijinya dan hanya 1-2 cabai rawit utuh. Tambahkan lebih banyak tomat untuk menyeimbangkan rasa.

Resep dasar:

  • 2 buah cabai merah besar, buang bijinya
  • 1-2 cabai rawit utuh
  • 3 buah tomat, potong menjadi 4 bagian
  • Bahan dasar kuah tomyam lainnya seperti biasa
  • Tambahkan 1 sdm gula untuk menetralisir rasa pedas

Kuah Tomyam Pedas Sedang (Standar)

Ini adalah level kepedasan yang umumnya disajikan di restoran Thailand di Indonesia. Menawarkan keseimbangan sempurna antara pedas, asam, dan segar.

Tip khusus: Gunakan kombinasi cabai merah keriting dan cabai rawit dengan perbandingan 3:2.

Resep dasar:

  • 5 buah cabai merah keriting
  • 3-4 buah cabai rawit
  • 2 sdm pasta nam prik pao
  • Bahan dasar kuah tomyam lainnya seperti biasa

Kuah Tomyam Super Pedas (Ahli)

Bagi penggemar sensasi pedas yang menantang, versi super pedas ini akan memberikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Dominasi cabai rawit dan tambahan cabai kering memberikan tingkat kepedasan yang sangat tinggi.

Tip khusus: Gunakan kombinasi cabai rawit segar dan cabai kering yang direndam. Tambahkan irisan cabai di akhir memasak untuk kepedasan yang maksimal.

Resep dasar:

  • 10-15 buah cabai rawit
  • 5 buah cabai kering yang direndam air panas
  • 3 sdm pasta nam prik pao
  • 1 sdt bubuk cabai Thailand (untuk menambah warna dan rasa)
  • Bahan dasar kuah tomyam lainnya seperti biasa

Peringatan: Versi super pedas ini tidak direkomendasikan untuk orang dengan kondisi lambung sensitif atau masalah pencernaan.

FAQ Seputar Tom Yum

1. Apakah Tom Yum selalu pedas?

Tidak selalu. Meskipun identik dengan rasa pedas, tingkat kepedasan Tom Yum dapat disesuaikan. Bahkan di sekolah dasar di Thailand, versi Tom Yum yang disajikan sangat ringan untuk anak-anak (sumber: Hot Thai Kitchen).

2. Apa perbedaan antara Tom Yum dan Tom Kha?

Tom Yum memiliki kuah bening atau sedikit kental dengan rasa asam dan pedas, sedangkan Tom Kha menggunakan santan dan memiliki rasa lebih creamy dan manis.

3. Bisa nggak bikin Tom Yum tanpa udang?

Bisa! Tom Yum bisa dibuat dengan ayam, ikan, atau jamur. Bahkan versi vegan-nya menggunakan kombinasi jamur untuk memberikan tekstur mirip daging.

4. Apa rahasia rasa umami khas Tom Yum?

Rasa umami berasal dari kaldu udang, khususnya bagian kepala yang mengandung tomalley (lemak udang). Inilah yang membuat rasa sup menjadi lebih dalam dan kaya.

5. Apakah bisa pakai jahe sebagai pengganti lengkuas?

Tidak disarankan. Jahe dan lengkuas memiliki rasa yang sangat berbeda. Jika tidak ada lengkuas, lebih baik tidak menggunakan pengganti daripada merusak rasa asli sup.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6