5 Doa Pemanis Wajah Bagi Muslimah, Rahasia Cantik dan Tampak Sehat Berseri

Simak bacaan doa pemanis wajah bagi muslimah yang bisa dipanjatkan agar selalu diberikan kecantikan dari luar dan dalam.

Diperbarui 23 Juni 2025, 09:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Memiliki wajah yang bercahaya bukan hanya soal penampilan fisik, melainkan cerminan dari doa pemanis wajah yang dipanjatkan dengan niat tulus dan hati bersih. Doa pemanis wajah seperti ini biasa diiringi dengan amalan wudhu, zikir, dan sopan santun, karena Islam menekankan bahwa kecantikan hakiki muncul dari dalam diri. Dengan mengamalkan doa tersebut secara rutin, kecantikan lahir dan batin diyakini akan terpancar, khususnya bagi muslimah yang menjaga akhlak.

Sebuah penelitian dalam jurnal yang berjudul Keutamaan Air Wudu sebagai Kecantikan Wajah: Studi Takhrij dan Syarah Hadis karya Zhafirah Najla, menemukan bahwa umatku akan dihadirkan pada hari kiamat dengan wajah berseri-seri karena sisa air wudu.

Selain itu, dalam buku Kitab Munajatun Nisa: Doa-Doa Mustajab Khusus Wanita (2020) oleh Puspa Swara & Ibnu Watiniyah, dijelaskan doa agar wajah bercahaya dan cantik harus diiringi dengan niat yang lurus dan ikhtiar syar’i, karena kecantikan hakiki akan terpancar ketika hati dipenuhi iman dan akhlak mulia.

Pandangan ini menunjukkan bahwa doa pemanis wajah bukan sekadar ritual, tetapi juga pengingat agar istiqomah dalam membersihkan hati dan memperbaiki akhlak, seperti faktor utama yang membuat wajah tampak sehat, cantik, dan memesona.

Berikut ini Liputan6.com ulas selengkapnya, Kamis (19/6/2025).

1. Doa Pemanis Wajah bagi Muslimah

Berikut ini terdapat bacaan doa pemanis wajah bagi muslimah yang bisa anda panjatkan setiap harinya, yakni:

اِنَّآ اَنْشَأْنٰهُنَّ اِنْشَاۤءًۙ  فَجَعَلْنٰهُنَّ اَبْكَارًاۙ عُرُبًا اَتْرَابًاۙ

Arab Latin: Innaa insaanaa hunna insaa a. Faja’alnaa hunna abkaaro. ‘uruban atroobaa.

Artinya: “Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan. penuh cinta lagi sebaya umurnya."

2. Doa Pemanis Wajah Lainnya

Selain doa pemanis wajah di atas, terdapat pula bacaan doa pemanis wajah lainnya yang bisa anda amalkan setiap hari. Berikut bacaannya:

Arab Latin: Wa alqoytu alaika mahabbatam manna walitushna’a ‘alaa aini.

Artinya: “Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang, yang datang dari-Ku, agar kamu diasuh di bawah pengawasan-Ku."

3. Doa Wajah Tampak Berseri-Seri

Selain bacaan doa pemanis wajah di atas, ada juga bacaan doa supaya wajah tampak lebih berseri-seri adalah:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ. اَللَّهُمَّ صُنْ وَجْهِي بِالْيَسَرِ وَلَا تَبْذَلْ جَاهِي بِالإِقْتَارِ فَاسْتَرْزِقَ طَالِبِي رِزْقِكَ وَاسْتَعْطِفَ شِرَارَ خَلْقِكَ وَابْتَلَى بِحَمْدِ مَنْ أَعْطَانِي وَاُفْتَتَنَ بِذَمِّ مَنْ مَنَعَنِي وَأَنْتَ مِنْ وَرَاءِ ذَالِكَ كُلِّهِ وَلِيُّ الْإِعْطَاءِ وَالْمَنْعِ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Arab Latin: Allaahumma shalli 'alaa muhammad, wa aali muhammad. allahumma shun wajhii bilyasari wa laa tabdzal jaahii bil- iqtaari fastarziqa thaalibii rizqika wasta'thifa syiraara khalqika wa ubtalaa bihamdi man a'thaanii wa uftatana bidzammi man mana-'anii wa anta miw waraa-i dzaalika kullihi waliyyul i'thaa-i wal man-'i innaka 'alaa kulli syai- ing qadiir.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarga beliau. Ya Allah, jagalah (kemuliaan) wajahku (harga diri) dengan kemudahan hidup dan jangan hinakan diriku dengan kemiskinan. Limpahkanlah kepada rezeki, janganlah aku mengemis rezeki kepada orang-orang yang mengemis kepada-Mu, berusaha mencari kesukaan makhluk-makhluk-Mu yang jahat, menyertakan diriku memuji kepada orang-orang yang memberi kepadaku serta mencerca orang-orang yang tidak memberi kepadaku. Padahal, Engkau di balik semua itu. Engkau penyebab pemberian dan penolakan. Sesungguhnya, Engkaulah Yang Maha Kuasa di atas segalanya."

4. Doa Supaya Inner Beauty Terpancar

Setelah mengetahui bacaan doa pemanis wajah, ada juga bacaan doa supaya inner beautynya terpancar adalah:

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ، اَللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالثَّلْجِ وَالْمَاءِ وَالْبَرَدِ

Arab Latin: Allaahumma baa'id baini wa baina khathaayaaya, kamaa baa'adta bainal masyriqi wal maghrib. allaahumma naqqinii min khathaayaaya, kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minad danasi. allahummaghsilnii khathaayaaya bits tsalji, wal maa-i wal baradi.

Artinya: "Ya Allah, jauhkanlah antara diriku dan kesalahanku-kesalahanku, sebagaimana telah Engkau jauhkan antara arah timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah diriku dari dosa-dosa, sebagaimana pakaian putih yang terbebas dari kotoran. Ya Allah, cucilah diriku dari dosa- dosa dengan es, air, dan embun pagi."

5. Doa Mencerahkan Wajah Nabi Yusuf

Selanjutnya, ada bacaan doa mencerahkan wajah dari Nabi Yusuf. Bagi siapa saja yang menghendaki atau merindukan agar wajahnya cantik maka bacalah doa Nabi Yusuf yang diambil dari Surat Yusuf Ayat 4, yakni:

Arab Latin: Idz qaala yuusufu li abiihi yaa abati inni ra aitu ahada’ asyara kaukabauw wasy syamsa wai qamara ra aituhum lii sajidin.

Artinya: "(ingatlah peristiwa) ketika Nabi Yusuf menyampaikan pada bapanya: 'Wahai ayahku! Sesungguhnya aku mimpi melihat sebelas bintang dan mentari serta bulan; aku melihat mereka tunduk memberi hormat kepadaku'."

Lalu setelah membaca surah Yusuf Ayat 4 tersebut, anda dapat melanjutkan dengan membaca Surat Thaha ayat 39 berikut ini:

أَنِ ٱقۡذِفِيهِ فِي ٱلتَّابُوتِ فَٱقۡذِفِيهِ فِي ٱلۡيَمِّ فَلۡيُلۡقِهِ ٱلۡيَمُّ بِٱلسَّاحِلِ يَأۡخُذۡهُ عَدُوّٞ لِّي وَعَدُوّٞ لَّهُۥۚ وَأَلۡقَيۡتُ عَلَيۡكَ مَحَبَّةٗ مِّنِّي وَلِتُصۡنَعَ عَلَىٰ عَيۡنِيٓ

Arab Latin: Aniqżi fīhi fit-tābụti faqżi fīhi fil-yammi falyulqihil-yammu bis-sāḥili ya`khuż-hu 'aduwwul lī wa 'aduwwul lah, wa alqaitu 'alaika maḥabbatam minnī, wa lituṣna'a 'alā 'ainī

Artinya: “Letakkanlah ia (Musa) didalam peti, kemudian lemparkanlah ia ke sungai (Nil), maka pasti sungai itu membawanya ke tepi, supaya diambil oleh (Fir’aun) musuh-Ku dan musuhnya. Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku; dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasan-Ku.”

Cara Mengamalkan Doa Pemanis Wajah

Cara mengamalkan doa pemanis wajah cukup sederhana. Anda bisa membaca doa-doa pilihan yang telah disebutkan sebelumnya secara rutin. Waktu yang paling utama untuk membaca doa adalah setelah sholat, di pagi hari setelah wudhu, atau ketika sedang bercermin.

Selain membaca doa, penting juga untuk mengiringinya dengan niat yang tulus dan hati yang khusyuk. Bayangkan bahwa Anda sedang memohon kepada Allah SWT dengan sepenuh hati agar diberikan kecantikan yang terpancar dari dalam diri. Dengan demikian, doa yang Anda panjatkan akan lebih bermakna dan Insya Allah akan dikabulkan oleh Allah SWT.

Selain itu, jangan lupa untuk mengiringi doa pemanis wajah dengan amalan-amalan baik lainnya, seperti menjaga kebersihan diri dan kesehatan, serta memperbaiki akhlak. Kecantikan sejati adalah kombinasi dari kecantikan lahir dan batin. Oleh karena itu, usahakan untuk selalu menjaga keseimbangan antara keduanya.

QnA tentang Doa Pemanis Wajah

Q: Apa yang dimaksud dengan doa pemanis wajah?

A: Doa pemanis wajah adalah bacaan doa yang dipanjatkan kepada Allah agar diberikan wajah yang bercahaya, menenangkan, dan disukai banyak orang. Tujuannya bukan semata untuk kecantikan fisik, tapi juga agar terpancar keindahan dari hati yang bersih dan iman yang kuat.

Q: Apakah manfaat mengamalkan doa ini secara rutin?

A: Selain untuk memperoleh wajah yang berseri dan tenang, manfaat lainnya adalah mendekatkan diri kepada Allah, menjaga keistiqamahan dalam ibadah, serta membentuk pribadi yang disukai karena akhlaknya.

Q: Kapan waktu terbaik membaca doa pemanis wajah?

A: Waktu terbaik antara lain, setelah wudhu, usai salat fardhu, pagi hari sebelum aktivitas, saat bercermin sambil mengingat nikmat Allah

Q: Apakah hanya perempuan yang boleh mengamalkannya?

A: Tidak. Meskipun populer di kalangan muslimah, doa pemanis wajah dapat diamalkan oleh siapa pun, baik laki-laki maupun perempuan, sebagai bentuk permohonan untuk mendapatkan cahaya kebaikan dari Allah SWT.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6