Sukses

Take Away Artinya Dibungkus, Ketahui Kekurangan dan Bedanya dengan Dine In dan Drive Thru

Liputan6.com, Jakarta Take away artinya adalah dibungkus untuk dibawa pulang. Take away artinya adalah salah satu jenis layanan rumah makan atau restoran yang memungkinkan customer atau pelanggan untuk membeli makanan di menu dengan cara dibungkus untuk dibawa pulang.

Layanan take away sebenarnya sudah lazim diterapkan sejak lama. Hanya saja istilah take away baru populer di masa pandemi Covid-19, karena diberlakukannya kebijakan PSBB/PPKM.

Karena kebijakan PSBB/PPKM melarang orang-orang untuk berkerumun termasuk di restoran dan rumah makan, makan disarankan ketika memesan makanan disarankan untuk menggunakan layanan take away. Dengan layanan take away, customer atau pelanggan dapat memesan makan dalam menu restoran atau rumah makanan di rumah.

Sedangkan memesan makanan untuk di makan di tempat disebut dengan istilah dine in. Berkebalikan dengan take away, di mana customer atau pelanggan dapat membungkus makanan yang dipesan untuk dibawa pulang, dine in adalah layanan pemesanan makanan di mana customer memakan langsung makanan yang dia pesan di tempat atau di restoran atau rumah makan tempat mereka memesan makanan.

Itu adalah dua jenis layanan pemesanan makanan yang cukup umum. Selain itu masih ada lagi istilah pemesanan makanan yang penting juga untuk diketahui. Berikut penjelasan selengkapnya seperti yang telah dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (7/12/2022).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Apa itu take away?

Take away artinya secara harfiah adalah membawa pergi. Secara istilah, take away mengacu pada layanan pemesanan makanan di mana customer atau pelanggan dapat membawa pergi makanan yang telah mereka beli dari tempat yang menjualnya. Dari penjelasan tersebut dapat dipahami bahwa, take away artinya adalah membeli lalu meminta penjual untuk membungkusnya agar bisa dibawa pergi atau pulang, untuk dimakan di tempat lain, misalnya rumah.

Pelanggan yang memilih take away umumnya membeli makanan lebih dari satu porsi untuk dimakan bersama orang-orang di rumah. Take away biasa dilakukan oleh pelanggan yang lebih suka makan di rumah atau tidak punya waktu untuk makan di tempat.

Layanan take away tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya. Salah satu kelebihan memesan makanan dengan take away adalah, beberapa restoran atau rumah makan biasanya memberikan porsi yang lebih banyak dibandingkan ketika makan di tempat. Kelebihan ini bisa dirasakan ketika membeli makanan dengan cara take away di rumah makan Padang.

Adapun kekurangan dari memesan makanan dengan cara take away adalah, kita tidak bisa langsung memakan makanan yang dipesan saat keadaan masih fresh dan hangat. Di samping itu, kita perlu menghangatkan kembali jika sesampainya di rumah, makanan yang telah kita beli menjadi dingin.

Selain itu, take away juga memerlukan biaya tambahan jika memesan melalui layanan pihak ketiga. Biaya tambahan ini digunakan untuk membayar layanan antar sampai rumah. Selain biaya tambahan, memesan makanan dengan cara take away, kita juga harus menyiapkan alat makan sendiri, dan mencucinya sendiri setelah selesai digunakan.

3 dari 4 halaman

Apa itu dine in?

Dine in adalah layanan pemesanan makanan yang berkebalikan dengan take away. Jika take away artinya adalah memesan makan dengan cara membungkusnya untuk dibawa pulang, maka dine ini adalah memesan makanan untuk dimakan di tempat, yakni di restoran atau rumah makan di mana makanan tersebut dibeli.

Ketika seorang customer atau pelanggan memesan makanan dengan cara dine ini, mereka hanya perlu menunggu di meja yang tersedia di restoran. Salah satu kelebihan dine in adalah, pelanggan tidak perlu menyiapkan alat makan sendiri, karena semua alat makan yang perlu digunakan telah disediakan oleh pihak restoran atau rumah makan. Dengan kata lain, pelanggan atau customer juga tidak perlu mencucinya sendiri setelah selesai menggunakannya.

Dengan kata lain, harga yang telah kita bayarkan untuk satu porsi makanan, itu sudah termasuk untuk membayar penggunaan alat makan milik restoran atau rumah makan. Menariknya lagi, kita tidak perlu mencucinya setelah menggunakannya.

Kelebihan lain saat membeli dengan cara dine in adalah, kita bisa langsung menikmati makanan yang telah kita pesan dalam keadaan fresh atau sesaat setelah makanan tersebut selesai dimasak. Memesan makanan dengan cara dine ini juga dapat memberikan suasana baru yang tidak membosankan. Biasanya beberapa restoran atau rumah makan juga telah mengatur interior mereka menjadi menarik agar pelanggan merasa nyaman saat menikmati hidangannya.

Meski ada banyak kelebihan dine in, namun tetap saja ada kekurangannya. Salah satu kekurangan dari dine in adalah waktu untuk menunggu. Tentu saja kita harus menunggu antrean sampai pesanan kita selesai dibuat. Jika rumah makan atau restoran yang kita kunjungi sedang sepi, tentu saja waktu yang dihabiskan untuk menunggu akan menjadi lebih cepat. Akan tetapi jika restoran ramai, tentu waktu untuk menunggu juga akan menjadi lebih lama.

Selain itu, dine ini juga memerlukan reservasi terlebih dahulu. Tidak semua restoran memerlukan reservasi atau pemesanan tempat bagi pelanggannya untuk bisa dine ini, namun hal ini perlu untuk dilakukan untuk mengantisipasi kehabisan tempat.

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, dine in memiliki kelebihan dari segi suasananya. Namun hal ini juga bisa menjadi kekurangan dari dine in. Suasana restoran yang dibuat menjadi sangat nyaman, bisa membuat kita menghabiskan lebih banyak waktu untuk makan, dan tak jarang kita akan melakukan pemesanan tambahan di luar rencana.

4 dari 4 halaman

Drive Thru

Selain layanan take away dan dine in, pemesanan makanan juga bisa dilakukan dengan cara drive thru. Sekarang, layanan drive thru tidak hanya diterapkan dalam memesan makanan saja. Layanan seperti cuci mobil sampai dengan pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan saja sudah bisa dilakukan dengan cara drive thru.

Lalu apa itu drive thru? Drive thru sebenarnya mirip dengan take away. Hanya saja drive thru memungkinkan pelanggan untuk memesan makanan tanpa perlu masuk ke restoran atau rumah makan. Bahkan pelanggan juga tidak perlu turun dari kendaraan untuk bisa memesan makanan.

Layanan drive thru umum terdapat pada restoran-restoran cepat saji, di mana untuk menyiapkan pesanan tidak membutuhkan waktu yang lama, sehingga pelanggan bisa langsung melakukan pemesanan, pembayaran, dan pengambilan makanan, tanpa perlu menghentikan kendaraannya terlalu lama.

Dari penjelasan tersebut, dapat dipahami bahwa drive thru merupakan metode pemesanan makanan di mana pelanggan memesan makanan di sebuah restoran tanpa perlu masuk restoran dan turun dari kendaraan. Salah satu kelebihan yang membuat layanan ini cukup populer adalah hemat waktu. Sayangnya, layanan ini tidak bisa diterapkan di semua restoran karena memerlukan jalur khusus.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS