Sukses

ANBK Adalah Pengganti UNBK, Simak Tujuan dan Cara Verifikasi Datanya

Liputan6.com, Jakarta - Apa itu ANBK? Memahami ANBK adalah bagian dari proses pemetaan mutu sistem pendidikan di Indonesia. Proses ANBK adalah akan menilai sekaligus mengevaluasinya. ANBK adalah singkatan dari Asesmen Nasional Berbasis Komputer. 

Pemerintah resmi menjadikan ANBK adalah sebagai pengganti UNBK atau Ujian Nasional Berbasis Komputer. Melansir dari Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI), pada Selasa (26/7/2022) dijelaskan proses pelaksanaan ANBK adalah bisa dilakukan secara online dan semi online.

Sementara itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menjelaskan tiga instrumen penilaian ANBK adalah Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

Apa sebenarnya tujuan dari ANBK dan bagaimana mengikuti serta melakukan verifikasi data ANBK? Berikut Liputan6.com ulas lebih mendalam tentang ANBK, instrumen penilaian ANBK, tujuan ANBK, dan cara verifikasi data ANBK, Selasa (26/7/2022).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

ANBK Adalah Singkatan dari Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Memahami ANBK adalah singkatan dari Asesmen Nasional Berbasis Komputer. ANBK adalah bagian dari proses pemetaan mutu sistem pendidikan (sekolah, madrasah, dan program kesetaraan jenjang dasar serta menengah) yang lebih praktis dilakukan.

ANBK adalah singkatan dari Asesmen Nasional Berbasis Komputer, yang sudah resmi dijadikan sebagai pengganti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). ANBK adalah proses penilaian yang tidak sembarangan dilakukan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dalam keterangan tertulisnya menjelaskan ANBK adalah penilaian yang fokus melakukan tindakan  evaluasi input, proses, dan output pembelajaran melalui serangkaian tahapan tertentu.

Peserta yang berhak mengikuti ANBK adalah para siswa yang berada di tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah. Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI) dalam keterangan tertulisnya menjelaskan pelaksanaan ANBK adalah bisa dilakukan secara online dan semi online.

Pelaksanaan ANBK adalah secara online dilakukan apabila akses internet stabil serta harus memiliki komputer proctor untuk membuka token. Sementara pelaksanaan ANBK adalah semi online dilakukan apabila computer client tidak memiliki akses secara langsung.

Ada tiga instrumen penilaian dari ANBK adalah sebagai bagian dari evalusi pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menjelaskan tiga instrumen penilaian ANBK adalah Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

3 dari 4 halaman

Instrumen Penilaian ANBK dan Tujuan ANBK

Instrumen Penilaian ANBK dan Penjelasannya:

Melancarkan kegiatan ANBK, maka instrumen penilaian ANBK harus dipahami betul. Ini penjelasan instrumen penilaian ANBK yang dimaksudkan.

1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)

Instrumen penilaian ANBK adalah Asesmen Kompetensi Minimum (AMK). AKM akan diikuti oleh peserta didik yang tujuan utamanya untuk mengukur literasi membaca dan numerasi sebagai hasil belajar kognitif.

2. Survei Karakter

Instrumen penilaian ANBK adalah melakukan survei karakter. Survei karakter sebagai instrumen penilaian ANBK adalah akan diikuti oleh peserta didik dan guru untuk mengukur sikap, kebiasaan, dan nilai-nilai (values) sebagai hasil belajar nonkognitif.

3. Survei Lingkungan Belajar

Instrumen penilaian ANBK adalah melakukan survei lingkungan belajar. Pelaksanaan survei ini, akan diikuti oleh kepala satuan pendidikan guna mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menjelaskan soal yang akan diujikan dalam ANBK adalah berupa pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian singkat, dan berupa uraian.

Khusus instrumen AMK, peserta bisa mempersiapkan diri dengan berlatih soal di laman pusmenjar.kemdikbud.go.id/ayoakm atau klik di sini.

Tujuan ANBK dan Penjelasannya:

ANBK adalah bukan sekadar menjadi proses pemetaan sistem pendidikan dan memajukan pendidikan di Indonesia, tetapi lebih dari itu. Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI) menjelaskan tujuan ANBK adalah terdiri dari empat hal penting yang berasal dari turunan instrumen penilaian ANBK.

1. Meningkatkan Kualitas Belajar Mengajar

Tujuan ANBK adalah meningkatkan kualitas belajar mengajar. Adanya ANBK, dapat mengetahui perbaikan kualitas belajar-mengajar yang mana yang perlu ditingkatkan lagi. Apabila proses belajar mengajar berjalan dengan baik tentunya hasil belajar murid juga akan maksimal.

2. Meningkatkan Kemampuan Literasi

Tujuan ANBK adalah meningkatkan kemampuan literasi bagi peserta. Melalui ANBK, dapat diukur sejauh mana kemampuan literasi membaca setiap peserta. Hal ini tentu dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk dapat meningkatkan kemampuan literasi masing-masing peserta.

3. Meningkatkan Kemampuan Numerasi

Tujuan ANBK adalah meningkatkan kemampuan numerasi peserta. Melalui ANBK, dapat diukur kemampuan numerasi setiap peserta. Hal ini tentu dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk dapat meningkatkan kemampuan numerasi masing-masing peserta.

4. Menganalisa Karakter

Tujuan ANBK adalah memaksimalkan analisa karakter peserta didik. Melalui ANBK, dapat dianalisa hasil belajar social-emosional masing-masing peserta. Analisa karakter peserta diukur dari beberapa aspek profil belajar pancasila.

4 dari 4 halaman

Cara Verifikasi Data ANBK

Apabila sudah memahami tentang apa itu ANBK, selanjutnya pahami cara verifikasi data ANBK bagi satuan pendidikan yang akan mengikutsertakan siswanya. Begini cara verifikasi data ANBK yang dijelaskan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud):

1. Cara verifikasi data ANBK adalah satuan pendidikan membuka laman anbk.kemdikbud.go.id atau klik di sini kemudian diisi menggunakan username dan password masing-masing satuan pendidikan.

2. Cara verifikasi data ANBK adalah lakukan verifikasi data peserta didik dan data kepala satuan pendidikan dengan membuka menu “Konfirmasi Data Peserta Didik” dan menu “Konfirmasi Kepsek dan Pendidik”. 

3. Cara verifikasi data ANBK adalah lakukan pelengkapan data AN, dengan mengunggah kekurangan data peserta didik sesuai dengan petunjuk yang tertera pada laman ANBK.

4. Cara verifikasi data ANBK adalah apabila kesulitan, nantinya tim pusat akan menghubungi satuan pendidikan yang mengalami kesulitan dalam mengunggah data respon peserta didik.

5. Cara verifikasi data ANBK adalah jangan lupa isi instrumen survei lingkungan belajar bagi kepala satuan pendidikan dan pendidik yang belum lengkap atau belum mengisi pada laman surveilingkunganbelajar.kemdikbud.go.id atau klik di sini.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS