Sukses

Pertama di Dunia, Pekerjaan Pengantar Pizza dengan Menyelam

Liputan6.com, Jakarta Pekerjaan mengantar makanan telah menjadi tren yang saat ini ditekuni di berbagai belahan dunia. Belum pasti kapan food delivery atau pengantar makanan pertama kali muncul. Umumnya jasa pengantar makanan melalui jalur darat. Seiring berkembangnya teknologi, kini ada pengantar makanan melalui udara dengan pesawat tanpa awak yang canggih.  

Lebih dari itu, sebuah terobosan unik datang dari seorang pria di Key Largo, Florida, Amerika Serikat. Alih-alih menjadi pengirim makanan melalui darat dan udara, dirinya lebih memilih mengirimkan makanan melalui bawah air. Benar saja, pria bernama Thane Milhoan ini menjadi pengantar makanan dengan menyelam pertama di dunia. 

Tempatnya bekerja juga berbeda, mengantarkan makanan seperti pizza menuju hotel bawah air. Sebuah pekerjaan yang unik, pria yang sebelumnya bekerja sebagai reporter olahraga sekolah menengah di Hawaii ini harus memastikan pizza yang diantar tidak terkena air. 

“Saya menikmati reaksi para pemesan ketika pizza mereka muncul dari bawah air, menambah pengalaman unik saat mereka menyewa hotel bawah air,” ujar Thane mengutip dari Metro,

(11/1/2022). Meskipun terlihat unik dan inspiratif, namun pengantar pizza dengan menyelam punya risiko tersendiri. Berikut Liputan6.com merangkum kisahnya dari berbagai sumber, (11/1/2022).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Box Kedap Udara

Sebagaimana makanan cepat saji lainnya, pizza membutuhkan kecepatan pengiriman untuk mempertahankan rasa dan teksturnya. Terlebih yang digunakan ialah jalur air yang membutuhkan cara khusus untuk melindungi pizza. Box kedap udara menjadi solusi bagi Thane untuk menjaga agar pizza tidak terkena air laut. 

“Tantangan selanjutnya adalah menjaga agar topping tidak jatuh, jadi kami menggunakan pemberat dan beberapa klip yang ditempatkan secara strategis untuk menjaga kotak tetap di dalam air,” ujar Thane. 

Meskipun penuh tantangan, pria 59 tahun terdampak pandemi Covid-19 ini tetap menikmatinya. Mengantarkan pizza kepada tamu di hotel bawah air Key Largo.

3 dari 4 halaman

Dinginnya Air Laut

Seperti pengantar makanan pada umumnya, proses pengantar makanan punya tantangan tersendiri. Begitu pula Thane saat mengantarkan pizza dengan menyelam di bawah laut. Tapi Thane menambahkan bahwa musim dingin menghadirkan beberapa masalah. Suhu air laut di musim dingin membuatnya merasa kedinginan. Terlebih cuaca yang cepat berubah mendung membuat di bawah air semakin cepat gelap. 

“Saat ini suhu air turun di 70-an Fahrenheit [sekitar 20°C] dan jadi agak dingin dan bisa menjadi gelap lebih awal sehingga bisa sedikit seperti menyelam di malam hari,” ujarnya

4 dari 4 halaman

Prospek Pengantar Pizza Bawah Air

Berbagai tantangan dan risiko, Thane sendiri berharap pekerjaan uniknya ini mampu menghasilkan Rp 285 ribu per jamnya. Terlebih lagi tip dari para tamu yang menginap di hotel bawah air. 

Thane tampaknya tidak terlalu optimis perihal jenjang karinya, sembari bercanda bahwa masa depan suram yang diantisipasi para ahli iklim mungkin menawarkan beberapa peluang yang tidak mungkin untuk bidang pekerjaannya.

“Anda tidak pernah tahu dengan naiknya permukaan laut di tempat-tempat Kiribati atau Maladewa atau saat orang mulai hidup di bawah air, pengantar pizza bawah laut mungkin menjadi sesuatu,” pungkasnya.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS