Liputan6.com, Jakarta - Cara mengolah Patikan Kebo menjadi solusi herbal yang kian diminati masyarakat Indonesia. Ini karena ketersediaannya yang melimpah di alam.
Tanaman yang sering dianggap gulma ini mengandung berbagai senyawa aktif seperti flavonoid dan polifenol. Senyawa tersebut dipercaya mampu mendukung kesehatan sistem pernapasan serta imunitas tubuh secara alami.
Proses pengolahan yang tepat sangat penting untuk memastikan zat aktif di dalamnya tetap terjaga dan memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan. Melalui pemahaman teknik pembersihan hingga durasi perebusan yang benar, tanaman ini dapat menjadi alternatif pengobatan mandiri yang aman.
Advertisement
Berikut Liputan6.com ulas lengkap pembahasannya, Rabu (7/1/2026).
Cara Mengolah Patikan Kebo
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5462960/original/008715300_1767595696-patikan_kebo__2_.jpg)
1. Merebus Bagian Seluruh Tanaman
Pembersihan tanaman dilakukan secara menyeluruh mulai dari akar hingga daun untuk menghilangkan residu tanah sebelum direbus dalam air mendidih.
Melansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Yankes Kemkes), perebusan tanaman herbal sebaiknya menggunakan wadah tanah liat atau kaca untuk menghindari reaksi kimia logam dengan zat aktif tanaman.
2. Ekstraksi Daun untuk Infusa
Daun patikan kebo yang telah dikeringkan dapat diseduh dengan air panas bersuhu sekitar 90 derajat Celcius untuk mendapatkan konsentrasi antioksidan yang optimal.
Melansir dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) melalui buku saku obat tradisional, teknik infusa ini bertujuan untuk mengekstraksi komponen aktif tanpa merusak struktur kimia akibat panas yang berlebihan.
3. Pembuatan Pasta Daun Segar
Daun segar dicuci bersih kemudian ditumbuk halus hingga membentuk konsistensi pasta untuk ditempelkan pada area kulit yang mengalami peradangan.
Melansir dari Litbang Pertanian, aplikasi topikal ini memanfaatkan sifat antibakteri alami yang terkandung dalam getah serta jaringan daun patikan kebo.
4. Pemanfaatan Getah Batang
Batang tanaman dipatahkan secara perlahan untuk mengambil eksudat atau getah putih yang kemudian dioleskan langsung pada bagian kutil atau luka ringan.
Melansir dari publikasi Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional (BRIN), penggunaan getah secara langsung harus dilakukan dengan hati-hati guna menghindari risiko iritasi pada jenis kulit yang sangat sensitif.
Advertisement
Manfaat Patikan Kebo untuk Kesehatan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3503819/original/790400_1625653230-heart-attack-concept-asian-woman-is-unable-work-today-so-tired-she-is-sick-serious-acute-high-heart-rate-attack-bed-young-woman-pajamas-having-heart-attack-her-bedroom_1150-44707.jpg)
1. Meredakan Gejala Asma
Kandungan dalam patikan kebo berperan sebagai bronkodilator yang membantu merelaksasi saluran pernapasan sehingga napas menjadi lebih lega. Melansir dari Kementerian Kesehatan RI, tanaman ini telah lama digunakan secara tradisional dalam ramuan khusus untuk meringankan sesak napas.
2. Mengobati Batuk Berdahak
Sifat ekspektoran alami pada daunnya membantu mengencerkan lendir di tenggorokan agar lebih mudah dikeluarkan saat batuk. Melansir dari Litbangkes, penggunaan rutin air rebusan patikan kebo efektif mempercepat pemulihan radang tenggorokan.
3. Mengatasi Diare
Zat tanin di dalamnya berfungsi sebagai astringen yang dapat mengecilkan pori-pori usus dan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab diare. Melansir dari data BPOM, ekstrak patikan kebo sering menjadi komponen dalam jamu tradisional untuk gangguan pencernaan.
4. Mempercepat Penyembuhan Luka
Sifat antimikroba pada getahnya membantu mencegah infeksi sekunder pada luka terbuka di permukaan kulit. Melansir dari Portal Informasi Indonesia, tanaman ini menjadi pertolongan pertama bagi masyarakat agraris dalam menangani luka sayat ringan.
5. Meningkatkan Sistem Imun
Senyawa flavonoid dalam patikan kebo bekerja sebagai imunomodulator yang memperkuat respon kekebalan tubuh terhadap serangan virus. Melansir dari Jurnal Fitofarmaka BRIN, konsumsi sesuai dosis dapat menjaga stamina tubuh tetap optimal.
6. Meredakan Gejala Eksim
Aplikasi pasta daun patikan kebo membantu mengurangi rasa gatal dan kemerahan akibat peradangan kronis pada kulit. Melansir dari Dinas Kesehatan, kandungan anti-inflamasi di dalamnya sangat membantu dalam menenangkan iritasi kulit luar.
7. Menurunkan Demam
Sifat antipiretik yang terkandung di seluruh bagian tanaman mampu membantu menstabilkan suhu tubuh saat mengalami infeksi ringan. Melansir dari Kementerian Pertanian, air rebusan tanaman ini sering digunakan sebagai kompres maupun minuman penurun panas.
8. Mengatasi Masalah Mata Merah
Penggunaan air saringan rebusan yang sangat steril dapat membantu membersihkan mata dari kotoran dan bakteri penyebab iritasi ringan. Melansir dari arsip Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, praktik ini harus dilakukan dengan standar kebersihan yang sangat tinggi.
9. Menghilangkan Kutil
Getah putih yang bersifat korosif ringan secara bertahap dapat mengikis lapisan kulit mati pada kutil hingga bersih. Melansir dari Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian, metode ini merupakan cara tradisional yang paling populer di pedesaan.
10. Mengobati Sariawan
Air rebusan dapat digunakan sebagai obat kumur untuk meredakan nyeri dan mempercepat regenerasi jaringan mulut yang luka. Melansir dari Yankes Kemkes, efek antibakterinya mencegah sariawan bertambah parah akibat sisa makanan.
11. Melancarkan Saluran Urin
Patikan kebo memiliki sifat diuretik ringan yang membantu proses pembuangan zat sisa melalui air seni secara lebih lancar. Melansir dari BPOM, pemanfaatan ini sering dikombinasikan dengan tanaman kumis kucing dalam ramuan herbal.
12. Mengatasi Gangguan Lambung
Kandungan kimianya mampu membantu menyeimbangkan asam lambung sehingga mencegah rasa perih pada penderita maag. Melansir dari Litbang Pertanian, ekstrak tanaman ini memberikan efek perlindungan pada dinding mukosa lambung.
13. Membantu Penanganan Malaria
Meskipun bukan obat utama, senyawa tertentu di dalamnya secara empiris digunakan untuk membantu meredakan gejala menggigil akibat malaria. Melansir dari Kementerian Kesehatan, penelitian terus dilakukan untuk melihat potensi tanaman ini dalam terapi suportif penyakit tropis.
FAQ
Bagaimana cara mengolah Patikan Kebo untuk asma?
Rebus 20 gram tanaman segar dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas, lalu minum rutin 2 kali sehari.
Bolehkah getah Patikan Kebo terkena mata?
Tidak disarankan secara langsung karena dapat menyebabkan iritasi hebat; gunakan hanya air rebusan yang sudah disaring sangat bersih.
Berapa dosis aman minum rebusan Patikan Kebo?
Dosis yang dianjurkan adalah setengah gelas sekali minum, maksimal dua kali dalam satu hari.
Apakah wanita hamil boleh mengonsumsi Patikan Kebo?
Sangat tidak disarankan bagi wanita hamil karena dapat memicu kontraksi rahim atau gangguan janin.
Bagian mana yang paling berkhasiat dari Patikan Kebo?
Seluruh bagian mulai dari akar, batang, hingga daun dapat digunakan sesuai dengan jenis keluhan kesehatan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304320/original/074308900_1784712554-cek_fakta_lowongan_SKK_Migas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2365270/original/068589700_1537681835-20180923-Pawai-Kampanye-Damai-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304429/original/014311000_1784714561-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)