6 Penyebab Anyang-anyangan Berkepanjangan yang Perlu Kamu Tahu

Anyang-anyangan dapat membaik dengan istirahat dan konsumsi cairan yang cukup, tapi pada kondisi tertentu, keluhan dapat berlangsung lama atau berulang, ini enam penyebabnya.

Diterbitkan 29 Desember 2025, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Anyang-anyangan adalah peningkatan intensitas berkemih disertai rasa tidak tuntas, nyeri, atau perih saat buang air kecil (BAK). Pada sebagian kasus, anyang-anyangan dapat membaik dengan istirahat dan konsumsi cairan yang cukup. Namun, pada kondisi tertentu, keluhan dapat berlangsung lama atau berulang.

Berikut enam kondisi medis yang jadi penyebab anyang-anyangan berkepanjangan menurut dokter spesialis bedah urologi dari RS EMC Pekayon, Dwiki Haryo Indrawan:

Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi bakteri pada saluran kemih yang menyebabkan sering buang air kecil disertai rasa perih atau nyeri.

Batu Saluran Kemih

Batu saluran kemih atau batu kandung kemih adalah endapan mineral yang mengiritasi saluran kemih sehingga menimbulkan anyang-anyangan dan nyeri saat berkemih.

Pembesaran Prostat

Pembesaran prostat yang menekan saluran kemih dan menyebabkan urine sulit keluar serta terasa tidak tuntas.

Iritasi Kandung Kemih

Peradangan kandung kemih akibat iritan seperti kafein atau makanan pedas yang memicu sering buang air kecil.

Gangguan Fungsi Kandung Kemih

Gangguan fungsi kandung kemih dapat berupa kelainan otot atau saraf kandung kemih yang menyebabkan dorongan buang air kecil berulang.

Penyakit Menular Seksual

Infeksi menular seksual menyebabkan peradangan saluran kemih dan menimbulkan rasa perih saat berkemih.

"Tanpa pemeriksaan yang tepat, sulit menentukan penyebab pasti hanya berdasarkan gejala," kata Dwiki, mengutip laman EMC, Senin (29/12/2025). 

Tanda Anyang-anyangan Butuh Pemeriksaan Dokter

Menunda pemeriksaan saat anyang-anyangan tidak kunjung sembuh dapat meningkatkan risiko infeksi menyebar ke ginjal atau menyebabkan gangguan fungsi kandung kemih. Penanganan sejak dini akan mempercepat pemulihan dan mencegah keluhan berulang.

Segera konsultasikan ke dokter spesialis urologi jika anyang-anyangan terus berlanjut disertai:

  • Keluhan tidak membaik lebih dari 2–3 hari
  • Nyeri hebat saat buang air kecil
  • Urine keruh, berbau tajam, atau bercampur darah
  • Demam atau nyeri pinggang
  • Sering kambuh meskipun sudah minum obat
  • Gangguan buang air kecil pada pria usia di atas 50 tahun.

"Pemeriksaan dini dapat mencegah komplikasi yang lebih serius," ujar Dwiki.

Cara Jaga Kesehatan Saluran Kemih

Untuk membantu menjaga kesehatan saluran kemih, lakukan langkah sederhana seperti:

  • Minum air putih yang cukup setiap hari
  • Tidak menahan buang air kecil
  • Menjaga kebersihan area genital
  • Menghindari konsumsi minuman yang dapat mengiritasi kandung kemih
  • Jika keluhan tetap muncul, konsultasi medis adalah langkah terbaik.

Anyang-anyangan yang tidak kunjung sembuh bukanlah kondisi sepele. Pemeriksaan oleh dokter spesialis urologi sangat penting untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan yang tepat.

“Jangan ragu untuk memeriksakan diri demi menjaga kesehatan saluran kemih dan kualitas hidup Anda,” kata Dwiki.