Liburan Bikin Lelah dan Stres? Kenali Holiday Burnout dan Cara Mengatasinya

Liburan Natal dan Tahun Baru tak selalu menyenangkan. Kenali holiday burnout, penyebab, dan cara menjaga kesehatan mental.

OlehMasni
Diterbitkan 25 Desember 2025, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Liburan Natal dan Tahun Baru identik dengan momen bahagia bersama keluarga. Namun, bagi sebagian orang, masa liburan justru memicu kelelahan fisik dan mental, stres, hingga kecemasan berlebih. Kondisi ini dikenal sebagai holiday burnout atau kelelahan akibat liburan.

Fenomena tersebut bukan hal baru. Kesibukan berbelanja hadiah, menghadiri berbagai acara, tekanan finansial, hingga dinamika keluarga seringkali membuat tubuh dan pikiran kehabisan energi. Belum lagi risiko penyakit musiman yang ikut mengintai di akhir tahun.

Profesor kebijakan dan manajemen kesehatan dari Universitas George Washington, Leana Wen, menjelaskan, menjaga kesehatan mental dan fisik selama liburan membutuhkan kesadaran dan strategi yang tepat dilansir dari  CNN pada Rabu, 24 Desember 2025.

Menurut Wen, ada tiga faktor utama yang kerap memicu kelelahan ekstrem selama musim liburan.

Pertama, beban logistik dan finansial. Mengatur perjalanan, menyiapkan makanan, hingga mengurus anak selama libur sekolah membutuhkan energi ekstra. Tekanan biaya untuk membeli hadiah dan menjamu tamu juga sering membebani keuangan.

Kedua, ketegangan dalam hubungan keluarga. Tidak semua pertemuan keluarga berjalan lancar. Bagi sebagian orang, bertemu kerabat dengan riwayat konflik atau trauma masa lalu justru memicu kecemasan emosional.

Ketiga, kesehatan mental yang terabaikan. Liburan dapat memperburuk kondisi depresi atau kecemasan yang sudah ada. Rasa kehilangan orang terkasih pun sering terasa lebih kuat saat momen perayaan.

Kenali Penyebab Kelelahan

Wen menyarankan agar seseorang berhenti sejenak dan mengenali sumber kelelahan yang dirasakan. Pertanyaan sederhana seperti “Apakah saya kurang tidur?” atau “Apakah saya kurang terpapar sinar matahari?”  hal itu bisa membantu.

Kurangnya cahaya matahari, misalnya, dapat memicu Seasonal Affective Disorder (SAD), kondisi yang membuat seseorang mudah lelah dan murung. 

Jika kelelahan tak kunjung membaik meski sudah beristirahat, konsultasi ke dokter sangat dianjurkan.

Beberapa kondisi medis seperti anemia atau hipotiroidisme juga bisa menjadi penyebab kelelahan kronis dan memerlukan penanganan khusus.

Cara Memulihkan Energi Selama Liburan

Untuk menjaga tubuh dan pikiran tetap sehat, Wen membagikan sejumlah langkah sederhana yang bisa dilakukan:

1. Menghabiskan waktu di ruang terbuka hijau 

Mendatangkan taman kota menjadi salah satu cara efektif. Tidak perlu pergi jauh, berjalan santai di taman sudah terbukti dapat menurunkan kecemasan, memperbaiki suasana hati, dan menstabilkan tekanan darah.

2. Aktif Bergerak  dan Tidur yang Cukup

Olahraga ringan, baik di dalam maupun luar ruangan, membantu tubuh melepaskan endorfin yang meningkatkan rasa bahagia. Tidur berkualitas berperan besar dalam memulihkan energi tubuh.

3. Mengatur Waktu untuk Diri Sendiri

Memberikan waktu untuk sendiri tidak kalah penting. Riset pada 2024 menunjukkan hampir separuh orang merasa kekurangan waktu pribadi selama liburan. 

Tidak perlu merasa bersalah untuk mengambil jeda dari keramaian jika merasa kewalahan. Sebaliknya, bagi yang merasa kesepian, kegiatan sukarela atau berkumpul dengan teman dekat bisa menjadi solusi.

4. Mengelola Ekspetasi dan Prioritas

Wen juga menekankan pentingnya mengelola ekspektasi dan prioritas. Tidak semua hal harus dilakukan sendiri. Jika persiapan liburan terasa terlalu berat, buat daftar prioritas dan jangan ragu meminta bantuan.

5. Melampiaskan ke Alkohol 

Wen mengingatkan agar tidak melampiaskan stres pada alkohol atau zat adiktif lainnya. Cara ini hanya memberi kelegaan sementara dan berisiko memperburuk depresi serta kecemasan dalam jangka panjang.

Liburan seharusnya menjadi waktu untuk memulihkan diri. Dengan mengenali batas kemampuan dan merawat kesehatan mental, momen akhir tahun dapat dinikmati dengan lebih tenang dan bermakna.

 

  • liputan6
    Perayaan Natal adalah momen penting yang merangkum sejarah panjang, makna spiritual mendalam, dan beragam tradisi unik di seluruh dunia, berpusat pada kelahiran Yesus Kristus.
    Natal
  • liputan6
    Perayaan Tahun Baru adalah momen global yang ditandai dengan berbagai tradisi dan kebiasaan unik di seluruh dunia, seringkali melibatkan refleksi, harapan baru, dan kebersamaan.
    Tahun Baru
  • Hari Natal
  • Natal 2025
  • Liburan
  • kelelahan