Liputan6.com, Jakarta - Hipertensi paru menjadi salah satu komplikasi serius yang dapat muncul setelah persalinan. Kondisi ini berkaitan dengan perubahan fisiologis tubuh ibu, terutama meningkatnya kecenderungan darah menggumpal pascamelahirkan.
Pada beberapa kasus, gumpalan kecil dapat bergerak menuju paru-paru dan menyumbat pembuluh darah, sehingga memicu lonjakan tekanan di arteri pulmonal.
“Setelah persalinan, tingkat kegumpalan darah meningkat. Gumpalan ini bisa mental ke pembuluh darah paru dan menyumbat, sehingga memicu hipertensi paru,” ujar Wakil Ketua Hipertensi Paru Indonesia (INA-PH), dokter Hary Sakti Muliawan, Ph.D., Sp.JP, Subsp. P.R.Kv(K).
Advertisement
Fase hiperkoagulasi merupakan mekanisme alami tubuh tapi tetap dapat menimbulkan risiko. Hary menambahkan, perubahan imun dan hormon yang muncul saat atau setelah kehamilan juga ikut berperan. Karena itu, ia menekankan pentingnya deteksi dini serta pemantauan pada ibu dengan faktor risiko.
Bagaimana Gumpalan Darah Setelah Persalinan Bisa Picu Hipertensi Paru?
Setelah melahirkan, tubuh ibu berada dalam fase yang membuat darah lebih mudah menggumpal. Pada sebagian perempuan, kondisi ini dapat menjadi masalah ketika gumpalan kecil bergerak menuju paru-paru. Jika gumpalan tersangkut di pembuluh darah paru, aliran darah terhambat dan tekanan di arteri pulmonal meningkat.
Inilah yang kemudian menjadi titik awal munculnya hipertensi paru pascapersalinan. Tekanan yang terus naik memaksa jantung kanan bekerja lebih keras. Bila tidak terdeteksi, kondisi ini berpotensi mengganggu fungsi jantung.
Hary mengatakan bahwa kasus seperti ini kerap luput dikenali. Banyak ibu hanya merasakan napas pendek atau cepat lelah keluhan yang dianggap wajar setelah melahirkan. Padahal penyumbatan kecil di pembuluh darah paru dapat berkembang menjadi tekanan yang semakin berat tanpa pemeriksaan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5207056/original/035675500_1746180241-anxious-woman-sitting-bed-full-shot_23-2149450363.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)