Liputan6.com, Jakarta - Baby blues adalah gangguan suasana hati ringan yang sering dialami ibu setelah melahirkan. Kondisi ini muncul akibat perubahan hormon pasca persalinan, yang menyebabkan perasaan cemas, mudah menangis, dan gelisah.
Biasanya, gejala baby blues muncul beberapa hari setelah melahirkan dan akan membaik dalam waktu dua minggu ketika kadar hormon mulai stabil. Diperkirakan hingga 85 persen ibu mengalami baby blues setelah melahirkan.
"Tidak ada ibu yang selalu bahagia setiap waktu," kata Liisa Hantsoo, Ph.D., dari Johns Hopkins Center for Women's Reproductive Mental Health.
Advertisement
Meski tergolong ringan dan sementara, baby blues perlu diperhatikan agar tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius, seperti dikutip dari Johns Hopkins pada Minggu, 9 November 2025.
Jika gejala berlangsung lebih dari dua minggu, bisa jadi ibu mengalami depresi pasca persalinan (postpartum depression) yang membutuhkan penanganan medis.
Depresi pasca persalinan memiliki gejala lebih berat, seperti kesedihan mendalam, kecemasan, mudah marah, gangguan tidur, hingga munculnya pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau bayi.
Hantsoo menambahkan bahwa ibu dengan riwayat depresi atau gangguan kecemasan sebelum melahirkan berisiko lebih tinggi mengalaminya.
Tanda-Tanda Depresi pada Ibu yang Baru Melahirkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5181437/original/012885100_1743979793-6c94bc67-c3c8-4107-9b85-6bd83668be8e.jpg)
Hantsoo menjelaskan bahwa depresi tidak selalu ditandai dengan kesedihan. "Banyak ibu justru mengalami kecemasan dan mudah tersinggung akibat kurang tidur," katanya.
Tanpa penanganan yang tepat, gejala ini dapat bertahan berbulan-bulan, bahkan hingga tiga tahun setelah melahirkan. Karena itu, diagnosis dan terapi dini sangat penting dilakukan.
Selain itu, ada kondisi langka bernama postpartum psychosis, yang terjadi pada sekitar 0,1 persen ibu baru. Gejalanya meliputi kebingungan, halusinasi, perilaku tidak teratur, hingga perubahan kesadaran.
Hantsoo menegaskan bahwa postpartum psychosis adalah kegawatdaruratan psikiatri yang memerlukan penanganan segera karena berisiko tinggi menyebabkan bunuh diri atau mencederai bayi.
Kabar baiknya, gangguan suasana hati pasca melahirkan bisa diobati dan bukan hal yang memalukan untuk mencari bantuan. Penelitian menunjukkan hingga 98 persen pasien postpartum psychosis dapat pulih sepenuhnya dengan pengobatan yang tepat.
Terapi umumnya mencakup antidepresan yang aman untuk ibu menyusui, serta obat penstabil suasana hati dan antipsikotik bila diperlukan.
Advertisement
Penyeimbang Suasana Hati Ibu Baru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5355458/original/017275400_1758336145-gambar_bayi_dari_prompt_gemini_7.jpg)
Salah satu terobosan terbaru dalam pengobatan adalah brexanolone, terapi infus yang disetujui FDA sejak 2019. Obat ini merupakan bentuk sintetis metabolit progesteron yang membantu menyeimbangkan suasana hati setelah penurunan hormon pasca persalinan.
Meski efektif, penggunaannya harus diawasi ketat di fasilitas kesehatan karena dapat menimbulkan efek samping berupa kehilangan kesadaran mendadak.
Pencegahan juga penting dilakukan. Tidur yang cukup, dukungan pasangan, dan penanganan dini bagi ibu dengan riwayat depresi dapat membantu menurunkan risiko.
Hantsoo menyarankan ibu yang berisiko tinggi berdiskusi dengan tenaga medis sejak awal kehamilan untuk menyusun rencana tidur dan dukungan mental. "Stigma terhadap gangguan mental harus dihapuskan, terutama bagi ibu baru," pungkas Hantsoo.Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4563737/original/046668800_1693891423-20230905085321__fpdl.in__close-up-tired-mom-taking-care-newborn-baby_23-2149125064_normal.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493197/original/088462500_1770197234-WhatsApp_Image_2026-02-04_at_16.12.27.jpeg)