Sering Main HP Saat BAB, Risiko Ambeien Meningkat Nyaris 50 Persen

Kebiasaan membawa HP ke kamar mandi bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Studi terbaru menunjukkan risiko ambeien meningkat hampir setengah kali lipat pada orang yang sering bermain HP saat di toilet.

Diterbitkan 11 September 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Bagi Anda yang kerap bermain HP saat bermain di kamar mandi mesti pikir ulang. Terlalu lama duduk di toilet bisa meningkatkan risiko ambeien atau wasir. 

Peneliti dari Beth Israel Deaconess Medical Center di Boston, Amerika Serikat melakukan studi melibatkan 125 orang dewasa yang dijadwalkan menjalani kolonoskopi. Para peneliti mencari tahu kebiasaan toilet, pola makan, olahraga, dan penggunaan ponsel mereka.

Hasilnya, setelah disesuaikan dengan faktor usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, dan kebiasaan mengejan, penggunaan ponsel terbukti meningkatkan risiko ambein hingga 46 persen.

Sebanyak dua dari tiga partisipan mengaku rutin membawa ponsel ke toilet. Mereka yang menggunakan ponsel saat buang air besar juga lebih banyak menghabiskan waktu di toilet, dengan 37 persen di antaranya duduk lebih dari lima menit per kunjungan, dibanding hanya 7 persen pada kelompok non-pengguna ponsel.

“Kami tidak bisa membutikan hubungan sebab-akibat, tapi saya menduga duduk terlalu lama di toilet tanpa penopang lantai panggul bisa melemahkan jaringan penyangga anus,” kata dokter Trisha Pasricha, penulis utama studi tersebut seperti dilansir Everyday Health.

Selain itu, aplikasi ponsel yang disedesain untuk membuat kita terus terpaku. Video akan otomatis berjalan, algoritma pun menyajikan konten yang sulit kita abaikan.

 

Risiko Kesehatan Menggunakan Ponsel di Toilet

Studi ini memberikan bukti ilmiah pertama tentang dampak handphone terhadap kebiasaan buang air besar. Pasricha mengungkapkan bahwa fenomena ini mencerminkan perubahan gaya hidup masyarakat modern.

“Kebiasaan membawa ponsel ke kamar mandi tampaknya sudah menjadi budaya, terutama di kalangan generasi muda,” ujarnya.

Data penelitian menunjukkan bahwa pengguna ponsel di toilet rata-rata berusia 55 tahun, lebih muda dibanding kelompok yang tidak membawa ponsel, dengan rata-rata usia 62 tahun. Peneliti juga mencatat, jenis aktivitas yang paling banyak dilakukan di toilet adalah membaca berita dan menggunakan media sosial.

“Faktor waktu duduk di toilet tampaknya lebih penting daripada kebiasaan mengejan atau sembelit,” kata Parischa.

Temuan ini menjadi pengingat bahwa penggunaan teknologi dapat berdampak langsung pada kesehatan, bahkan dalam aktivitas sehari-hari yang terlihat sepele.

Jenis dan Tingkat Keparahan Ambeien

Ambeien adalah kondisi pembengkakan pembuluh darah di anus dan rectum yang bisa terjadi secara internal maupun eksternal.

“Semua orang sebenarnya memiliki pembuluh darah ini sejak lahir, tapi tidak semua menimbulkan gejala,” jelas Pasricha.

Data medis menunjukkan bahwa satu dari 20 orang mengalami ambeien yang menganggu dan angka ini meningkat drastis pada usia di atas 50 tahun.

Jenis ambeien bervariasi, diantaranya:

  • ambeien internal biasanya tidak menimbulkan gejala
  • ambeien eksternal menyebabkan nyeri dan gatal
  • ambeien prolaps dapat keluar dari anus dan menimbulkan pendarahan.
  • ambeien trombosis yang terjadi saat ada gumpalan darah di pembuluh vena luar anus.

“Tidak semua benjolan adalan ambeien. Dokter dapat memastikan diagnosis dengan pemeriksaan fisik atau anoskop,” ujarnya.

Cara Mengatasi dan Mencegah Ambeien

Sebagian besar kasus ambeien dapat membaik dengan perubahan gaya hidup dan perawatan sederhana di rumah.

“Perbanyak serat adalah langkah awal yang penting,” kata Parischa.

Konsumsi serat sekitar 14 gram per 1.000 kalori dapat membantu melunakkan tinja dan mengurangi tekanan saat buang air besar. Selain itu, salep anti-gatal, obat Pereda nyeri, dan merendam anus dalam air hangat selama 10-15 menit beberapa kali sehari dapat membantu meredakan gejala.

Dalam kasus yang lebih parah, dokter mungkin menyarankan prosedur invasif minimal untuk memutus suplai darah ke pembuluh yang membengkak.

Pasricha juga menjelaskan pentingnya mengubah kebiasaan duduk lama di toilet.

“Sama seperti kita disarankan menjauhkan ponsel dari meja makan dan tempat tidur, kamar mandi pun sebaiknya menjadi ruang bebas ponsel,” katanya.