RS Rujukan untuk Korban Demo di Jakarta, dari RSPAD hingga RS Pelni

Kepala Dinkes DKI Jakarta mengatakan korban demo yang membutuhkan perawatan lanjutan bisa dirujuk di beberapa RS yang ada di wilayah DKI Jakarta. Berikut beberapa diantaranya RS yang jadi rujukan bagi korban demonstrasi.

Diterbitkan 01 September 2025, 11:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan bahwa warga yang mengalami masalah kesehatan yang membutuhkan perawatan lanjutan akibat demonstrasi bakal dirujuk ke puskesmas terdekat.

Namun, pasien yang membutuhkan perawatan lebih lanjut bakal dirujuk ke berbagai rumah sakit yang terdekat. RS tersebut tersebar di beberapa titik di lima wilayah Jakarta dalam keterangan tertulis Pemprov DKI, Senin, 1 September 2025.

Berikut beberapa diantaranya RS rujukan untuk korban demo di kawasan DKI Jakarta:

  • RS Hermina Kemayoran
  • RS Kramat 128
  • RSAL Mintohardjo
  • RSPAD Gatot Soebroto
  • RS POLRI
  • RSUD Koja
  • RSUD Budhi Asih
  • RS Pelni,
  • RS Pusat Pertamina.

Siagakan 24 Ambulans dan Petugas Kesehatan

Ani mengungkapkan untuk memastikan penanganan cepat bila ada masalah kesehatan dari demonstrasi, Dinkes DKI telah menerjunkan tim. Ada tenaga kesehatan yang terdiri dari 7 dokter, 59 perawat, dan 7 pengemudi ambulans.

24 ambulans juga disiagakan. Ambulans ditempatkan di titik-titik strategis seperti Senen, Kwitang/Mako Brimob, Tugu Tani, Otista, Pos RSPAD, Pos Karanganyar, Pos Green Pramuka City, Pos Hermina Kemayoran, Pos Islam Cempaka Putih, Halte Petamburan, Slipi, DPR/MPR, Tanjung Priok, GBK (Pintu 10), Polres Jakarta Utara, dan Flyover Slipi.

 

Petugas Kesehatan Bertugas Diminta Pakai APD

Ani juga telah meminta kepada petugas kesehatan yang bertugas untuk tetap memperhatikan keamanan diri termasuk memakai alat pelindung diri saat bertugas.

"Seluruh petugas kesehatan kami imbau agar tetap memperhatikan keamanan diri dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti helm dan kacamata pelindung," kata Ani.

469 Orang Dirawat Imbas Demo di Jakarta

Ani melaporkan, hingga Minggu, 31 Agustus 2025 pukul 07.00 WIB, tercatat sebanyak 469 orang telah mendapat pelayanan kesehatan akibat demonstrasi Jakarta. Rincian yakni 371 pasien rawat jalan, 97 pasien rawat inap, dan 1 orang meninggal dunia.

"Jenis keluhan kesehatan yang paling banyak ditangani antara lain konjungtivitis (198 kasus), luka terbuka atau vulnus (90 kasus), sesak napas atau dyspnea (42 kasus), serta sejumlah trauma fisik, patah tulang, cedera kepala, dan keluhan medis lainnya," imbuhnya.