Usai Olahraga Jangan Langsung Nongkrong, Ganti Baju agar Masalah Ini Tak Mengintai

Tubuh akan menghasilkan keringat yang berlimpah. Bila tak langsung ganti baju usai berolahraga maka bisa menimbulkan masalah kulit.

Diterbitkan 12 Agustus 2025, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Padel, lari, jalan kaki, tenis dan olahraga lain sedang tren di masyarakat Indonesia. Di tengah tren hidup sehat ini dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika Frieda mengingatkan untuk segera mengganti baju usai berolahraga.

"Ganti baju atau kalau bisa mandi, jangan nongkrong dulu karena kondisi yang lembap (pada baju basah keringat) itu bisa mencetuskan masalah kulit," tutur Frieda dalam acara bersama Halodoc pekan lalu di Jakarta.

Lebih lanjut, Frieda menjelaskan bahwa saat berolahraga, tubuh akan menghasilkan keringat yang berlimpah. Di dalam keringat mengandung bakteri banyak bakteri.

Itu sebabnya usai berolahraga disarankan untuk mengganti baju atau mandi. Bila tidak mengganti baju usai berolahraga jangan heran bila muncul masalah di area dada dan punggung.

Masalah kulit yang rentan muncul adalah rasa gatal namun bisa juga mengalami fungal acne, yakni jerawat yang muncul akibat infeksi jamur.

Mengutip WebMD, fungal acne disebabkan oleh jamur bernama Malassezia yang masuk ke folikel rambut karena rusak atau tersumbat. Pada jerawat biasa, folikel rambut tersumbat oleh sel kulit mati, minyak, dan bakteri.

Tips Jaga agar Kulit Sehat

Di kesempatan itu, Frieda menambahkan ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga agar kulit sehat yang merupakan fondasi utama untuk menjaga kulit agar tetap sehat dan kuat sepanjang waktu yakni:

  • Nutrisi seimbang: Untuk menutrisi sel dan memperbaiki skin barrier.
  • Hidrasi cukup: Untuk menjaga kelembapan kulit dari dalam.
  • Tidur cukup: Minimal 6 jam setiap malam penting untuk regenerasi sel kulit.
  • Manajemen stres: Untuk mengontrol hormon penyebab jerawat.
  • Olahraga teratur: Untuk melancarkan sirkulasi darah dan suplai oksigen ke kulit.

Konsultasi Seputar Kulit di Halodoc Meningkat

Di kesempatan itu, Ignasius Hasim, VP Consultation & Diagnostics Halodoc mengatakan bahwa makin banyak yang melakukan konsultasi seputar kesehatan kulit di aplikasi kesehatan itu. 

"Data Halodoc menunjukkan peningkatan konsultasi kesehatan kulit sebanyak hampir 10% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024. Keluhan kesehatan kulit seperti jerawat, dermatitis dan pigmentasi menjadi keluhan terbanyak selama periode tersebut," kata Igna.

Lebih lanjut, Igna menjelaskan mayoritas konsumen yang berkonsultasi seputar kulit adalah peremppuan dengan usia 20-an tahun. Ada juga yang usia pubertas seperti remaja juga mulai berkonsultasi di Halodoc mengenai masalah kulit seperti jerawat.

"Usia teenager itu juga mulau konsultasi ya seputar kulit, karena hanya dengan lewat hape ya jadi bisa bertanya dengan dokter mengenai masalah kesehatan kulit yang dialami," kata Igna.

Â