Liputan6.com, Jakarta - Mengompol pada lansia menjadi masalah yang cukup umum. Namun, sering kali tidak mendapat perhatian serius.Â
Kondisi ini tidak hanya mengganggu kualitas tidur, tetapi juga menimbulkan rasa malu dan menurunkan kualitas hidup lansia.Â
Salah satu faktor yang bisa memicu mengompol di malam hari adalah konsumsi minuman dan makanan tertentu yang harus diwaspadai.Â
Advertisement
Menurut dr. Ika Fitriana, SpPD-KGer, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Geriatri dari RS Hermina Bekasi, pola makan dan minuman berperan penting dalam mengendalikan frekuensi berkemih pada lansia.Â
"Beberapa jenis minuman dan makanan ternyata bisa memperparah kondisi mengompol, terutama saat dikonsumsi menjelang tidur," kata dr. Ika.Â
Minuman yang mengandung kafein dan bersifat diuretik adalah penyebab utama lansia sering terbangun di malam hari karena ingin buang air kecil.Â
Minuman dan Makanan yang Perlu Dihindari Lansia Agar Tidak Mudah NgompolÂ
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/4951271/original/044865800_1727135480-WhatsApp_Image_2024-09-24_at_06.22.06.jpeg)
Berikut daftar minuman yang harus dihindari atau dibatasi terutama pada malam hari:
- Kopi: Kopi mengandung kafein yang merangsang ginjal untuk menghasilkan lebih banyak urine. Akibatnya, lansia yang minum kopi di sore atau malam hari akan lebih sering berkemih hingga berisiko mengompol.
- Teh Hitam dan Teh Hijau: Meski dianggap sehat, kandungan kafein pada teh tetap bisa meningkatkan frekuensi buang air kecil jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, terutama mendekati waktu tidur.
- Minuman Bersoda: Kandungan kafein dan asam pada minuman bersoda juga memicu iritasi kandung kemih dan meningkatkan kebutuhan berkemih, sehingga risiko mengompol meningkat.
- Minuman Berenergi dan Cokelat: Minuman berenergi dan cokelat tinggi kafein dapat menyebabkan efek diuretik, mempercepat keluarnya urine, dan meningkatkan risiko inkontinensia urine.
"Minuman berkafein dan asam ini sebaiknya dihindari oleh lansia yang sudah menunjukkan gejala mengompol, terutama jika diminum menjelang malam hari," ujar dr. Ika.
Selain minuman, beberapa jenis makanan juga bisa memengaruhi kesehatan kandung kemih dan meningkatkan frekuensi berkemih:
- Makanan Asam dan Pedas: Makanan yang asam dan pedas dapat mengiritasi kandung kemih dan menyebabkan sensasi ingin buang air kecil lebih sering.
- Makanan Mengandung Garam Tinggi: Konsumsi garam berlebih menyebabkan tubuh menahan cairan dan memicu produksi urine berlebih pada malam hari.
- Makanan dan Minuman Tinggi Gula: Tingginya kadar gula dalam tubuh dapat memperburuk kondisi diabetes, yang merupakan salah satu faktor risiko utama inkontinensia urine pada lansia.
Advertisement
Tips Mengurangi Risiko Mengompol dengan Pola Makan dan Minum
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/4938792/original/056279500_1725687879-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_00.24.23__1_.jpeg)
Untuk mengurangi risiko mengompol, dr. Ika menyarankan beberapa langkah mudah yang bisa dilakukan keluarga maupun lansia sendiri:Â
- Batasi konsumsi minuman berkafein dan bersoda terutama setelah pukul 16.00 sore.
- Pilih minuman yang tidak mengiritasi kandung kemih, seperti air putih atau jus buah alami tanpa asam berlebih.
- Perhatikan porsi dan jenis makanan yang dikonsumsi, hindari makanan pedas, asam, dan tinggi garam di malam hari.
- Pastikan lansia rutin beraktivitas fisik dan melakukan latihan penguatan otot panggul.
- Jika lansia menggunakan popok, ganti secara rutin dan jaga kebersihan untuk mencegah infeksi.
"Mengontrol pola makan dan minum bisa membantu mengurangi frekuensi mengompol dan meningkatkan kualitas hidup lansia," kata dr. Ika.
Jangan Abaikan Gejala Lain yang Menyertai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4914496/original/045721600_1723296755-fotor-ai-20240810202747.jpg)
Mengompol bisa jadi pertanda masalah kesehatan yang lebih serius seperti diabetes, penyakit jantung, atau gangguan kognitif seperti demensia.
Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan medis jika gejala mengompol sudah sering terjadi.
"Seringkali lansia malu membicarakan masalah ini, tapi keluarga harus peka dan mendukung agar penanganan bisa segera dilakukan," tambah dr. Ika.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471300/original/019987800_1768283249-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-13T124627.766.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/262/original/004103300_1521089203-WhatsApp_Image_2018-03-15_at_12.45.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4914500/original/014017800_1723296853-fotor-ai-20240810202324.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261507/original/086752300_1781723618-063_2282082971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261500/original/047650500_1781713643-bosnia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263929/original/069841500_1782033777-portugal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262977/original/095515100_1781855197-20260616HK_Latihan_Timnas_Prancis_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262514/original/049328500_1781828863-Canada_s_Jonathan_David__left__and_Stephen_Eustaquio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261544/original/016069100_1781743382-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8275504/original/022503000_1782129376-Untitled-1-04.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261718/original/051731600_1781755469-IMG-20260618-WA0022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261448/original/088941000_1781704030-000_B7CB6XU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327170/original/046346200_1782196768-AP26174048235003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262481/original/011971700_1781803398-Croatia_s_Luka_Modric.jpg)