Liputan6.com, Jakarta Anak yang sempat mengalami speech delay dan sudah bisa bicara tetap disarankan untuk rutin kontrol ke dokter untuk dipantau perkembangannya hingga usia remaja.
Apa alasannya?
Guru Besar Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Tjhin Wiguna mengatakan berbahasa merupakan salah satu perkembangan sosial emosional. Sehingga ketika ada gangguan dalam hal ini keterlambatan bicara perlu terus dipantau ada mengetahui ada atau tidaknya gangguan lain seiring bertambahnya usia.
Advertisement
"Delayed speech itu kan tanda, bahasa itu merupakan suatu hal penting. Maka perlu dipantau apakah ada gangguan lain yang menyertai atau cuma gangguan bahasa semata," kata Tjhin dalam "Compliance and Care, a road to recovery for individual with Bipolar and Schizophrenia” pada Rabu, 14 Mei 2025.
Pemantauan terpenting itu dilakukan di lima tahun pertama kehidupan anak. Jika anak sudah mampu bicara, lalu sampai usia sekolah dasar tidak ditemukan gangguan kesehatan lain maka sudah bisa dilepas.
"Sampai SD baik-baik saja, sudah bisa dilepas," katanya.
Orang dengan Skizofrenia Kebanyakan Alami Speech Delay
Pemantauan perkembangan pada anak dengan riwayat speech delay penting lantaran pada kasus skizofrenia biasanya memiliki riwayat keterlambatan bicara saat kecil.
"Maka dari itu, walau sudah bisa bicara datang kontrol secara teratur, karena high risk, saya khawatir nanti ada gangguan perkembangan lainnya," kata dokter spesialis kedokteran jiwa subspesialis anak dan remaja ini,
Jika memang selama pemantauan ada mengarah ke skizofrenia maka bisa segera dilakukan intervensi atau melakukan tata laksana.Jika tidak ada masalah perkembangan selepas usia SD maka bisa dilepas.
Advertisement
Apa Itu Skizofrenia?
Tjhin mengatakan skizofrenia pada anak atau childhood onset schizophrenia adalah gangguan neurodevelopmental dengan gejala gangguan berat dalam perkembangan emosional dan sosial.
Kondisi ini membuat anak mengalami delusi atau halusinasi yang mungkin kurang jelas terlihat, kesulitan saat belajar di sekolah dan hubungan sosial. Lalu, mengalami perilaku tidak teratur atau abnormal. Serta mengalami defisit kognitif.
Tanda Awal dan Gejala Skizofrenia pada Anak
Tjhin mengatakan tanda awal dan gejala skizofrenia pada anak diantaranya:
1. Keterlambatan bicara
2. Menarik diri dari kehidupan sosial
3. Atensi yang buruk dan daya ingat buruk
4. Performa di sekolah rendah
5. Pikiran yang aneh
6. Halusinasi (biasanya berupa suara).
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2773852/original/039902200_1554799252-Infografis_ODGJ_Nyoblos_di_Pemilu_2019.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370367/original/028709700_1759546468-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-04T093301.745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219290/original/006037900_1747210691-WhatsApp_Image_2025-05-14_at_12.42.46.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264045/original/061909400_1782061462-063_2282633998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264088/original/090012000_1782087024-000_B7TY6Z7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264089/original/060388300_1782087027-000_B7TZ2WM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260275/original/078184800_1781584802-Hamza_Abdelkarim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4963764/original/090792300_1728435592-75cf80f9-5f91-4bb8-9fec-9866fe26f223.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5455652/original/002116600_1766723248-burnout.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5445332/original/073136800_1765851446-063_175894760.jpg)