Sukses

Apa Itu Parosmia? Kenali Penyebab, Diagnosis dan Cara Mengobatinya

Liputan6.com, Jakarta - Pernahkah Anda memperhatikan bahwa hal-hal yang biasanya memiliki wangi tiba-tiba berbau tidak enak? Bisa jadi Anda mengalami parosmia. Lantas, apa itu parosmia?

Dilansir WebMD, Jumat (3/12/2021), parosmia merupakan gangguan di mana bau dari hal-hal tertentu, atau dalam beberapa kasus, semuanya terdistorsi. Parosmia terjadi ketika sel reseptor bau di hidung Anda, yang disebut neuron sensorik penciuman, tidak mendeteksi bau dan menerjemahkannya ke otak Anda sebagaimana mestinya.

Biasanya, bau yang tercium tidak enak atau bahkan bisa mengganggu kehidupan sehari-hari. Misalnya, jika Anda mencium bau pisang, bukannya tercium sesuatu yang segar seperti buah pada umumnya, hidung Anda mungkin bisa mencium bau busuk atau bau amis.

Parosmia ini sering terjadi setelah seseorang telah sembuh dari infeksi Covid-19. Oleh karena itu, parosmia disebut dengan gejala long Covid atau dampak jangka panjang Covid-19 yang tidak biasa.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Penyebab Parosmia

Beberapa hal dapat menjadi penyebab parosmia, diantaranya dapat mencakup:

• Infeksi saluran pernapasan atas seperti pilek

• Cedera kepala

• Infeksi sinus

• Racun dan obat-obatan tertentu

• Kejang di bagian otak yang disebut lobus temporal

• tumor otak

• COVID-19

• Mulut kering terus-menerus

3 dari 4 halaman

Diagnosis dan Pengobatan Parosmia

Jika Anda berpikir Anda mungkin menderita parosmia, bicarakan dengan dokter Anda, karena tidak ada tes standar untuk kondisi tersebut. Anda dapat menggunakan Sniffin' Sticks untuk memeriksa seberapa baik Anda mendeteksi bau sehari-hari untuk melihat apakah sistem penciuman Anda atau organ di balik indra penciuman Anda, bekerja sebagaimana mestinya.

Dokter Anda juga akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan riwayat kesehatan Anda untuk memeriksa masalah mendasar yang serius seperti tumor otak. Dokter mungkin juga menyarankan agar Anda menemui spesialis, untuk menyingkirkan kerusakan saraf atau cedera kepala, seperti:

• Ahli THT, yang berspesialisasi dalam kondisi telinga, hidung, dan tenggorokan

• Ahli saraf, yang fokus pada kondisi yang berkaitan dengan otak dan sistem saraf

• Ahli alergi, yang menangani alergi dan masalah terkait

Indra penciuman Anda memainkan peran besar dalam kehidupan sehari-hari, sebab bau yang harum seringkali dapat mengangkat suasana hati Anda dan membawa kegembiraan. Namun, jika indra penciuman Anda terdistorsi dapat berdampak besar pada kualitas hidup Anda.

Penulis: Vania Dinda Marella

4 dari 4 halaman

Infografis 6 Tips Mudah Perlindungan Diri dan Sekitar dari Covid-19