Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

18 Tahun

Verifikasi UmurStop di Sini

Merasa Begitu Lelah untuk Berhubungan Seks, Apa Arti dan Penyebabnya?

Liputan6.com, Jakarta Sesekali merasa lelah untuk berhubungan seks merupakan suatu hal yang wajar. Namun, mencari tahu penyebab sebenarnya pun tak kalah pentingnya, lho. Mengingat lelah memang bisa menjadi alasan atas sesuatu yang belum diungkapkan.

"Terkadang masalah utamanya bukan terletak pada terlalu lelah itu sendiri. Apa yang terjadi di baliknya justru yang dapat memberi tahu apa masalahnya," ujar pelatih seks dan keintiman Irene Fehr dikutip Elite Daily, Rabu (24/11/2021).

Irene mengungkapkan bahwa tidak berminat untuk berhubungan seks jadi sesuatu yang dapat dimengerti, tetapi mungkin ada masalah yang lebih dalam jika seseorang mengatakan bahwa dirinya tak ingin lagi bercinta.

Terlalu lelah untuk berhubungan seks bisa menjadi alasan untuk menghindari keintiman. Menurut pakar seks Lola Jean, Anda pun harus bertanya pada diri sendiri terkait hal tersebut.

"Apakah lelah sudah menjadi pola? Apa itu hanya alasan? Seperti konflik dalam hal apapun, dekati situasi dengan jujur, tanpa penilaian atau pembelaan jika itu memang menjadi masalah yang ingin Anda bicarakan dan pahami," kata Lola.

Lola menambahkan, penting untuk mengingat bahwa seks merupakan sesuatu yang intim. Dengan membicarakannya termasuk seberapa sering Anda menginginkannya menjadi hal yang sangat penting dalam sebuah hubungan.

"Jika Anda dan pasangan memiliki perbedaan dalam hasrat seksual, penting untuk mengungkapkan kebutuhan seksual Anda. Biarkan pasangan mengetahui kapan Anda merasa paling siap untuk berhubungan seks dan kapan Anda tidak siap," ujar terapis seks, Danica Mitchell.

Memberitahu pasangan kapan saat yang tepat bagi Anda untuk berhubungan seks dapat menyelamatkan Anda dari keharusan menggunakan alasan terlalu lelah itu sendiri.

Tak lupa, masih ada kemungkinan masalah lainnya dalam hubungan yang menyebabkan Anda enggan untuk bercinta. Masalah itupun biasanya lebih besar dari sekadar ingin mengurangi frekuensi seks bersama.

"Jika tubuh sebenarnya tidak lelah, Anda mungkin menghindari keintiman atau ada sesuatu yang terjadi dengan hormon. Jika itu masalah yang sedang berlangsung, Anda pun perlu membicarakannya dengan pasangan," kata psikolog, Dr. Jennifer B. Rhodes.

2 dari 3 halaman

Bagaimana jika pasangan yang lelah?

Jika justru pasanganlah yang merasa lelah untuk berhubungan seks, maka mengevaluasi apa yang mungkin pasangan Anda maksudkan dengan menggunakan lelah sebagai alasan bisa menjadi langkah pertama.

"Itu bisa berarti bahwa ia tidak menikmati seks yang kalian lakukan tetapi tidak bisa atau tidak mau mengungkapkannya pada Anda. Bisa jadi seks terasa menyakitkan, tapi ia malu untuk mengungkapkannya," ujar Irene.

Pada dasarnya, jika lelah hanyalah sebuah alasan, maka pasangan pun bisa menyembunyikannya dengan sejumlah perasaan. Sayangnya, berbohong soal terlalu lelah untuk berhubungan seks bisa jadi cara untuk menghukum pasangan juga.

"Jika Anda merasa yakin bahwa lelah hanya sebuah alasan, itulah saatnya untuk membicarakannya dengan pasangan. Bicaralah dengan tenang, penuh kasih, tanpa menyalahkan atau menuduh," kata Irene.

Penting untuk mengingat bahwa selain menyenangkan, seks juga membutuhkan energi, perhatian, dan kehadiran yang utuh. Jadi sebelum mengkhawatirkannya, fakta bahwa Anda dan pasangan mungkin merasa lelah dan stres akibat pekerjaan pun mungkin terjadi.

3 dari 3 halaman

Infografis