Sukses

Kasus Positif COVID-19 di Atas 50 Ribu, Satgas Ungkap Penularan Terbanyak di Keluarga

Liputan6.com, Jakarta Kasus COVID-19 harian nasional di atas 50.000 dalam dua hari terakhir di atas 50 ribu. Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menyampaikan, sebagian besar penularan terjadi di tingkat keluarga. Angka penambahan kasus baru COVID-19 mencapai 54.517 pada 14 Juli 2021 dan hari ini, 15 Juli berada di angka 56.757.

Peningkatan kasus COVID-19 pun terus terjadi selama beberapa hari ini di tengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat) meski mobilitas masyarakat terlihat menurun.

"Evaluasi terkait pembatasan mobilitas yang telah dilakukan selama satu minggu PPKM Darurat kemarin sudah mulai terlihat hasilnya, yang mana terjadi penurunan mobilitas ke tempat kerja, tempat umum, tempat wisata, dan stasiun," jelas Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito di Media Center COVID-19, Graha BNPB, Jakarta, Kamis (15/7/2021).

"Tapi ini belum cukup untuk menurunkan angka kasus COVID-19, mengingat selama beberapa hari terakhir kasus terus meningkat, bahkan mencapai lebih dari 50.000 kasus per hari. Peningkatan kasus yang tajam sebagian besar terjadi akibat penularan di tingkat keluarga."

Adanya penularan COVID-19 di tingkat keluarga, Wiku mengingatkan upaya menekan klaster keluarga.

"Saya perlu menegaskan bahwa peran masyarakat sangat besar dalam menekan klaster keluarga. Perlu pencegahan dan tindakan sedini mungkin sejak anggota keluarga mengalami gejala COVID-19 atau menjadi kontak erat COVID-19," imbuhnya.

 

 

** #IngatPesanIbu 

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

2 dari 4 halaman

Protokol Kesehatan Dalam Rumah

Masyarakat harus turut serta menekan penularan COVID-19. Protokol kesehatan di rumah dapat dipatuhi seluruh anggota keluarga.

"Segera mandi setelah pulang dari luar, rutin membersihkan dengan carian disinfektan, dan rajin cuci tangan. Protokol kesehatan dalam rumah penting mencegah klaster keluarga," lanjut Wiku Adisasmito.

"Saya minta masyarakat secara bersama-sama tegakkan disiplin protokol kesehatan melalui posko pada masing-masing daerah, sehingga penularan COVID-19 di tingkat mikro dapat dicegah."

3 dari 4 halaman

Infografis 4 Poin Utama Cegah Klaster Keluarga

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut Ini: