Sukses

Tidak Harus Vegan, Pola Diet Satu Ini Juga Bisa Selamatkan Bumi

Liputan6.com, Jakarta - Memilih makanan atau jenis diet yang tepat juga bisa menyelamatkan bumi, lho. Namun, penyelamatan bumi lebih dari sekadar makanan, mencakup segala hal mulai dari cara berbelanja hingga cara menyetel termostat hingga cara menyimpan uang.

Demikian disampaikan Penulis Paul Greenberg, yang membuat katalog 50 perubahan kecil seperti ini dalam buku barunya The Climate Diet, dilansir dari laman gq-Magazine pada Senin, 19 April 2021.

Apabila Anda belum mengubah sama sekali pola makan untuk mengurangi jejak karbon, ada tindakan yang sangat sederhana agar diet Anda menyelamatkan bumi, yakni kata Greenberg dengan beralih dari daging sapi ke ayam karena itu benar-benar ampuh.

"Anda tidak harus menjadi vegan (meskipun itu ide yang bagus) dan Anda tidak harus pindah ke yurt yang tidak biasa. Anda dapat mengurangi jejak karbon secara dramatis dengan banyak hal kecil, seperti mengurangi konsumsi daging sapi atau menggunakan kompor listrik sebagai pengganti gas," kata Greenberg.

Pada daging sapi, untuk 5 kilogram daging sapi akan memproduksi 27 kilogram karbon.

"Dengan ayam, Anda berbicara lebih ke urutan lima hingga enam. Jadi saat itu juga, Anda memotong jejak daging Anda hingga seperlimanya. Demikian pula, ikan sangat kuat. Jejak rata-rata untuk semua ikan liar adalah sekitar 1,6 kilogram karbon per kilo makanan yang dihasilkan," kata Greenberg.

Menurutnya, yang paling penting juga adalah keju. Banyak orang yang berpikir menjadi vegetarian karena alasan lingkungan dan kemudian terus makan keju. Padahal, keju menyebabkan jejak emisi karbon yang hampir sama dengan daging babi.

"Anda tidak melakukan kebaikan apa pun dengan terus makan banyak keju," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Simak Video Berikut Ini