Sukses

Christian Sugiono: Putar Otak agar Anak Punya Kebiasaan Cuci Tangan yang Baik

Liputan6.com, Jakarta Membiasakan cuci tangan pakai sabun menjadi hal yang sangat penting terlebih di era pandemi COVID-19. Menyadari hal tersebut, aktor dan bintang iklan Christian Sugiono memiliki cara sendiri untuk menerapkan kebiasaan cuci tangan pada anak-anaknya.

Menurutnya, mengajarkan anak untuk cuci tangan adalah hal yang penting karena ia ingin buah hatinya selalu sehat. Hal ini juga mengingat anak-anak yang mulai tumbuh besar dan tidak selamanya berada dalam pantauan sehingga mereka perlu tahu cara menjaga kebersihan diri sendiri.

“Anak-anak diajarkan cuci tangan sejak dini usia satu tahun sudah diajak untuk melihat cara cuci tangan yang benar. Yang terpenting adalah kita sebagai orangtua harus bisa menjadi contoh bukan hanya menyuruh,” ujar Christian dalam webinar Lifebuoy, Kamis (15/20/2020).

Selain memberi contoh secara langsung, ayah dua anak ini juga acap kali memberikan edukasi mengenai cuci tangan melalui video yang dibuat khusus untuk anak dengan bahasa dan gambar yang menarik.

Tak dapat dimungkiri, semangat anak untuk mencuci tangan terkadang tidak 100 persen dan cenderung malas melakukannya apalagi jika sedang asik bermain.

“Ya sebagai orangtua kita perlu putar otak bagaimana supaya anak terpacu untuk semangat cuci tangan. Biasanya kami sekeluarga, berempat, cuci tangan bersama kadang itu wastafel jadi rame tapi kalau melakukan bersama lebih menyenangkan.”

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 4 halaman

Berbagi Peran

Pemahaman tentang pentingnya cuci tangan perlu diberikan kepada anak sejak dini supaya menjadi kebiasaan yang terbawa hingga dewasa.

Ia bercerita, anaknya sempat memasukkan tangan kotor ke dalam mulut. Di saat seperti itu, ia menjadi lebih tegas untuk mengingatkan bahwa hal tersebut tidak baik. Berbeda dengan sang istri, Titi Kamal, yang menjelaskan akibat kebiasaan tersebut dengan cara lembut.

“Jadi lebih tegas, kalau dibawa bercanda mulu nanti anak mikirnya hanya main-main. Harus ada sosok yang lebih tegas nah aku ambil peran di bagian situ. Biasanya gak terlalu kita marahin banget hanya diomongin secara tegas.”

Tian juga mengingatkan anaknya tentang tontonan yang sempat diberikan terkait cara masuknya kuman ke dalam tubuh.

“Biasanya kuman digambarkan dengan yang seram-seram dalam video, nah kita mengingatkan kembali pada anak dengan mencontohkan bagaimana jika kuman-kuman yang menyeramkan tersebut masuk lewat mulut, dengan begitu anak akan lebih hati-hati," pungkasnya.

3 dari 4 halaman

Infografis Cuci Tangan

4 dari 4 halaman

Simak Video Berikut Ini: