Sukses

Bukan Cuma Gaya Hidup, Faktor Ini Jadi Biang Keladi Kolesterol Tinggi

Liputan6.com, Jakarta Tahukah kamu bahwa kadar kolesterol cenderung meningkat seiring bertambahnya usia? Ya, umumnya kolesterol meningkat ketika memasuki usia dewasa. Diketahui bahwa kadar kolesterol meningkat ketika memasuki usia 25 tahun dan penyebab paling umum karena faktor gaya hidup.

Ya kebiasaan makan kurang sehat, berat badan yang lebih tinggi, pola makan kurang baik merupakan faktor risiko kolesterol tinggi. Hal ini disebutkan di laman Healthline dan diketaui berdasarkan penelitian yang terbukti pada pria.

Selain gaya hidup genetik sebenarnya juga menyumbang peningkatan kolesterol. Namun ada faktor lain yang menyebabkan kadar kolesterol dalam tubuh meningkat. Adalah stres.

Masih mengutip laman Healthline, diketahui lebih dari 90 ribu orang stres karena beban pekerjaan yang ternyata berpeluang besar didiagnosis mengalami kolesterol tinggi. Kondisi ini sangat mungkin terjadi karena tubuh melepaskan hormon kortisol sebagai respon stres.

Selain kadar kortisol tinggi dari stres berkepanjangan, ternyata adrenalin karena olahraga berlebihan dapat memicu trigliserida yang dapat meningkatkan kolesterol jahat. Oleh karena itu, jika kamu sudah tahu penyebab kolesterol di atas hal apa yang harus dilakukan?

1. Olahraga

Tak dapat dipungkiri, stres singkat atau berkelanjutan sulit diatasi bagi banyak orang. Untuk mengelola stres, kamu dapat melakukan olahraga teratur dengan cara sederhana.

The American Heart Association merekomendasikan berjalan kaki sekitar 30 menit sehari. Selama pandemi dan di rumah saja, membersihkan rumah ternyata menjadi salah satu aktivitas fisik yang dapat menurunkan kolesterol.

Jika mau jenis olahraga lainnya, pastikan sesuai dengan kondisi tubuh ya! Hindari berolahraga di ruang publik yang dapat untuk mencegah penularan Covid-19.

2. Ciptakan Perasaan Bahagia

Ada banyak cara membuat suasana hati menjadi lebih bahagia untuk meminimalisir kecenderungan stres. Mulai dari bermain gim bersama keluarga di rumah, membuat camilan bersama. Hal lain, kamu juga bisa melakukan aktivitas menyenangkan sederhana untuk membebaskan kepenatan, seperti mendengarkan musik atau podcast terfavorit, serta nonton film secara streaming.

2 dari 2 halaman

3. Makanan Sehat

Stres terjadi karena meningkatkan kadar kortisol dalam tubuh. Oleh karena itu mulailah untuk mengurangi lemak jenih dan lemak trans. Cobalah mulai mengganti produk susu berlemak dengan versi rendah atau tanpa lemak. Buatlah menu makanan dengan mengombinasikan biji-bijian dan produk segar, serta hindari karbohidrat sederhana, seperti gula dan makanan berbahan dasar tepung.

Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi minyak zaitun atau extra virgin olive oil (EVOO) untuk menurunkan kolesterol tinggi. Kandungan lemak tak jenuh tunggal pada EVOO dapat menstimulasi sistem peredaran darah guna menghilangkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolestrol baik (HDL).

EVOO merupakan jenis olive oil yang diambil dari proses perasan pertama buah zaitun dengan hanya sedikit menggunakan panas (cold-press process) dan tanpa bahan kimia. Sehingga semua kandungan baik yang ada di buah olive tetap utuh dan tetap mengandung vitamin E dan K, lemak tak jenuh serta omega 3 dan 6 yang menjadikan EVOO adalah pilihan gizi tepat untuk tubuh.

Nah cara mengolah EVOO gimana? Untuk mempertahankan kandungan gizi utuh dari EVOO, cara terbaik mengonsumsinya adalah mencampurkan secara langsung dengan bahan makanan. Bisa juga di pakai memasak dengan syarat menggunakan api kecil untuk meminimalisir kandungan baik yang terurai karena panas dari proses memasak.

Sekarang sudah tahu kan bagaimana cara menurunkan kadar kolesterol jahat? Sebelum mencobanya, pilihkan EVOO berkualitas yang memiliki warna kuning kehijauan pekat dan kental, aroma serta rasa yang jauh lebih tajam jika dibandingkan dengan varian olive oil lainnya.

Pilih juga kemasan EVOO dengan desain khusus yang dapat meminimalisir cahaya dan proses oksidasi agar produk tetap terjaga dari segi rasa dan kualitas, seperti botol berwarna lebih gelap. Jangan lupa penggunaan EVOO harus sesuai takaran dan tidak berlebihan ya!

 

(*)