Sukses

5 Fakta Menarik Vitamin C yang Telah Dikenal Sejak 1730-an

Liputan6.com, Jakarta Sejak kita kecil, orangtua kerap memberi vitamin C untuk mencegah sakit. Para tenaga kesehatan juga merekomendasikan asupan vitamin C untuk mengatasi flu dan pilek. Selain itu, vitamin C mengandung banyak manfaat jika dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Menurut Dr. Thomas Levy, peneliti vitamin C dari Amerika Serikat, vitamin C juga dapat digunakan untuk mengobati infeksi virus seperti hepatitis dan pneumonia. Selain itu, vitamin C juga mengurangi risiko anak terkena penyakit seperti cacar.

Selain untuk urusan medis, berikut ini merupakan fakta menarik tentang vitamin C, dilansir dari WorldofBuzz.

1. Sudah didokumentasikan sejak ratusan tahun lalu

Pada 1730-an, seorang dokter bernama James Lind, bergabung dengan Angkatan Laut Kerajaan Inggris sehingga ia dapat mengamati efek penyakit kudis tangan pertama dengan vitamin C (penyakit yang umum di antara pelaut yang tidak memiliki akses ke buah-buahan segar karena mereka akan berada di laut selama berbulan-bulan). Pada 1747, di atas kapal Angkatan Laut Kerajaan, ia melakukan uji klinis yang mengarah pada penemuan vitamin C dan bagaimana penggunaannya untuk mengobati penyakit kudis.

Vitamin C mengandung komponen yang disebut asam askorbat yang dibutuhkan tubuh manusia, jika kekurangan komponen ini, akan muncul gejala seperti: gusi berdarah, gigi lepas, dan kulit bersisik. 

2. Jeruk bukan satu-satunya sumber vitamin C terbaik

Selain jeruk, berikut ini merupakan sumber vitamin C yang dapat Anda temukan.

- Belimbing

Selain mengandung vitamin C, buah ini juga mengandung kalium yang baik untuk menjaga tekanan darah serta mengurangi risiko stroke.

- Rambutan

Kaya akan vitamin C serta dapat meningkatkan kesehatan mata dengan kandungan vitamin A yang dimilikinya.

- Kelapa muda

Mengandung vitamin C dan dapat mencegah batu ginjal dengan mencegah pengkristalan pada dinding ginjal.

- Manggis

Kaya antioksidan seperti vitamin C, folat dan xanthone yang menurut penelitian menawarkan efek anti-inflamasi.

- Buah naga

Kaya vitamin C dan serat yang mempromosikan usus yang sehat.

- Kiwi

Kaya vitamin C serta membantu pencernaan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

 

2 dari 2 halaman

3. Mengurangi efek penuaan dan membantu menurunkan berat badan

Ini mungkin menjadi fakta terfavorit kita, karena vitamin C membantu regenerasi kolagen secukupnya, hingga tanda-tanda penuaan seperti keriput akan berkurang. Selain itu, vitamin C juga membantu menurunkan berat badan secara alami dan membantu saat radang sendi di usia tua nanti.

Vitamin C juga diperlukan untuk metabolisme lemak yang tepat karena:

- membantu mendorong tubuh menggunakan lemak sebagai bahan bakar

- mengurangi nafsu makan, sekaligus menurunkan berat badan dan lemak

Tapi, perlu Anda catat bahwa ini hanya berfungsi selama periode waktu tertentu. Ini bukan obat penurun berat badan dalam semalam.

4. Berperan penting dalam penyembuhan luka

Sebelum adanya antibiotik, banyak dokter menggunakan vitamin C untuk membantu menyembuhkan orang sakit. Pada 1940-an, seorang dokter bernama Frederick Klenner berhasil menyembuhkan penyakit seperti cacar air dan gondongan dengan terapi vitamin C.

Dan seperti yang disebutkan sebelumnya, vitamin C membantu meregenerasi kolagen di tulang, persendian dan wajah, yang berarti juga bermanfaat untuk cedera dan luka. Membuatnya sempurna untuk anak-anak yang suka bermain di luar dan pulang ke rumah dengan goresan luka di sana-sini.

5. Membantu pemulihan dari flu dan sakit tenggorokan

Ada aturan tidak tertulis bahwa ketika kita mulai bersin dan hidung meler, perlu mengonsumsi vitamin C. Menurut WholeHealth Chicago, vitamin C membantu melawan infeksi saluran pernapasan atas, yang sering menjadi penyebab sakit tenggorokan. Ini juga memiliki sifat antihistamin yang berguna untuk sakit tenggorokan yang berhubungan dengan alergi.

Itulah mengapa pentingnya menyetok vitamin C, mengingat tubuh kita juga tidak bisa memproduksinya secara alami (meskipun vitamin c adalah vitamin esensial yang dibutuhkan tubuh). Untungnya, ada banyak buah, suplemen dan produk di pasaran yang bisa kita konsumsi untuk memenuhi kebutuhan dosis vitamin C harian kita.