Sukses

Makanan Pembawa Keberuntungan yang Cuma Ada Saat Imlek

Liputan6.com, Jakarta Imlek 2020 adalah tahun tikus logam, menurut kalender China. Untuk merayakan tahun baru ini, banyak keluarga yang menyiapkan makan malam dengan beberapa makanan pembawa keberuntungan yang dipercaya membawa berkah kedepannya.

Apa saja menunya? Berikut ini ulasannya, dilansir dari Rappler.com:

1. Tikoy/kue beras

Tikoy putih adalah yang paling sering dihidangkan. Disebut juga kue beras atau 'nian gao', kue kenyal ini biasa disajikan manis di utara dan bisa dicampur dengan bahan masakan lainnya. Teksturnya yang kenyal dan lengket menggambarkan kedekatan dalam keluarga.

2. Buah-buahan bulat

Selain kue, yang harus disajikan di atas meja juga buah-buahan bulat (seperti anggur, jeruk mandarin, apel, melon, pomelo/jeruk Bali, dan leci) yang melambangkan kekayaan karena bentuknya yang menyerupai koin.

Buah-buahan tersebut juga disebut buah pembawa kemakmuran yang dipercaya membawa kesejahteraan dan kekayaan ke keluarga.

"Kami bahkan menyediakannya di atas meja dalam jumlah spesifik," ujar Janna Gabaldon yang dibesarkan oleh keluarga dengan adat tradisional China.

3. Ikan

Menu favorit saat makan malam yaitu ikan, melambangkan kemakmuran dan panen melimpah. Ikan tersebut biasanya dikukus atau ditumis dan disajikan secara utuh dengan kepalanya.

Jenis dan penyajian ikan biasanya berbeda-beda tiap daerah, tapi biasanya disajikan dengan sayuran, cuka, kaldu bening, dan cabai merah yang melambangkan semangat bisnis ke depannya.

 

2 dari 3 halaman

4. Mi

Mi panjang atau 'misua' mewakili umur panjang dan hidup lama bagi keluarga. Maka dari itu setiap anggota keluarga diwajibkan menyantap hidangan mi.

Prinsipnya, semakin panjang mi nya, semakin panjang umurnya. Jadi, cara menikmatinya yaitu tanpa dikunyah dan dipotong alias hirup seutuhnya.

Penyajiannya juga berbeda di tiap rumah, namun biasanya dihidangkan bersama daging, sayuran, rempah-rempah, merica, tofu dan telur.

5. Pangsit

Pangsit dengan isian daging, sayuran dan rempah-rempah ini selalu disajikan saat tahun baru, yang mewakili kekayaan, kemakmuran dan kesejahteraan.

Dikatakan bentuknya menyerupai logam emas dan perak China terdahulu. Jadi ketika membungkus pangsit memiliki makna Anda membungkus kekayaan dan dengan memakannya sama artinya dengan Anda membawa kemakmuran di kehidupan selanjutnya.

Penyajian pangsit biasanya dikukus atau digoreng. Beberapa keluarga yang masih mengikuti tradisi akan mengisi salah satu pangsit dengan koin emas, dan siapapun yang mendapatkannya akan mendapat lebih banyak keberuntungan.

3 dari 3 halaman

Simak video menarik berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Hikayat Cap Go Meh, Gus Dur, dan Ritual Tolak Bala di Kampung Jokowi
Artikel Selanjutnya
Jokowi Puji Menko PMK Muhadjir yang Pakai Pakaian Khas Tionghoa dan Peci