Sukses

Perjuangan Sandra Dewi Beri ASI, dari Puting Berdarah hingga Borokan

Liputan6.com, Jakarta Sama seperti ibu lainnya, artis dan bintang iklan Sandra Dewi juga punya pengalaman tidak mudah saat memberikan Air Susu Ibu (ASI). Pengalaman menantang pernah ia rasakan saat menyusui putra pertamanya Raphael Moeis yang lahir pada 2017.

Belum punya pengalaman sama sekali dalam memberikan ASI membuat Sandra Dewi asal menyusui anaknya. Sampai-sampai membuat putingnya terluka.

"Saya mengalami puting berdarah, lengket sampai borokan itu pernah," curhat Sandra saat ditemui di perayaan ulang tahun Teman Bumil yang kedua di Jakarta beberapa waktu lalu.

Saat itu Rafa lahir di penghujung 2017, sehingga semua dokter laktasi sedang liburan. Alhasil, tak ada yang mengajarinya cara menyusui dengan tepat. Dia pun berusaha menyusui tapi sayangnya tidak tepat sampai membuat putingnya lecet.

Kondisi tersebut membuat Sandra setiap melihat Rafa di hari-hari pertama lahir seperti ikan piranha yang siap menyergapnya. Namun, tanpa pantang menyerah wanita 36 tahun ini berusaha memberikan makanan terbaik untuk sang buah hati.

 

2 dari 3 halaman

Sudah Jago Menyusui di Anak Kedua

Pengalaman tidak mudah saat menyusui anak pertama menjadi bekal berharga ketika lahir anak keduanya pada September lalu, Mikhael Moeis. Tak lagi banyak drama menyusui seperti saat pertama.

"Anak pertama memang struggle banget, anak kedua sudah pintar," katanya senang.

Untuk anak kedua, selain menyusui langsung Sandra juga rajin memompa ASI. Tak lain dan tak bukan, ini karena kebutuhan ASI Mikha begitu banyak. Tak heran di setiap ada kesempatan, Sandra akan memerah ASI, termasuk ketika bekerja.

Baginya, seorang ibu memang haruslah melakukan yang terbaik untuk buah hatinya. "Ibu memang harus usaha, harus niat. Biar bagaiamana pun cuma dua tahun, kasihlah yang terbaik," kata Sandra.

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video menarik berikut

Loading
Artikel Selanjutnya
Seperti Apa Rasa ASI?
Artikel Selanjutnya
Perjuangan Jurnalis yang Harus Pompa ASI di Lokasi Liputan