Sukses

Agar Ponsel Anda Tak Sebabkan Tumor Otak

 

Liputan6.com, Jakarta Smartphone atau ponsel pintar, saat ini sudah seperti bagian dari hidup yang tidak dapat dipisahkan dari setiap individu. Tidak sedikit yang menganggap bahwa dunia akan terasa sepi dan hampa tanpa kehadiran smartphone. Tidak sedikit pula yang mengetahui, ponsel memiliki radiasi tinggi dan berbahaya bagi kesehatan.

Berbagai fakta yang mengungkapkan, penderita tumor otak meningkat beriringan dengan peningkatan jumlah pengguna ponsel. Hal itu memungkinkan bahwa radiasi berbahaya yang dipancarkan dari ponsel mengakibatkan seseorang berisiko cukup tinggi untuk terkena tumor otak.

Melansir dari laman Boldsky, Selasa (17/7/2018), terdapat berbagai penelitian yang telah dilakukan pada risiko terkait dengan penggunaan ponsel. Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa ketika Anda mendekatkan ponsel ke telinga, 10 hingga 80 persen radiasi menembus dua inci ke otak, bahkan bisa menembus lebih dalam lagi.

Penggunaan ponsel dengan durasi dan dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan pada neuron otak. Hal itu dikarenakan radiasi berbahaya yang dipancarkan smartphone secara terus-menerus.

Sementara itu, Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC), bagian dari WHO, dalam ulasannya tentang bukti penggunaan telepon seluler telah mengungkapkan penggunaan telepon seluler memiliki kemungkinan karsinogenik pada manusia.

Dengan begitu diharapkan pengguna dapat mengurangi dan mengatur pemakaian ponsel secara bijaksana.

 

Saksikan juga video menarik berikut:

 

1 dari 2 halaman

Cara Kurangi Radiasi

Berikut terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi radiasi dari ponsel pintar,

1. Jauhkan ponsel saat tidak digunakan

2. Batasi durasi pemakaian ponsel per harinya

3. Gunakan earphone atau speaker saat menerima panggilan

4. Pastikan Kondisi sinyal dalam keadaan baik saat menerima panggilan. Jangan letakkan ponsel di bawah bantal tidur Anda.

 

Penulis: Jihan Khaldaf

Artikel Selanjutnya
6 Momen Paling Buruk Periksa Ponsel
Artikel Selanjutnya
Ini Metode Pengobatan Baru yang Tingkatkan Harapan Hidup bagi Pasien Tumor Otak