Sukses

Suka Kuliner Indonesia, Hiroaki Kato Lebih Hati-hati Soal Makan

Liputan6.com, Jakarta Perbedaan makanan antara di Indonesia dan Jepang membuat musisi asal negeri Sakura, Hiroaki Kato lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makanan. Terutama, kuliner di Indonesia yang kaya akan bumbu dan rempah-rempah juga berpotensi meningkatkan risiko kesehatan bila dikonsumsi berlebihan.

"Saya hati-hati sih. Tidak boleh terlalu banyak makan gorengan dan roti bakar kesukaan saya dan tetap olahraga," kata Hiroaki Kato ketika ditemui Health Liputan6.com usai peluncuran produk minuman di Jakarta. Ditulis Minggu (8/7/2018).

Menurut pria kelahiran Tokyo itu, orang Jepang terbiasa dengan berjalan kaki. Namun di Indonesia, dia mengakui bahwa belum banyak fasilitas yang memungkinkan pejalan kaki untuk berjalan dengan nyaman.

"Waktu saya hidup di Jepang, terutama di Tokyo, kita banyak berjalan kaki. Tapi kalau di Jakarta sayangnya belum banyak fasilitas untuk pejalan kaki, jadi saya selalu hati-hati dan harus olahraga. Main futsal dan sepakbola," kata pria yang akrab disapa Hiro ini.

Olahraga futsal dan sepakbola sendiri dilakukan Hiro sebanyak tiga kali dalam seminggu. 

 

Saksikan juga video menarik berikut ini:

 

2 dari 2 halaman

Menyukai Gudeg

Soal makanan, Hiro mengakui dirinya banyak menyukai kuliner Indonesia. Salah satunya adalah makanan khas Yogyakarta, gudeg.

"Siomay, batagor, gudeg. Gudeg suka banget," katanya.

Sebelum berkarir di Jakarta, Hiro sempat belajar dan meniti karirnya di Yogyakarta.

Pada 2017, dia berkolaborasi dengan musisi asal Yogyakarta Noe yang merupakan vokalis band Letto. Lagu "Ruang Rindu" karya band tersebut menjadi lagu pertama yang dia terjemahkan dalam bahasa Jepang.

Pada 2017, dia juga mengeluarkan sebuah album yang sudah tersedia di situs-situs musik digital. Beberapa lagunya antara lain: "Jakarta Sunset", "Happy!", "Terimakasih", dan "Nada Sousou" yang juga berkolaborasi dengan Arina dari band Mocca.