Alasan Cristiano Ronaldo Pelihara Janggut di Piala Dunia 2018

Bukan untuk menyindir sang rival, Lionel Messi. Ini alasan Cristiano Ronaldo memelihara janggut di Piala Dunia 2018.

Diterbitkan 21 Juni 2018, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Cristiano Ronaldo seakan membuktikan diri sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini. Total empat gol sudah berhasil dia cetak selama Piala Dunia 2018 berlangsung. 

Namun, bukan hanya soal kemampuan Christiano Ronaldo saja yang dibicarakan. Para  penggemar juga membicarakan mengenai janggut barunya. 

Mengutip The Sun pada Kamis (21/6/2018), Cristiano Ronaldo mengatakan ada alasan dirinya memelihara janggut. Awalnya, kapten Timnas Portugal itu memelihara janggut sekadar candaan tapi kini ia menganggapnya sebagai pembawa keberuntungan.

"Janggut saya? Awalnya hanya candaan dengan (Ricardo) Quaresma. Kami berada di sauna dan saya sedang bercukur. Saya menyisakan janggut, dan mengatakan padanya jika saya  mencetak gol saat melawan Spanyol, saya tidak akan mencukurnya sampai akhir Piala Dunia," ujar pemain Real Madrid itu.

"Ini membawa keberuntungan dan saya mencetak gol saat melawan Spanyol dan hari ini melawan Maroko. Jadi saya akan membiarkannya," tambah pria 33 tahun ini.

 

Saksikan juga video menarik berikut ini:

Mencetak 4 Gol

Salah satu striker hebat dunia, Lionel Messi, gagal mencetak gol dari eksekusi penalti ketika melawan Islandia di laga pertama Argentina.

Sementara, Ronaldo sepertinya melesat meninggalkan rivalnya tersebut dengan mencetak lebih banyak kemenangan bagi negaranya.

Dirinya sudah mencetak empat gol untuk Portugal yang mengantarkan hasil seri dalam pertandingan melawan Spanyol, dan kemenangan ketika berlaga dengan Maroko. 

Kita lihat saja, dalam pertandingan selanjutnya apakah janggut Christiano Ronaldo kembali memberikan keuntungan bagi Timnas Portugal. 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Top 3 Berita Bola: Kesempurnaan Meksiko di Piala Dunia 2026, Jadi Sejarah Baru

Giovani Dio Prasasti, Benedikta DesideriaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan