Sukses

Gunanya Sering-Sering ke Dokter Kandungan Setelah Menikah

Liputan6.com, Jakarta Tidak ada pasangan yang tidak menginginkan kehadiran buah hati. Namun tidak sedikit pasangan yang sudah lama menikah dan berhubungan seks tanpa menggunakan alat kontrasepsi, tidak juga dikaruniai seorang anak.

Apa yang harus dilakukan? Dokter sangat merekomendasikan agar pasangan segera memeriksakan diri jika satu tahun menikah dan belum ada tanda-tanda kehamilan. Sederet pemeriksaan sebaiknya dilakukan.

Sebaiknya jangan menunda. Makin muda usia saat program kehamilan, maka kesempatan untuk berhasilnya semakin tinggi. Ada rangkaian pemeriksaan penting yang sebaiknya dilakukan pasangan yang sedang berusaha mendapatkan buah hati.

 

2 dari 2 halaman

Periksa Dokter Kandungan

Hal pertama yang dilakukan, buatlah janji dengan dokter kandungan. Catat juga kapan haid terakhir, obat-obatan yang dikonsumsi termasuk riwayat penyakit. Jika memang secara rutin mengonsumsi obat tertentu, bawa obat tersebut.

Seperti dikutip dari Very Well, beberapa obat diketahui bisa berdampak negatif pada kesuburan. Saat memeriksakan diri dengan dokter kandungan, jangan segan untuk menceritakan kondisi seksual dan reproduksi. Misalnya ada keluhan libido rendah, atau rasa sakit saat berhubungan, ungkapkan secara detail pada dokter.

Jika memang menurut dokter tak ada masalah serius, biasanya hanya diberi vitamin penyubur. Tapi jika dirasa butuh pemeriksaan lebih lanjut, maka akan direkomendasikan sejumlah tes kesuburan, baik pada suami maupun istri.

Tes kesuburanUntuk tes kesuburan ini pada perempuan bisa dilakukan berupa tes ovulasi, pemeriksaan cadangan sel telur pada ovarium, pemeriksaan hormon, HSG dan ultrasonografi. Sementara pada pria tes berupa analisis sperma, USG, pemeriksaan hormon, serta pemeriksaan genetik.

Perawatan kesuburanApabila dokter memang menemukan masalah kesuburan baik pada suami atau pun istri maka perawatan yang akan diberikan berdasarkan analisis tes yang sebelumnya sudah dilakukan. Untuk perawatan dan konsultasi sebaiknya dilakukan dengan dokter obstetri dan ginekologi sub spesialis infertilitas.

Keahliannya sangat spesialis yaitu menemukan masalah infertilitas dan mencari solusi yang paling tepat. Untuk lebih praktis, bisa juga mendatangi secara khusus klinik perawatan infertilitas.

Reporter: Dina Nazhifah/Dream.co.id

Loading
Artikel Selanjutnya
Inovasi Kabupaten Bangkalan Jatim Beri Tablet Tambah Darah untuk Bumil
Artikel Selanjutnya
5 Tips Penting Saat Berkendara untuk Ibu Hamil