Sukses

Telentang Setelah Berhubungan Seks Bikin Cepat Hamil?

Liputan6.com, Jakarta Selama beberapa dekade telah diterima secara luas bahwa untuk meningkatkan peluang hamil, wanita mesti berbaring telentang setelah berhubungan seks.

Teori kuno ini dipatahkan oleh sebuah studi yang dipresentasikan pada Konferensi Kesuburan terbesar di Eropa, tepatnya di Helsinki, Finlandia.

Para ahli dari Belanda bekerja keras meneliti 500 pasangan. Setengah dari perempuan ditugaskan untuk beristirahat 15 menit di tempat tidur dengan lutut terangkat setelah inseminasi buatan. Setengah lainnya segera bangun.

Hasilnya, wanita yang 15 menit istirahat tingkat kehamilan mencapai 32,2 persen, sementara mereka yang segera bangun memiliki tingkat yang lebih tinggi, yakni 40,3 persen.

Berbaring sesudah berhubungan seks tidak berpengaruh positif apa pun pada kemungkinan kehamilan. Ini menunjukkan pertama kalinya bahwa berbaring setelah berhubungan seks untuk memperoleh kesempatan memiliki bayi adalah sia-sia.

Seorang ahli kesuburan dari Universitas Sheffield, Prof Allan Pace, tidak terkejut dengan temuan ini. Ia mengatakan untuk mencapai tuba falopi, sel sperma hanya butuh lima menit saja. Setelah itu mereka dapat bertahan hidup selama beberapa hari di dalam rahim.

"Pada buku pelajaran biologi, digambarkan anatomi reproduksi wanita, rahim dan vagina berada dalam garis vertikal lurus. Pada kenyataannya itu tidak terjadi," ucap Dr Adam Balen, Profesor Kedokteran Reproduksi di Leeds Teaching Hospitals, seperti dikutip Mirror, Selasa (12/7/2016).

Akibatnya, banyak wanita beranggapan setelah berhubungan seks, lalu bangun maka sperma akan jatuh. Menurut Balen, secara anatomis hal itu tidak akan terjadi. Sehingga setelah melakukan hubungan seks, wanita tak perlu takut untuk melakukan apa pun yang diinginkan, kecuali merokok. Sebab, hanya ada satu tindakan pasca-coital yang dapat merusak peluang konsepsi dan itu adalah merokok.

Loading