Liputan6.com, Washington D.C - Sekilas, fosil yang dipamerkan pada hari Selasa di sebuah rumah lelang di Manhattan terlihat seperti Tyrannosaurus rex berukuran kecil, dengan ciri khas rahang menganga dan dipenuhi gigi setajam silet. Namun, proporsinya tidak sesuai karena lengan dan kakinya terlalu panjang.
Hal ini karena kerangka dinosaurus tersebut bukanlah T-Rex, tapi kerabat jauhnya yang baru-baru ini dikonfirmasi. Nanotyrannus, sebutan untuk predator yang lebih kecil dan gesit ini, dipamerkan di lobi kantor pusat Sotheby’s menjelang lelang di tanggal 27 Oktober.
Dikutip dari AP News, Kamis (15/10/2026), fosil yang memiliki tinggi 2 meter dengan panjang hampir 6 meter ini adalah satu dari hanya tiga kerangka langka yang diketahui keberadaannya.
Advertisement
"Yang sangat menarik adalah bahwa sebelum keberadaan genus ini terbukti, kami mengira T-Rex adalah satu-satunya predator puncak di Zaman Kapur," tutur kepala science and natural history di Sotheby’s Cassandra Hatton. "Sekarang kami tahu mereka hidup berdampingan. Mereka hidup bersama, menempati relung ekologis yang berbeda dalam sistem ekosistem."
Perdebatan ilmiah selama beberapa dekade dimulai ketika ada penemuan di tahun 1942 yang kini dianggap sebagai kepala Nanotyrannus pertama yang dikenal sebagai "Tengkorak Cleveland"Â dan disimpan di Cleveland Museum of Natural History.
Lompat ke bulan Oktober 2025, ketika penelitian terbaru menyimpulkan bahwa Nanotyrannus sebenarnya adalah genus dinosaurus tersendiri yang hidup berdampingan dengan T-Rex.
Para ilmuwan meneliti lingkaran pertumbuhan pada tulang-tulang yang terawetkan menemukan bahwa dinosaurus-dinosaurus itu adalah hewan dewasa yang sudah tumbuh sepenuhnya, bukan hewan muda. Penelitian ini menantang asumsi yang sudah lama diyakini bahwa "Raja Kadal Tiran" yang perkasa itu adalah satu-satunya predator besar pada Zaman Kapur, sekitar 67 juta tahun yang lalu.
Â
Perbedaan T-Rex dengan Nanotyrannus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373601/original/022901700_1791969886-90-61.webp)
"Ini seperti singa dan cheetah," jelas Hatton. "Mereka memburu mangsa yang berbeda. Mereka hidup di waktu yang sama. Ada kemungkinan T-Rex memakan makhluk-makhluk ini."
Memang terdapat lebih dari 150 perbedaan utama antara Nanotyrannus dan T-Rex. Yang paling terlihat adalah ukuran tubuh mereka.
Dengan panjang sekitar 5,5 meter, Nanotyrannus dewasa memiliki ukuran setengah dari panjang T-Rex dewasa. Perbedaan juga terlihat di anggota tubuh depannya, T-Rex memiliki lengan pendek sedangkan Nanotyrannus lebih panjang dan cakarnya lebih besar.
Nanotyrannus juga memiliki gigi yang lebih banyak dan bentuknya berbeda. Sementara gigi T-Rex sangat tebal sehingga bisa menghancurkan tulang dan hampir berbentuk seperti pisang, gigi Nanotyrannus lebih ramping dan hampir seperti bilah pisau.
"Gigi-gigi itu akan mengoyak daging dari hewan yang diburunya. Ia memburu mangsa yang lebih cepat," jelas Hatton tentang Nanotyrannus. "T-Rex lebih besar dan bergerak lamban. Ia memburu mangsa yang lebih lambat, dan akan memakan seluruh tubuh mangsanya."
Sotheby’s menyebut "Jodi," sebutan untuk fosil tersebut, sebagai kerangka Nanotyrannus "terbaik dan terlengkap" yang ada saat ini. Hatton mengatakan kerangka tersebut hampir 70 persen lengkap, dengan tengkorak yang nyaris utuh dan rahang yang memiliki sekitar 50 gigi.
Nama fosil ini diambil dari seorang peternak bernama Jodi Pierson asal Montana yang menemukannya di tanah miliknya pada tahun 2019 lalu. Penemuan dan penggalian fosil ini menjadi sorotan dalam serial dokumenter Discovery Channel "Dino Hunters" di tahun 2020.
"Jodi" ditemukan sekitar 13 kilometer dari lokasi penemuan fosil yang dikenal sebagai Dueling Dinosaurs, yang menggambarkan seekor Nanotyrannus dan seekor Triceratops di tahun 2006.
Spesimen terkenal tersebut yang dijuluki "Bloody Mary," dianggap hampir 100 persen utuh, tapi disimpan di North Carolina Museum of Natural Sciences dan tidak dijual. Kerangka Nanotyrannus yang ketiga berada di Burpee Museum of Natural History di Rockford, Illinois.
Â
Advertisement
Seruan agar Fosil Tidak Dijual
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373602/original/075535400_1791969945-90-63.webp)
Society of Vertebrate Paleontology, sebuah kelompok advokasi yang terdiri dari ilmuwan, akademisi, dan mahasiswa, telah menyerukan agar fosil-fosil penting seperti "Jodi"Â dipamerkan secara terbuka di museum dan lembaga penelitian lainnya, alih-alih dijual secara pribadi.
Namun, Hatton berpendapat bahwa jika bukan karena para pemburu dinosaurus profesional, dunia mungkin tidak akan pernah tahu bahwa Nanotyrannus pernah ada.
"Orang-orang ini sangat penting dalam pelestarian ilmu pengetahuan," ujarnya. "Kita tidak memiliki cukup banyak universitas dan museum yang melakukan penggalian dan program lapangan. Kita benar-benar membutuhkan pihak swasta yang bersedia berinvestasi dengan dana pribadi untuk melakukan kegiatan ini."
Presiden perkumpulan tersebut sekaligus profesor biologi di California State University San Bernardino Stuart Sumida menepis anggapan tersebut sebagai "kebohongan terang-terangan." Lelang terbaru ini terjadi setelah Sotheby’s menjual fosil T-Rex dengan rekor harga US$ 50,1 juta (Rp 896 miliar) pada musim panas ini.
"Tidak ada penelitian ilmiah yang melalui proses peninjauan sejawat yang bisa dipublikasikan berdasarkan spesimen yang tidak berada dalam penguasaan publik,"Â ucapnya.
"Begitu berada di tangan pihak swasta, spesimen tersebut tidak akan pernah bisa diteliti lagi, dan generasi demi generasi, baik anak-anak maupun orang dewasa, tidak akan pernah melihatnya lagi."
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344863/original/068290600_1789009948-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-10T101118.035.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374621/original/047021200_1792057036-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-15T163623.276.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346108/original/077588800_1789110397-cek_fakta_cpns_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374518/original/013435400_1792054116-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-15T154739.817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373600/original/021293000_1791969814-90-60.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368884/original/038243400_1791452235-dusan-veverkolog-_NgSXe2cJPk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366946/original/001403600_1791280601-martti-salmi-O5zF_JOUK-Q-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365737/original/008765600_1791191279-igor-omilaev-FHgWFzDDAOs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367884/original/098968300_1791365952-arjun-raj-cSVMukD9pwk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363253/original/054450400_1790846929-olga-ga-8uabPZmXJ4s-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366845/original/008545100_1791279182-zulfa-nazer-W9jfKmGYb1Q-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363267/original/000899200_1790847575-chan-chan-funerary-platform-peru-093026-2-fb7e76c5629e4c8f80b0f91ad527a40f.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4885538/original/017235200_1720381847-Bos_BYD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7182657/original/038964600_1779978568-5.jpg)