Lambung Pria di Rusia Robek Usai Tenggak Koktail Bercampur Nitrogen Cair

Apakah ini kecelakaan murni atau disengaja?

Diterbitkan 28 Desember 2025, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Moskow - Seorang pria dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis setelah mengonsumsi koktail yang mengandung nitrogen cair dalam sebuah perayaan Natal perusahaan di Moskow, Rusia. Insiden tersebut terjadi saat acara hiburan di sebuah studio memasak dan berujung pada cedera serius pada organ dalam korban.

Peristiwa itu terjadi di studio memasak Igra Stolov, Moskow, ketika para tamu tengah mengikuti pertunjukan bertema “cryo-show” yang dipandu seorang koki selebriti. Dalam pertunjukan tersebut, sang koki menyajikan minuman yang diolah menggunakan nitrogen cair, zat pendingin bersuhu ekstrem yang berbahaya jika tertelan sebelum menguap sepenuhnya.

Menurut laporan Mirror, Minggu (28/12/2025), seorang tamu pria berusia 38 tahun bernama Sergey diduga diminta untuk segera meminum koktail tersebut tanpa penjelasan mengenai risiko keselamatan. Tak lama setelah meneguk minuman itu, korban tiba-tiba jatuh dan mengeluhkan nyeri hebat di bagian perut.

Saksi mata menyebutkan korban terlihat memegangi perutnya sambil mengerang kesakitan sebelum akhirnya ambruk di tengah acara. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit dan langsung menjalani operasi darurat. Tim medis menyatakan lambung korban mengalami robekan serius akibat tekanan internal yang ekstrem.

Dokter menjelaskan nitrogen cair yang tertelan akan segera mendidih pada suhu tubuh dan mengembang hingga ratusan kali lipat volumenya. Proses tersebut dapat menyebabkan tekanan mendadak di dalam tubuh, memicu robekan organ, pendarahan internal, serta kerusakan jaringan.

Hingga saat ini, korban dilaporkan telah sadar dan menjalani perawatan intensif. Meski menunjukkan tanda pemulihan, kondisi korban masih dikategorikan serius dan memerlukan pengawasan ketat dari tim medis.

Pihak medis kembali mengingatkan bahwa penggunaan nitrogen cair dalam makanan dan minuman hanya aman jika zat tersebut telah sepenuhnya menguap sebelum dikonsumsi. Paparan langsung nitrogen cair dapat menyebabkan cedera berat hingga kematian akibat suhu dingin ekstrem dan tekanan gas yang dihasilkan.

Kasus Fatal Akibat Kontaminasi Minuman

Peristiwa di Moskow ini menambah daftar insiden berbahaya terkait konsumsi koktail. Kasus tragis juga di alami Holly Hill (30), seorang ibu tiga anak yang meninggal dunia pada Oktober tahun ini akibat komplikasi parah setelah meminum koktail yang terkontaminasi.

Holly diketahui meminum margarita yang diduga mengandung "pembersih industri" saat berkencan di sebuah bar Meksiko di Oklahoma pada hari Valentine 2023. Sesaat setelah mengonsumsi, Holly mengalami kerusakan parah pada tenggorokan dan kerongkongannya.

Dampak zat kimia keras tersebut memaksa Holly menjalani berbagai prosedur medis dan harus makan menggunakan selang selama dua tahun sebelum akhirnya meninggal dunia. Pihak keluarga menyatakan bahwa margarita kedua yang diminum Holly malam itu mengandung "Cairan pembersih industri" dan telah menggugat pihak bar sebelum mencapai kesepakatan penyelesaian yang bersifat rahasia awal tahun ini.