Sukses

Bau Durian Disangka Kebocoran Gas Bikin Geger Kota di Australia

Liputan6.com, Canberra - Sudah bukan rahasia lagi bahwa durian, raja buah-buahan dan kelezatan yang digemari di banyak bagian Asia, mengeluarkan aroma yang sangat kuat.

Status-nya sebagai buah eksotis dan 'khas' Asia membuat masyarakat di belahan bumi lain mungkin belum terbiasa dengan aroma serta rasa durian.

Tidak mengherankan kemudian, bahwa apa yang dianggap sebagai kebocoran gas di kota Dickson, Canberra, Australia, akhirnya ditemukan disebabkan oleh tidak lebih dari durian, demikian seperti dikutip dari Mashable, Sabtu (16/10/2021).

Pada 15 Oktober 2021, outlet berita lokal melaporkan sebuah insiden di mana petugas pemadam kebakaran dan spesialis dipanggil untuk menangani dugaan kebocoran gas yang orang pikir telah terjadi di zona komersial di dalam kota.

Insiden itu terjadi sebelum tengah hari, dan semua individu di daerah itu dievakuasi, sementara komunitas yang lebih besar diperingatkan dari daerah itu sampai sumber kebocoran dapat diidentifikasi.

"Setelah satu jam di tempat kejadian ketika petugas pemadam kebakaran sedang mencari sumbernya, pemilik sewa di atas toko-toko memberi tahu sumber potensial dari insiden itu," kata seorang perwakilan dari ACT Fire & Rescue.

"Setelah penyelidikan singkat, kru mengkonfirmasi bahwa ini adalah sumber insiden itu," tambah mereka.

"Itu bukan kebocoran gas, tapi sebenarnya buah durian."

"Buah ini mengeluarkan bau yang sangat menyengat dan bisa terhempas sampai jauh."

 

2 dari 2 halaman

Berasal dari Sebuah Ruko

Rupanya, buah itu ditemukan di unit ruko tepat di atas toko-toko tempat kru dikerahkan.

Bau busuk itu tampaknya bisa tercium sepanjang jalan dari tempat parkir.

Setelah insiden itu, kru meninggalkan tempat kejadian, meskipun tidak ada berita lebih lanjut tentang apa yang terjadi pada buah dengan bau yang mengganggu.

Anehnya, ini bukan pertama kalinya durian menjadi penyebab ketakutan publik. Pada 2019, tim pemadam kebakaran dipanggil ke University of Canberra menyusul keluhan "bau gas yang kuat".

Akhirnya, sumber "gas" ditemukan sebagai durian yang ditempatkan di dekat ventilasi udara di Level B perpustakaan universitas, yang disegel dalam tas dan dikeluarkan dari tempat itu.