Sukses

Joe Biden Pilih Mantan Dubes Rusia sebagai Direktur CIA

Liputan6.com, Washington, D.C. - Presiden Terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden memilih mantan duta besar untuk Rusia, William Burns, sebagai Direktur CIA. Burns pernah mengkritik kebijakan diplomatik Donald Trump.

Dilansir NPR, Selasa (12/1/2021), William Burns pernah menjabat sebagai dubes Rusia dan Yordania. Ia merupakan diplomat karier yang berpengalaman di zaman presiden Partai Republik dan Demokrat.

William Burns adalah satu dari sekian banyak wajah lama di pemerintahan Joe Biden. Sebelumnya, ia pernah bekerja sebagai deputi menteri luar negeri di era Barack Obama.

Ia meninggalkan Kementerian Luar Negeri AS pada 2014 untuk mengurus Carnegie Endowment for International Peace. Ia menjadi presiden di institusi tersebut.

"(William Burns) berbagi kepercayaan mendalam saya bahwa intelijen harusnya apolitis dan intelijen profesional berdedikasi yang melayani negara kita pantas mendapat rasa syukur dan respek dari kita," ujar Joe Biden.

2 dari 3 halaman

Kritikan Terhadap Donald Trump

Pada 2019, William Burns pernah menulis kritikan tajam di Foreign Affairs yang menyerang Donald Trump. Ia menyebut Trump melakukan "malpraktik diplomasi".

Ia mengeluh bahwa Kementerian Luar Negeri dan pengaruh internasional AS terkena dampak buruk akibat kebijakan Trump.

Burns juga menuding Trump memberikan perlakuan buruk pada Dubes AS di Ukraina, Marie Yovanovitch.

William Burns akan menggantikan Gina Haspel yang dipilih Donald TrumpĀ untuk memimpin CIA. Gina Haspel menjabat sejak 2018 dan merupakan intel wanita pertama yang memimpin CIA.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: