Sukses

1.807 WNI Positif COVID-19 di Luar Negeri, 1.291 Orang Pulih

Liputan6.com, Jakarta- Kementerian Luar Negeri RI mengatakan bahwa terdapat tambahan WNI yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Korea Selatan dan Yordania. 

Selain itu, Kemlu RI juga mencatat adanya WNI yang sembuh dari COVID-19 di Kuwait dan Korea Selatan. 

"Tambahan WNI terkonfirmasi COVID-19 di Korea Selatan dan Yordania, sembuh di Kuwait dan Korea Selatan," tulis akun @Kemlu_RI di Twittter.

Dari tambahan itu, menjadikan jumlah total WNI yang terkonfirmasi positif COVID-19 di luar negeri sebanyak 1.807, 1.291 lainnya dinyatakan sembuh, 155 meninggal dunia dan 361 dalam perawatan.

Dalam data per Rabu, 11 November pukul 08.00 WIB itu, 49 WNI terkonfirmasi positif COVID-19 di Korea Selatan, 43 di antaranya sembuh, dan 6 orang sedang menjalani perawatan.

10 WNI di Yordania Positif COPVID-19, 2 orang telah pulih dan 8 lainnya masih dalam perawatan. 

Sementara itu, 148 WNI mengalami COVID-19 di Kuwait, dengan 137 orang pulih, 7 lainnya dirawat, dan 4 orang telah meninggal dunia.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 4 halaman

Lebih dari 27.000 Orang di Korea Selatan Positif COVID-19

Kasus baru Virus Corona COVID-19 di Korea Selatan dilaporkan telah naik tiga digit untuk hari keempat pada Rabu (11/11) ke level tertinggi dalam hampir tiga pekan. 

Dikutip dari Yonhap News Agency, Korea Selatan mencatat 146 kasus COVID-19 tambahan, termasuk 113 infeksi lokal, menjadikan total kasus infeksi di seluruh wilayah menjadi 27.799, menurut Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA).

Selain itu, tambahan kasus harian COVID-19 itu juga menandai yang tertinggi sejak 155 kasus baru dilaporkan pada 23 Oktober 2020, dan kenaikan tajam dari 100 orang yang tercatat pada 10 November dan 126 infeksi pada 9 November. 

Korea Selatan, yang telah menjalankan skema social Distancing level 3 sejak awal pandemi, kini tengah menerapakan level 1 sejak 7 November 2020, yang merupakan tingkat terendah dalam sistem lima level kebijakan social distancing. 

Namun, dengan terjadinya infeksi COVID-19 dalam kluster dengan jumlah besar di seluruh negeri, membuat pemerintah di sejumlah daerah meningkatkan pembatasan mereka guna mengurangi risiko penularan. 

3 dari 4 halaman

Infografis Meredam Kepanikan Wabah Virus Corona

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Berikut Ini: