Sukses

Gempa Magnitudo 5,0 Kembali Guncang Puerto Rico

Liputan6.com, Puerto Rico- Gempa berkekuatan magnitudo 5,0 melanda wilayah Puerto Rico Selatan pada Sabtu 26 Januari waktu setempat. Gempa tersebut berada pada kedalaman yang dangkal, seperti dikutip dari NBC News, Minggu (26/1/2020).

Kekhawatiran pun muncul terhadap kondisi infrastruktur di Puerto Rico yang dikabarkan tidak stabil di sekitar wilayah yang dilanda gempa dalam setiap hari selama hampir sebulan.

Gempa juga dilaporkan terjadi sehari setelah ratusan orang dievakuasi dari tempat penampungan yang terkena banjir setelah hujan lebat mengguyur wilayah selatan pulau tersebut.

Berguncang pada kedalaman 8 mil (13 kilometer), gempa dikabarkan terjadi di sekitar wilayah pesisir bagian Selatan Guayanilla, Puerto Rico, yang terletak dekat dengan pusat gempa bumi, juga ditambah setidaknya satu longsor kecil yang dilaporkan, menurut Survei Geologi di Amerika Serikat.

2 dari 4 halaman

Pihak Berwenang Terus Berpatroli

Direktur manajemen darurat kota, Angel Vazquez mengatakan kepada The Assosiated Press, bahwa ada lebih dari 350 orang pada Jumat kemarin telah dipindahkan kembali ke sebuah sekolah yang digunakan sebagai tempat perlindungan awal ketika gempa pertama mulai berguncang.

"Kami begitu kesulitan", kata juru bicara kota, Danny Hernandez seraya mengatakan, pihak berwenang tetap berpatroli di sekitar wilayah yang terkena gempa untuk menyelidiki setiap potensi kerusakan.

Danny Hernandez juga mengatakan tidak ada kerusakan di Ponce, namun para petugas berwenang setempat tetap melakukan pemeriksaan terhadap bangunan di daerah yang terkena dampak gempa magnitudo 6,4 yang terjadi pada 7 Januari lalu, hingga menewaskan 1 korban dan merusak ratusan rumah.

3 dari 4 halaman

Besarnya Jumlah Kerugian

Pada 11 januari lalu juga dilaporkan adanya gempa susulan magnitudo 5,9 yang melanda daerah yang sama hingga menyebabkan kerusakan lebih lanjut.

Deklarasi bencana besar untuk lebih dari selusin kota di Puerto Rico telah disetujui oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, setelah gempa bumi yang  dilaporkan oleh para pejabat telah menyebabkan kerugian lebih dari $ 200 juta (Rp 2,7 miliar).

Jumlah populasi di tempat penampungan pun mencapai lebih dari 4.000 orang, dan diperkirakan akan meningkat dengan adanya gempa yang terjadi Sabtu kemarin. 

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
BMKG: Gempa Hari Ini Getarkan Kobisonta Maluku dan Sorong Papua
Artikel Selanjutnya
BMKG: Pulau Kalimantan Tak Sepenuhnya Aman dari Gempa