Sukses

Tahun Baru 2019, Ini Negara yang Merayakan Lebih Dulu dan Paling Terakhir

Liputan6.com, Ohio - Di Indonesia bagian barat, tanggal 1 Januari baru saja berganti. Namun di Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA) dan Waktu Indonesia bagian Timur (WIT), momen pergantian tahun sudah lebih dahulu terjadi karena adanya perbedaan waktu.

Namun yang jelas, fenomena tersebut tak hanya terjadi di Tanah Air saja, melainkan di berbagai negara yang ada di Bumi ini. Tahun Baru selalu tiba pada waktu yang berbeda.

Ada negara yang merayakannya paling awal, ada pula yang merayakannya paling akhir. Berikut ulasannya, seperti dikutip dari The Sun, Selasa (1/1/2019).

Negara mana yang merayakan Tahun Baru pertama kali?

Kembang api yang meledak-ledak di atas pelabuhan Sydney menandai dimulainya Tahun Baru untuk seluruh penduduk Australia.

Tetapi, mungkin agak sedikit mengejutkan ketika mendengar bahwa Negeri Kanguru bukan negara pertama di dunia yang menyambut Tahun Baru.

Pulau kecil Tonga di Pasifik adalah yang pertama kali menyalakan kembang api 2019 tepat pada Minggu pukul 10.00 waktu Inggris (atau selisih 6 jam lebih cepat dari Indonesia).

Negara mana yang merayakan Tahun Baru paling akhir?

Tempat terakhir yang 'menerima' tahun 2019 adalah pulau-pulau kecil terluar Amerika Serikat.

Pulau Baker dan Pulau Howland menyambut Tahun Baru pada jam 12.00 hari Minggu waktu Inggris (atau 20 jam lebih lambat dari Indonesia).

Negara kedua dari urutan terakhir adalah Samoa, yang menyambut Tahun Baru pada jam 11.00 waktu setempat (hanya 558 mil dari Tonga, tempat penduduk setempat dan pengunjung merayakan 25 jam sebelumnya).

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Jam Berapa Tahun Baru Tiba di Seluruh Dunia?

Berdasarkan waktu London, inilah jam negara-negara di dunia menyambut 2019:

- Minggu pukul 11.00 - Selandia Baru (6 jam lebih cepat dari Indonesia)

- Minggu pukul 13.00-15.15 - Australia (4 jam lebih cepat dari Indonesia)

- Minggu pukul 15.00 - Jepang, Korea Selatan dan Korea Utara (2 jam lebih cepat dari Indonesia)

- Minggu pukul 16.00 - China, Filipina, Singapura (1 jam lebih cepat dari Indonesia)

- Minggu pukul 17.30 - Myanmar, Kepulauan Cocos, Bangladesh, Nepal (1 jam lebih lambat dari Indonesia)

- Minggu pukul 18.30 - India dan Sri Lanka (1,5 jam lebih lambat dari Indonesia)

- Minggu pukul 19.00 - Pakistan (2 jam lebih lambat dari Indonesia)

- Minggu pukul 19.30 - Afghanistan (2,5 jam lebih lambat dari Indonesia)

- Minggu pukul 20.00 - Azerbaijan (3 jam lebih lambat dari Indonesia)

- Minggu pukul 20.30 - Iran (3,5 jam lebih cepat dari Indonesia)

- Minggu pukul 21.00 - Moskow (4 jam lebih lambat dari Indonesia)

- Minggu pukul 22.00 - Yunani (5 jam lebih lambat dari Indonesia)

- Minggu pukul 23.00 - Jerman (6 jam lebih lambat dari Indonesia)

- Senin pukul 02.00 - Brasil (9 jam lebih lambat dari Indonesia)

- Senin pukul 03.00 - Argentina dan Paraguay (10 jam lebih lambat dari Indonesia)

- Senin pukul 03.30 - AS dan Kanada (12 jam lebih lambat dari Indonesia)

- Senin pukul 09.00 - Alaska (16 jam lebih lambat dari Indonesia)

- Senin pukul 10.00 - Hawaii (17 jam lebih lambat dari Indonesia)

- Senin pukul 11.00 - Samoa (18 jam lebih lamabt dari Indonesia)

- Senin pukul 12.00 - Pulau-pulau terpencil AS (Pulau Baker, Pulau Howland, dan lain-lain) (19-20 jam lebih lambat dari Indonesia)

Pemerintah Tunisia Dorong Warganya Berpoligami?

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
13 Ribu Anak Lahir di Indonesia pada Hari Pertama Tahun Baru
Artikel Selanjutnya
Selamat Tahun Baru 2019