Liputan6.com, Jakarta: Lembaga Swadaya Masyarakat Government Watch atau Gowa mengadukan LSM Institute for Civil Education on Indonesia pimpinan Irma Hutabarat ke Kepolisian Daerah Metro Jaya, Rabu (24/7). Gowa menduga ICE on Indonesia (IoI) telah menyalahgunakan dana bantuan banjir sebesar Rp 4,2 miliar. Laporan Koordinator Gowa Farid R. Faqih itu diterima Kepala Satuan Tindak Pidana Korupsi Polda Jakarta Komisaris Besar Polisi Anton Wahono.
Menurut Farid, IoI telah memanipulasi dana bantuan banjir yang diperoleh dari pengusaha dan Pemerintah Daerah Jakarta pada acara Malam Peduli di Jakarta, beberapa waktu silam. Dalam berita acara disebutkan, besar dana yang terkumpul mencapai Rp 3,6 miliar. Namun, dana itu bertambah saat diserahkan kepada IoI yakni mencapai Rp 4,2 miliar [baca: ICE on Indonesia Dituduh Menyelewengkan Dana Banjir].
Farid menambahkan, Irma Hutabarat selaku pimpinan juga tak dapat menunjukkan bukti pengeluaran dana sebesar Rp 600 juta yang disebutkan telah disalurkan kepada korban banjir di Jakarta. Saat ini, dana yang tersisa sebesar Rp 3,6 miliar disimpan dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia dan deposito. Farid mengatakan, Polda Jakarta berjanji akan menindaklanjuti masalah ini. Dalam waktu dekat, polisi akan memanggil pihak terlapor dan juga pelapor untuk dimintai keterangan.
Di tempat terpisah, IoI telah menunjuk tim akuntan publik untuk membuktikan dugaan penyelewengan seperti yang ditudingkan Gowa. Melalui board of trustees atau Dewan Kepercayaan, IoI menunjuk Akuntan Publik Bikbey Hamdan untuk mengaudit program dan laporan keuangan LSM tersebut sejak 16 Juli silam.
Menurut Bikbey Hamdan, hasil audit tahap pertama tentang keberadaan dana Rp 4,2 miliar menunjukkan Rp 2,6 miliar disimpan dalam bentuk SBI sedangkan Rp 1 miliar disimpan sebagai deposito. Sedangkan saldo di tabungan Bank Lippo milik IoI mencapai Rp 119 juta. Semua dana tersebut ditempatkan atas nama Irma Hutabarat. Hingga kini, proses audit terhadap penyaluran dana itu masih berlangsung dan belum ditemukan indikasi penyelewengan.
Pada kesempatan yang sama, Irma menyatakan, akan menyelesaikan semua pelaksanaan program pada pertengahan Agustus mendatang, yang juga akan kembali diaudit. Irma menyebutkan, program yang sekarang ini diaudit termasuk penyaluran dana pendidikan yang telah berlangsung sejak 22 Mei 2002 hingga 15 Juli silam.(DEN/Tim Liputan 6 SCTV)
Menurut Farid, IoI telah memanipulasi dana bantuan banjir yang diperoleh dari pengusaha dan Pemerintah Daerah Jakarta pada acara Malam Peduli di Jakarta, beberapa waktu silam. Dalam berita acara disebutkan, besar dana yang terkumpul mencapai Rp 3,6 miliar. Namun, dana itu bertambah saat diserahkan kepada IoI yakni mencapai Rp 4,2 miliar [baca: ICE on Indonesia Dituduh Menyelewengkan Dana Banjir].
Farid menambahkan, Irma Hutabarat selaku pimpinan juga tak dapat menunjukkan bukti pengeluaran dana sebesar Rp 600 juta yang disebutkan telah disalurkan kepada korban banjir di Jakarta. Saat ini, dana yang tersisa sebesar Rp 3,6 miliar disimpan dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia dan deposito. Farid mengatakan, Polda Jakarta berjanji akan menindaklanjuti masalah ini. Dalam waktu dekat, polisi akan memanggil pihak terlapor dan juga pelapor untuk dimintai keterangan.
Di tempat terpisah, IoI telah menunjuk tim akuntan publik untuk membuktikan dugaan penyelewengan seperti yang ditudingkan Gowa. Melalui board of trustees atau Dewan Kepercayaan, IoI menunjuk Akuntan Publik Bikbey Hamdan untuk mengaudit program dan laporan keuangan LSM tersebut sejak 16 Juli silam.
Menurut Bikbey Hamdan, hasil audit tahap pertama tentang keberadaan dana Rp 4,2 miliar menunjukkan Rp 2,6 miliar disimpan dalam bentuk SBI sedangkan Rp 1 miliar disimpan sebagai deposito. Sedangkan saldo di tabungan Bank Lippo milik IoI mencapai Rp 119 juta. Semua dana tersebut ditempatkan atas nama Irma Hutabarat. Hingga kini, proses audit terhadap penyaluran dana itu masih berlangsung dan belum ditemukan indikasi penyelewengan.
Pada kesempatan yang sama, Irma menyatakan, akan menyelesaikan semua pelaksanaan program pada pertengahan Agustus mendatang, yang juga akan kembali diaudit. Irma menyebutkan, program yang sekarang ini diaudit termasuk penyaluran dana pendidikan yang telah berlangsung sejak 22 Mei 2002 hingga 15 Juli silam.(DEN/Tim Liputan 6 SCTV)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/376786/original/240702cDanaBanjir2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8505254/original/095572100_1782426499-063_2283328466.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504503/original/041176000_1782425341-063_2283330296.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504502/original/063769000_1782425340-000_B8CR3CG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263472/original/073317600_1781931669-AP26171138768328-Paraguay_Piala_Dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258126/original/033474700_1781320271-063_2281315144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263981/original/061969400_1782040041-063_2282521575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259732/original/038298000_1781511216-000_B7396ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258990/original/029859700_1781430570-AP26154680263164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260144/original/013036700_1781578034-AP26166147695589.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261509/original/095684300_1781725548-RD_Kongo_s_Yoane_Wissa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8362045/original/070572100_1782237587-AP26174619862047.jpg)