Liputan6.com, Jakarta Kurap merupakan infeksi jamur pada kulit yang umum terjadi dan dapat menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Penyakit kulit ini biasanya ditandai dengan munculnya bercak merah berbentuk lingkaran yang terasa gatal dan bersisik. Jika tidak segera ditangani, kurap bisa meluas ke bagian tubuh lainnya dan menular ke orang di sekitar.
Banyak orang menganggap kurap sebagai masalah ringan, padahal penyebarannya bisa sangat cepat, terutama jika kebersihan kulit kurang terjaga. Menggaruk area yang terinfeksi justru memperparah kondisi dan memperluas area infeksi. Karena itu, penting untuk mengetahui cara yang tepat dalam mengobati sekaligus mencegah penularannya agar tidak semakin parah.
Melalui artikel ini, kamu akan mengetahui cara efektif mengobati kurap baik dengan obat medis maupun perawatan alami, serta langkah pencegahan agar penyakit ini tidak kembali muncul. Dengan perawatan yang tepat dan disiplin menjaga kebersihan diri, kurap bisa disembuhkan sepenuhnya dan kulit kembali sehat seperti semula.
Advertisement
Pengertian dan Penyebab Kurap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5052992/original/046797700_1734342603-1734337934915_ciri-ciri-kurap.jpg)
Kurap atau dalam istilah medis disebut tinea corporis adalah infeksi jamur superfisial yang menyerang lapisan luar kulit. Penyakit ini disebabkan oleh jamur dermatofita, terutama dari genus Trichophyton, Microsporum, dan Epidermophyton. Jamur-jamur ini tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembab.
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena kurap antara lain:
- Kontak langsung dengan penderita kurap atau hewan yang terinfeksi
- Penggunaan barang pribadi bersama seperti handuk atau pakaian
- Keringat berlebih
- Sistem kekebalan tubuh yang lemah
- Tinggal di lingkungan yang panas dan lembab
- Memakai pakaian ketat yang tidak menyerap keringat
Kurap dapat menyebar dengan cepat jika tidak segera diobati. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala awal dan melakukan penanganan yang tepat.
Advertisement
Gejala Kurap yang Sudah Melebar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5161263/original/023535100_1741846424-1741840605794_penyebab-kurap.jpg)
Kurap yang sudah melebar biasanya menunjukkan gejala-gejala berikut:
- Ruam berbentuk lingkaran atau cincin yang semakin membesar
- Tepi luar ruam berwarna merah dan menonjol
- Bagian tengah ruam terlihat lebih pucat
- Rasa gatal yang semakin intens
- Kulit bersisik dan mengelupas
- Terkadang disertai lepuhan kecil di sekitar ruam
- Muncul beberapa patch kurap yang saling tumpang tindih
Jika kurap dibiarkan tanpa pengobatan, infeksi dapat menyebar ke area kulit lainnya dan bahkan menular ke orang lain. Oleh karena itu, penting untuk segera melakukan pengobatan ketika gejala mulai muncul.
Cara Mengobati Kurap yang Sudah Lebar dengan Bahan Alami
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4990542/original/016555800_1730716092-cara-menyembuhkan-kurap.jpg)
Berikut beberapa cara alami yang dapat membantu mengobati kurap yang sudah lebar:
1. Minyak Pohon Teh
Minyak pohon teh memiliki sifat antijamur dan antibakteri yang kuat. Cara penggunaannya:
- Campurkan beberapa tetes minyak pohon teh dengan minyak kelapa
- Oleskan campuran tersebut pada area kurap 2-3 kali sehari
- Lakukan secara rutin selama 1-2 minggu
2. Cuka Sari Apel
Cuka sari apel dapat membantu menghambat pertumbuhan jamur. Cara penggunaannya:
- Rendam kapas dalam cuka sari apel
- Tempelkan pada area kurap selama 30 menit
- Bilas dengan air bersih
- Ulangi 3 kali sehari
3. Bawang Putih
Bawang putih mengandung senyawa allicin yang bersifat antijamur. Cara penggunaannya:
- Haluskan beberapa siung bawang putih
- Campurkan dengan minyak zaitun hingga membentuk pasta
- Oleskan pada area kurap dan biarkan selama 30 menit
- Bilas dengan air hangat
- Lakukan 2 kali sehari
4. Kunyit
Kunyit memiliki sifat antijamur dan antiinflamasi. Cara penggunaannya:
- Campurkan bubuk kunyit dengan air hingga membentuk pasta
- Oleskan pada area kurap dan biarkan mengering
- Bilas dengan air hangat
- Ulangi 2-3 kali sehari
5. Minyak Kelapa
Minyak kelapa mengandung asam lemak yang dapat menghambat pertumbuhan jamur. Cara penggunaannya:
- Oleskan minyak kelapa murni pada area kurap
- Biarkan selama beberapa jam atau semalaman
- Lakukan 3 kali sehari
Meskipun pengobatan alami dapat membantu, penting untuk diingat bahwa efektivitasnya mungkin bervariasi pada setiap individu. Jika gejala tidak membaik setelah beberapa minggu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.
Advertisement
Pengobatan Medis untuk Kurap yang Sudah Lebar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4990474/original/098408100_1730715724-cara-menghilangkan-kurap.jpg)
Jika pengobatan alami tidak efektif atau kurap semakin meluas, dokter mungkin akan merekomendasikan pengobatan medis berikut:
1. Obat Antijamur Topikal
Obat oles yang mengandung bahan aktif antijamur seperti:
- Clotrimazole
- Miconazole
- Ketoconazole
- Terbinafine
Obat-obatan ini biasanya digunakan 1-2 kali sehari selama 2-4 minggu atau sesuai anjuran dokter.
2. Obat Antijamur Oral
Untuk kasus kurap yang lebih parah atau meluas, dokter mungkin meresepkan obat antijamur oral seperti:
- Fluconazole
- Itraconazole
- Terbinafine
Obat ini biasanya diminum sekali sehari selama 1-2 minggu.
3. Kortikosteroid Topikal
Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan krim kortikosteroid untuk mengurangi peradangan dan gatal. Namun, penggunaan kortikosteroid harus sesuai anjuran dokter karena dapat memiliki efek samping jika digunakan dalam jangka panjang.
4. Sampo Antijamur
Jika kurap menyerang kulit kepala, dokter mungkin merekomendasikan penggunaan sampo antijamur yang mengandung ketoconazole atau selenium sulfide.
Penting untuk mengikuti petunjuk penggunaan obat dengan benar dan menyelesaikan seluruh rangkaian pengobatan meskipun gejala sudah membaik. Hal ini untuk mencegah kambuhnya infeksi.
Pencegahan Kurap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5093932/original/043890300_1736839595-1736837241334_cara-menghilangkan-kurap-sampai-ke-akar.jpg)
Untuk mencegah kurap kambuh atau menyebar, ikuti langkah-langkah berikut:
- Jaga kebersihan tubuh dengan mandi secara teratur
- Keringkan tubuh dengan baik setelah mandi atau berkeringat
- Hindari berbagi barang pribadi seperti handuk atau pakaian
- Gunakan pakaian yang longgar dan menyerap keringat
- Ganti pakaian dalam dan kaus kaki setiap hari
- Cuci pakaian, handuk, dan sprei secara rutin dengan air panas
- Hindari berjalan tanpa alas kaki di area umum yang lembab seperti kolam renang atau kamar mandi umum
- Jika memiliki hewan peliharaan, periksa secara rutin untuk tanda-tanda infeksi jamur
Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan ini, Anda dapat mengurangi risiko terkena kurap atau mencegah kambuhnya infeksi.
Advertisement
Kapan Harus Ke Dokter?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4990505/original/077206200_1730715879-cara-mengobati-kurap.jpg)
Meskipun kurap seringkali dapat diobati sendiri, ada beberapa kondisi di mana Anda perlu segera berkonsultasi dengan dokter:
- Kurap tidak membaik setelah 2 minggu pengobatan mandiri
- Ruam kurap semakin meluas atau menyebar ke area lain
- Muncul tanda-tanda infeksi seperti kemerahan yang parah, bengkak, atau nanah
- Kurap menyerang kulit kepala atau wajah
- Anda memiliki kondisi medis yang melemahkan sistem kekebalan tubuh
- Kurap muncul berulang kali meskipun sudah diobati
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin mengambil sampel kulit untuk memastikan diagnosis. Dengan penanganan yang tepat, kurap biasanya dapat disembuhkan dalam waktu 2-4 minggu.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261577/original/041528400_1781746737-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_07.45.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5164799/original/043621100_1742183216-dbe96acd3b3529457b7c0146890290a1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3812570/original/003638900_1721276093-11038741_663053793805693_2579242043740350740_n.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5161473/original/097687300_1741846888-1741840928725_makanan-penyebab-kurap.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812228/original/000972700_1538749244-foto_nanang_fahrudin.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257100/original/080406300_1781208059-selebrasi_julian_quinones_meksiko_afrika_selatan_ap_eduardo_verdugo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520243/original/086003700_1782447581-063_2283364709.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519978/original/083186800_1782447080-063_2283364620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264064/original/002049400_1782077143-kevin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259465/original/002024800_1781501908-Manuel_Neuer.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8516358/original/046339900_1782441794-pepe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264182/original/093339000_1782097612-063_2282690884.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258200/original/037838200_1781326433-000_B6XQ9ZM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258839/original/015610100_1781416618-IMG-20260614-WA0022.jpg)