Sukses

Hasil Makeup 2 Menit 3.500 Penari Memukau di Pembukaan Asian Games

Liputan6.com, Jakarta Pembukaan Asian Games 2018 di SUGBK akhir pekan lalu meninggalkan kesan mendalam bagi yang menontonnya. Terutama segmen tari-tarian yang dibawakan sekitar 3.500 orang.

Selain busana para penari, faktor penting untuk memaksimalkan tampilan adalah makeup dan tata rambut. Ada tim Sariayu Martha Tilaar di balik kilau warna yang dinamis dan gemerlap di panggung pembukaan Asian Games 2018.

Brand lokal tersebut harus meyakinkan Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) untuk mendapat kesempatan ambil bagian dari ajang olahraga terbesar se-Asia tersebut. Setelah delapan bulan melobi, Sariayu Martha Tilaar menjadi makeup pilihan para performer di Pembukaan Asian Games 2018.

 

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini.

2 dari 3 halaman

Tantangan Waktu

"Kami harus meyakinkan pihak INASGOC. Dengan mengusung semangat Local Wisdom Go Global, Sariayu mempersiapkan konsep khusus yang spektakuler saat Opening dan Closing Ceremony Asian Games yang akhirnya diterima INASGOC," ujar Vice Chairwoman of PT Martha Tilaar Group Wulan Tilaar.

Konsep The Colors of Asia yang terinspirasi dari kecantikan perempuan Asia membuat produk tersebut cocok untuk berbagai karakter dan jenis kulit. Para performer memakai Sariayu Color Trend 2018 Inspirasi Jakarta yang terdiri atas koleksi Matte Metallic Lipstick, Lip Cream, dan Eye Shadow yang enerjik melengkapi koreografi yang indah.

Sariayu membentuk tim khusus sebanyak 370 orang yang terdiri dari makeup artist (MUA) dan hair stylist dari Martha Tilaar Group serta alumni dan siswa Puspira Martha International Beauty School. Mereka juga mengajak Sariayu dan Puspita Martha yang dibantu oleh Komunitas Difabel Jakarta (Teman Tuli).

3 dari 3 halaman

Teman Komunitas Difabel Jakarta Bekerja dengan Baik

"Karena ada sekitar 3.500 penampil, sementara MUA ada 370, kami hanya punya waktu sekitar 2 jam. Praktis satu orang punya waktu 2 sampai 5 menit. Satu MUA bisa mengerjakan 10 sampai 20 orang. Tergantung kecepatan masing-masing. Beruntung semua bisa diselesaikan dengan baik,” tambah Wulan Tilaar.

Lewat arahan Art Director Make Up & Hair Do Asian Games 2018, para MUA sudah berlatih agar proses makeup berjalan lancar secara teknis dan sesuai dengan hasil yang diinginkan. Begitu juga dengan tim perias dari Komunitas Difabel Jakarta.

“Sebelum terjun makeup, kami melatih 370 MUA untuk berlatih. Sehingga saat praktik sudah lancar. Yang membuat saya terharu dan surprise, mereka yang difabel bisa mengerjakan dengan baik,” tutup Lucia Tan Art Director Make Up & Hair Do Asian Games 2018.